Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Seandainya Skripsi Lenyap di Perguruan Tinggi, Ini yang Akan Terjadi

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
13 Maret 2025
A A
Seandainya Skripsi Lenyap dari Perguruan Tinggi, Ini yang Akan Terjadi Mojok.co

Seandainya Skripsi Lenyap dari Perguruan Tinggi, Ini yang Akan Terjadi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Skripsi menjadi momok bagi mahasiswa yang duduk di semester akhir. Proses ini menuntut mahasiswa mampu menyusun karya tulis ilmiah sebagai syarat kelulusan perguruan tinggi. Walau ada dosen yang membimbing dalam proses penyusunannya, skripsi tetap jadi tantangan tersendiri bagi beberapa mahasiswa. Apalagi bagi mereka yang tidak terbiasa dengan penulisan ilmiah. 

Terhitung sejak 2023, sejumlah perguruan tinggi sebenarnya sudah menghapuskan skripsi sebagai syarat kelulusan dan menggantinya dengan tugas akhir dan proyek. Tentu saja pergantian itu menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Ada kelompok yang merasa skripsi sudah tidak relevan. Di sisi lain ada yang merasa skripsi diperlukan demi mengasah logika dan pola pikir. 

Terlepas dari pro dan kontra itu, saya merasa penghapusan skripsi bisa berdampak besar mengingat proses ini sudah menjadi tradisi yang sudah lama ada. Dampaknya tidak hanya dari sisi dosen dan mahasiswa, tapi bisa menjalar hingga lingkungan kampus. Saya jadi membayangkan, apa yang akan terjadi ya kalau skripsi tidak pernah ada atau benar-benar lenyap dari perguruan tinggi ya. 

#1 Usaha fotokopi dipastikan lekas bangkrut kalau skripsi lenyap

Pernah memerhatikan jika mayoritas pemilik jasa fotokopi membuka usahanya di seputaran kampus? Ya, mahasiswa adalah penyumbang terbesar utama bagi mata pencaharian mereka. Apalagi, bila para mahasiswa memercayakan penggandaan dan penjilidan skripsi mereka di tempat fotokopi tersebut.

Bahkan, di era digitalisasi saat ini, sederet perguruan tinggi tetap mengharuskan mahasiswa menyertakan hasil penelitian dalam bentuk cetak. Tak hanya itu, beberapa dosen pembimbing juga lebih menyukai naskah cetak untuk dikoreksi daripada dikirim via email. Dari sini saja, bisa diperkirakan berapa banyak peluang rupiah yang mesti pupus jika skripsi dihapus.

#2 Skripsi lenyap, jumlah peminat studi lanjut bisa anjlok

Bagi mahasiswa S2, pengalaman menyelesaikan skripsi di jenjang S1 merupakan batu loncatan untuk mendalami penelitian yang lebih berbobot. Jika pondasi krusial tersebut hilang,  boleh jadi mahasiswa tingkat master akan membutuhkan waktu jauh lebih lama lantaran kebingungan. Sebab, mereka jadi sama sekali tidak memiliki bayangan soal proses penelitian di perguruan tinggi. 

Ditambah lagi, mungkin saja mahasiswa justru membuat tesis dalam bentuk penelitian bertipe duplikasi yang seharusnya sudah dilewati. Seharusnya, di jenjang master atau magister mereka sudah mampu menjalankan penelitian analitis. Karena potensi menemui keruwetan ini dapat menjadi batu sandungan dan menurunkan level kepercayaan diri, boleh jadi calon mahasiswa master lantas mengundurkan diri.

Baca halaman selanjutnya: #3 Profesi psikolog …

Baca Juga:

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 14 Maret 2025 oleh

Tags: MahasiswaPerguruan TinggiS1Skripsiuniversitas
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

tukang pangkas rambut

Tukang Pangkas Rambut Berpenghasilan 45 Juta Tiap Bulan: Makanya Jangan Suka Menyepelekan Pekerjaan Orang

8 Agustus 2019
Jember “Gagap” Jadi Kota Pelajar di Daerah Tapal Kuda, Fasilitas Publik Alakadarnya Bikin Repot Mahasiswa Mojok.co

Jember “Gagap” Jadi Kota Tujuan Belajar. Fasilitas Publik Alakadarnya dan Mengecewakan Mahasiswa

6 Februari 2024
7 Tabiat Penjaga Kos yang Bikin Penghuninya Betah Tinggal Mojok.co

7 Tabiat Penjaga Kos yang Bikin Penghuninya Betah Tinggal

21 November 2025
Membandingkan Kebiasaan Nongkrong Mahasiswa Indonesia dan Mahasiswa Jepang Terminal Mojok

Membandingkan Kebiasaan Nongkrong Mahasiswa Indonesia dan Jepang

11 November 2022
Mengapa Kebanyakan Penerima Beasiswa Kurang Mampu Bergaya Hidup Hedonis?

Mengapa Kebanyakan Penerima Beasiswa Kurang Mampu Bergaya Hidup Hedonis?

1 Februari 2020
Dosen Ideal yang Bisa Membantu Mahasiswa Akhir Lulus Segera terminal mojok.co asisten dosen

Jadi Asisten Dosen Memang Keren, tapi Nggak Gampang

23 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

31 Juli 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.