Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Diskursus Cewek Nebeng Pacar Orang di X Jadi Bukti Perlunya Peningkatan Transportasi Umum di Seluruh Wilayah Indonesia

Arsyanisa Zelina oleh Arsyanisa Zelina
11 Desember 2024
A A
Diskursus Cewek Nebeng Pacar Orang di X Jadi Bukti Perlunya Peningkatan Transportasi Umum di Seluruh Wilayah Indonesia

Diskursus Cewek Nebeng Pacar Orang di X Jadi Bukti Perlunya Peningkatan Transportasi Umum di Seluruh Wilayah Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

Diskursus (atau keributan) di X tentang cewek nebeng pacar orang jadi bukti kalau transportasi umum wajib merata, tidak mengandalkan ojol semata

Platform X memang tidak henti menayangkan aneka diskursus (atau keributan, terserah yang mana) tiap harinya. Baru-baru ini terjadi lagi dengan topik nebeng pacar orang hingga membuat perdebatan sampai beberapa hari. Berawal dari cuitan seorang user yang marah karena terus disindir oleh pacar dari laki-laki yang ia tumpangi semalam. Dengan posisi ia takut pulang sendiri, jam sudah malam dan ponselnya yang mati.

Terdapat dua kubu dalam kasus ini. Kubu yang menyalahkan si user karena masih banyak opsi tapi malah merecoki hubungan orang. Lalu, ada kubu yang membela karena merasa ketakutan tersebut hal yang relate.

Perdebatan makin sengit saat curhatan wanita yang hampir diculik ojol, diunggah di X. Orang yang berada di kubu user ingin nebeng ini makin memvalidasi bahaya dunia luar. Ditambah user juga memberi info jika ia tidak berada di kota yang banyak transportasi umum seperti KRL, MRT dan satu-satunya pilihan adalah ojol. Sedangkan kubu kontra tetap pada pendiriannya, karena alasan nebeng itu bentuk genit si user jika orang-orang mau membaca utuh isi threadnya di X.

Saya sendiri tidak ingin berlarut menanggapi perdebatan tersebut. Malah jadi terpikir jika transportasi umum yang merata di berbagai daerah itu perlu. Saya sendiri merasakan, bagaimana hidup di kota yang transportasi umumnya hanya mengandalkan ojol. Adapun angkot itu hanya berputar di area tertentu, dan sekarang juga makin jarang. Yang saya bisa validasi dari curhatan fenomenal di X tersebut adalah, betapa bingungnya hidup di kota yang minim transportasi umum dan hanya mengandalkan ojol.

Tidak semua wilayah dijangkau oleh angkot

Salah satu yang agak bikin malas naik angkot adalah wilayah berputarnya yang hanya lewat area tertentu. Misalnya di Kediri. Jika kamu dari Pare ke Mojoroto, kamu tidak bisa langsung sampai di Mojoroto. Atau sekadar ke Kediri Mall juga tidak bisa, karena angkot tidak melewati area tersebut. Ujung-ujungnya ya order ojol lagi untuk sampai ke lokasi tujuan.

Daripada ribet harus begini, orang-orang jelas memilih opsi memesan ojol saja dari awal. Padahal Kediri Mall, Jl. Dhoho dan sekitarnya adalah area jantung Kota Kediri yang harusnya penting disediakan aneka transportasi umum untuk bisa sampai di area pusat kota tersebut. Setidaknya jika tidak harus sampai pas di tempat tujuan, bisa ditempuh dengan jalan kali tanpa harus naik transportasi umum dua kali.

Kondisi angkot yang kurang nyaman

Kondisi angkot yang ala kadarnya, sopir yang kadang ugal-ugalan, suka ngetem lama mungkin sudah jadi topik lawas yang sering dibahas. Meski saya suka bingung kalau ke Jakarta karena rute KRL dan MRT yang membingungkan, tapi setidaknya masih lebih baik dibanding naik angkot, dengan harga yang juga sama terjangkau.

Baca Juga:

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

Ibu Rumah Tangga dan Ojol juga Berhak untuk Kuliah, Universitas Terbuka Menerima Tanpa Batasan Apa pun!

