Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

RUU TNI Disahkan, dan Kita Harus Lebih Kuat, Makin Kuat, karena Kita Tak Punya Siapa-siapa untuk Dipercaya

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
20 Maret 2025
A A
RUU TNI Disahkan, dan Kita Harus Lebih Kuat, Makin Kuat, karena Kita Tak Punya Siapa-siapa untuk Dipercaya

RUU TNI Disahkan, dan Kita Harus Lebih Kuat, Makin Kuat, karena Kita Tak Punya Siapa-siapa untuk Dipercaya

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sedang tidak mood bikin paragraf pembuka yang bagus atau gimana, saya cuman mau bilang, RUU TNI disahkan. Dah, itu aja.

RUU yang akhirnya jadi UU ini bikin banyak orang marah, dan kemarahan mereka bisa kalian temukan dengan mudah di media sosial. Ya wajar, rakyat Indonesia benar-benar tak mau RUU ini disahkan, hingga banyak aksi penolakan terjadi.

ADVERTISEMENT

Tapi ketika sudah disahkan, yang bisa kita lakukan apa lagi? Ya banyak sebenarnya, tapi kalau dibilang hilang harapan, ya sah-sah saja. Sebab banyak hal yang penuh keburukan disahkan, meski ditolak dan ditentang, ujung-ujungnya tetap berjalan begitu saja. Tidak bermaksud mengecilkan perjuangan kawan-kawan di luar sana, tapi nyatanya, melawan sekumpulan orang yang punya kuasa tapi hanya peduli perutnya itu benar-benar sulit.

Mungkin dari kalian banyak yang bertanya, apa sih memangnya buruknya RUU TNI ini? Saya akan jawab sesederhana mungkin, sebisa saya, sekuat saya.

RUU TNI nggak menguntungkan warga sipil

Mudahnya, TNI bisa masuk dan menduduki jabatan yang selama ini mereka tidak boleh dan bisa sentuh. RUU TNI ini memang baru menyebutkan beberapa jabatan saja, tapi tidak menutup kemungkinan besok-besok akan diperluas. Makanya orang-orang menolak ini mati-matian, karena selalu ada potensi diperluas, jadi nggak usah aja sekalian.

Ini contoh ekstrem aja ya. Misal nih, tiba-tiba ada prajurit TNI yang jadi rektor. Nggak mungkin? Ya harusnya begitu. Tapi bisa jadi mungkin setelah ini disahkan. Nah hal kayak gini yang bikin orang-orang takut, salah satunya ya matinya kepakaran.

Kenapa matinya kepakaran? Ya kan jabatan-jabatan yang ada harusnya diberikan sesuai kompetensi yang diraih lewat tes dan degree tertentu. Apakah artinya prajurit TNI nggak kompeten? Oh nggak gitu. Banyak prajurit yang ikut kuliah dan sebagainya untuk menambah kompetensi. Cuma, mereka kan sudah ada profesi sendiri.

Yang sipil aja masih turah-turah kok yang kompeten, mudahnya begitu.

Baca Juga:

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Gaji Guru 25 Juta per Bulan Itu (Baru) Masuk Akal, Kualitas Baru Bisa Ditingkatkan kalau Sudah Sejahtera!

Apakah sipil jadi terancam? Oh, ya jelas. Warga sipil ini sudah memperjuangkan nasib sendiri, jadi tambah sulit karena ada pihak yang “diberi karpet merah”. Makin-makin sulit nasib warga sipil. RUU TNI ini, bisa dibilang, nggak ada untungnya sama sekali buat warga sipil.

Jadi kenapa disahkan? Nah itu million dollar question-nya.

Harus kuat, lebih kuat

Jadi besok kita kudu gimana sebagai warga sipil?

Saya cuman bisa bilang, melawanlah sebisa kalian. RUU TNI ini nggak ada untungnya buat kita-kita ini. Melawannya gimana? Nah, yang bisa jawab kalian sendiri.

Kalau dari saya adalah, kita kudu melawan dengan berusaha sekeras mungkin untuk memperbaiki nasib hingga kita tidak ada ketergantungan pada negara. Mau kabur ke luar negeri, terserah. Mau stay di Indonesia, sah-sah saja. Pokoknya kita harus makin kuat, lebih kuat, dan harus kuat.

Sebagai penutup, saya pribadi tidak punya dendam atau apalah sama TNI. Nggak ada. RUU TNI tidak bikin saya tiba-tiba membenci tentara yang saya kenal. Tapi saya marah dengan orang-orang terpilih yang bikin kebijakan demi urusan perutnya sendiri, dan harganya adalah mengosongkan perut rakyat yang mereka wakili.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Humor Gelap Tentara vs Sipil yang Menghantui Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Maret 2025 oleh

Tags: dprdwifungsi TNIRUU TNITNIwarga sipil
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

puan maharani dpr Pak RT mojok

Puan Maharani, ketimbang Menambah Periode Jabatan Presiden, Mending Lakukan 3 Hal Ini

29 Desember 2020
IDI Bisa Saja Bubar kalau DPR Minta Bubar. Ingat Omnibus Law?a(Creativa Images via Shutterstock.com)

IDI Bisa Saja Bubar kalau DPR Minta Bubar. Ingat Omnibus Law?

8 April 2022
negara

Mari Waspada Kepada Negara Untuk 5 Tahun Ke Depan

4 Oktober 2019
Kok Bisa ya Pemerintah Kepikiran Bikin Fatwa Haram Beli BBM Subsidi? Nggak Malu?

Kok Bisa ya Pemerintah Kepikiran Bikin Fatwa Haram Beli BBM Subsidi? Nggak Malu?

26 Agustus 2022
laporcovid-19 vaksinasi covid-19 vaksin nusantara indonesia lepas pandemi ppkm vaksin covid-19 corona obat vaksin covid-19 rapid test swab test covid-19 pandemi corona MOJOK.CO

Vaksin Nusantara Harus Kita Dukung, Bodo Amat sama BPOM

19 April 2021
Pengesahan RUU Kesehatan Bukan Salah DPR Saja, tapi Juga Salah Rakyat

Pengesahan RUU Kesehatan Bukan Salah DPR Saja, tapi Juga Salah Rakyat

12 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga Mojok.co

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga

21 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.