Ya, walaupun keluhan masyarakat pengguna KRL, maupun MRT itu sering berdesakan seperti zombie. Tapi, setidaknya saat tak berdesakan masih nyaman. Daripada naik angkot di sini yang lengang masih tidak nyaman, ramai pun lebih tidak nyaman lagi. Dari tidak semua lokasi bisa dijangkau, dan kondisi angkot yang seperti ini makin bikin orang juga malas tapi kadang pun tidak ada opsi lain. Karena kalau sekali naik ojol langsung kena harga yang lumayan mahal.

Nah kan, makin penting kan keberadaan transportasi umum yang memadai?

Tarif ojol yang makin mahal, transportasi umum yang murah makin dibutuhkan

Salah satu yang bikin resah ketika tinggal di kota yang hanya mengandalkan ojol adalah mau tidak mau harus siap mengeluarkan uang lebih besar. Ini sedikit bikin pusing, jika di tanggal tua uang sudah pas-pasan tapi mau tidak mau harus naik ojol. Andai saja ada transportasi umum yang mencakup wilayah luas dengan ongkos murah rasanya pasti tidak sepusing ini.

Kalau dari pagi hingga sore masih bisa diakali, jika lokasi awal kita menunggu dilewati angkot, bisa naik angkot dan lanjut naik ojol. Tapi kalau sudah jam malam atau areanya dari awal tidak dijangkau angkot, ya mau tidak mau harus pesan ojol dan merelakan sejumlah uang yang sudah pas-pasan di dompet itu. Lebih parahnya, sampai mau tidak mau harus menggunakan fitur paylater, padahal rasanya tidak mau terlilit kreditan seperti itu.

Saya sendiri kurang paham tentang tata kota atau mengapa banyak wilayah yang masih bisa kurang maksimal menikmati transportasi umum. Karena jelas bukan tugas saya memikirkan hal tersebut. Tugas kita sebagai rakyat adalah membayar pajak yang nantinya kembali pada kita sendiri untuk menikmati fasilitas dari negara.

Semoga saja seiring berjalannya waktu, seluruh bagian wilayah Indonesia punya terobosan baru untuk menangani transportasi umum dan tidak melulu tergantung pada ojol.

Penulis: Arsyanisa Zelina
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mendambakan Transportasi Jogja Sebagus Jakarta Adalah Mimpi Belaka dan Jika Terjadi Ada Bahaya yang Mengintai

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2024 oleh

Tags: ojoltransportasi umumX
Arsyanisa Zelina

Arsyanisa Zelina

Penulis lepas dari Kediri. Kerjanya di toko kpop dan fans berat NCT. Cinta dengan nulis sejak SMA. Selain buat iseng nguneg, juga iseng berkarya sebagai penulis AU di X dan Karyakarsa.

ArtikelTerkait

Stasiun Bogor, Stasiun yang Ramah Angkutan Umum dan Ojek Online

Stasiun Bogor, Stasiun yang Ramah Angkutan Umum dan Ojek Online

20 November 2023
Solo, Tempatnya Driver Ojol Ramah dan Sopan yang Susah Ditemui di Jakarta

Solo, Tempatnya Driver Ojol Ramah dan Sopan yang Susah Ditemui di Jakarta

2 Mei 2024
4 Dosa Akun Centang Biru yang Bikin X Jadi Makin Nggak Asik

4 Dosa Akun Centang Biru yang Bikin X Jadi Makin Nggak Asik

4 Februari 2025
Taksi Bandara Laku karena Penumpang Tak Punya Opsi Lain, Beda Cerita kalau Punya, Dilirik Saja Tidak

Taksi Bandara Laku karena Penumpang Tak Punya Opsi Lain, Beda Cerita kalau Punya, Dilirik Saja Tidak

10 Januari 2024
Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

23 Oktober 2025
Jangan Pernah Coba Membandingkan Transportasi Umum di Surabaya dengan Jakarta, Surabaya Jelas Kalah 1000 Langkah!

Jangan Pernah Coba Membandingkan Transportasi Umum di Surabaya dengan Jakarta, Surabaya Jelas Kalah 1000 Langkah!

29 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.