Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sulitnya Nyetir di Jakarta: Salah Belok, Salah Jalur, Bisa Fatal!

Ken Elsaning Savitri oleh Ken Elsaning Savitri
23 September 2024
A A
4 Jalan di Jakarta yang Jadi Arena Balap Liar dan Kebut-kebutan. Hati-hati kalau Lewat Sini

4 Jalan di Jakarta yang Jadi Arena Balap Liar dan Kebut-kebutan. Hati-hati kalau Lewat Sini (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nyetir di Jakarta itu ibarat main video game. Bedanya, kalau di video game kamu bisa coba lagi kalau salah. Kalau udah di jalan, salah belok bisa bikin kamu terdampar di tempat yang bahkan Google Maps aja gak bisa bantu.

Kadang sampai mikir apakah nyetir di Jakarta ini memang sengaja dijadikan sebagai ujian hidup. Karena serius, salah jalur dikit aja bisa bikin hidupmu berubah drastis.

Pertarungan melawan jalan dan waktu

Salah satu kesalahan terbesar yang sering terjadi adalah salah pilih lajur. Entah kenapa, lajur di Jakarta punya aturan tak tertulis: kalau kamu salah ambil lajur, yaudah goodbye! Sampai ketemu di kehidupan selanjutnya!

Misalnya nih, kamu lagi nyetir di Sudirman, niat hati mau belok kiri ke arah SCBD, eh tiba-tiba kepalang sudah di lajur kanan. Niat mau pindah ke kiri? Good luck! Begitu kamu salah ambil lajur, ya udah, siap-siap aja terjebak hingga akhirnya berujung di pintu tol Senayan. Dari situ, petualangan hidupmu berlanjut ke tempat-tempat yang sebelumnya tak pernah kamu pikirkan.

Pernah suatu kali, saya otw dari TB Simatupang ke Sentul. Awalnya semua baik-baik saja, sampai di titik saya menyadari kalau saya salah ambil lajur. Posisinya saya nggak berani ambil risiko motong jalur yang padat, apalagi di tol. Alhasil harus keluar dulu di exit tol terdekat, dan muter lagi untuk masuk gerbang tol. Secara jarak sih bisa dibilang relatif dekat. Sayangnya, definisi “dekat” itu kayak ilusi optik aka fatamorgana. Kelihatan dekat, tapi nyampenya entah kapan. Intinya semua itu palsu.

Salah belok di Jakarta, berakhir di dunia lain

Bicara soal salah belok, ini juga masalah akut. Belok di Jakarta adalah seni yang penuh dengan jebakan. Di beberapa tempat, plang petunjuk jalan kadang telat muncul atau bahkan hilang di saat genting. Jadilah, kamu mengandalkan feeling—dan feeling di jalan Jakarta, sering kali berujung salah.

Ada satu pengalaman tak terlupakan, waktu itu saya salah belok di daerah Kuningan. Awalnya, niat cuma mau putar balik, tapi karena nggak paham mana yang belokan legal dan mana yang ternyata satu arah, saya berujung diklakson mati-matian oleh pengendara lain. Karena panik dan menghindari amukan massa, saya memutuskan belok ke gang yang pertama saya lihat. Sudah bisa ditebak endingnya, malah tersasar ke jalur yang bikin saya puter-puter kayak nggak ada ujungnya. Belokan demi belokan, sampai akhirnya menyerah.

Google Maps? Waze? Jangan harap. Kadang, aplikasi ini malah jadi pengkhianat. Di tempat-tempat tertentu, peta bisa delay beberapa detik—dan beberapa detik itu sangat fatal. Begitu kamu sadar salah belok, semuanya sudah terlambat. Selamat, kamu sudah resmi tersesat!

Baca Juga:

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

Perilaku berkendara yang serba kesusu

Selain tantangan jalan dan rambu, ada faktor lain yang bikin nyetir di Jakarta semakin dramatis: pengendara lain. Bisa jadi keberadaan kamu bukan sebuah masalah di jalan, tapi pengendara lainlah masalahnya. Ini nggak bercanda. Percayalah, di sini aturan lalu lintas kadang seperti sekadar saran. Yaa kamu nggak salah baca, sekadar saran.

Orang nyetir seolah-olah terlibat dalam balapan dadakan setiap kali lampu merah berubah hijau. Belum lagi pengendara motor yang muncul dari segala arah, bikin kita selalu misuh di jalan.

Nyetir di Jakarta sama saja mencari tantangan hidup

Pada akhirnya, nyetir di Jakarta adalah sebuah seni, strategi, dan ujian kesabaran yang menantang jiwa raga. Salah jalur, salah belok, atau salah taktik bisa berujung fatal—fatal karena harus muter berkilo-kilometer atau, yang lebih parah, berakhir di area yang kamu bahkan nggak tahu eksistensinya.

Jadi, kalau kamu mau nyetir di Jakarta, pastikan kamu nggak cuma punya SIM, tapi juga punya kesabaran berlebih, feeling tajam, dan skill navigasi ala ninja. Karena di Jakarta, yang namanya salah belok atau salah jalur bukan sekadar kesalahan kecil, tapi adalah pintu gerbang menuju petualangan tak terduga macem Alice In Wonderland.

Penulis: Ken Elsaning Savitri
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Lebih Enak Mengkritik Jakarta ketimbang Jogja yang Baperan dan Mudah Tersinggung karena Cinta Buta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 September 2024 oleh

Tags: belokangoogle mapsJakartajalan di jakartawaze
Ken Elsaning Savitri

Ken Elsaning Savitri

Peminat Ilmu Komunikasi & Seni Persuasi. Mampu memenangkan debat dan negosiasi dengan siapa saja, kecuali saat berhadapan dengan keinginan self-reward diri sendiri

ArtikelTerkait

karang taruna pentas agustusan bendera merah putih indonesia terminalmojok

Menilik Sejarah Karang Taruna, Organisasi Paling Eksis di Bulan Agustus

5 Agustus 2021
Gultik Blok M Saksi Bisu Ingar-bingar Kehidupan Jakarta Selatan (Unsplash)

Gultik Blok M: Saksi Bisu Pergaulan Anak Muda, Perkembangan Musisi, dan Kehidupan Orang di Jakarta Selatan

5 September 2023
Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat: Surga Nerakanya Bengkel Cat Duco

Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat: Surga Nerakanya Bengkel Cat Duco

21 Januari 2026
Stop Generalisasi Plat B yang Menyebalkan di Jalan Itu Pasti Orang Jakarta Mojok.co

Stop Generalisasi Plat B yang Menyebalkan di Jalan Itu Pasti Orang Jakarta

2 April 2025
12 Rekomendasi Ketoprak Lezat di Jakarta terminal mojok

12 Rekomendasi Ketoprak Lezat di Jakarta

26 Oktober 2021
Siasat Naik KRL Bekasi-Jakarta yang Perlu Dipahami Pemula agar Tidak Tersiksa Selama Perjalanan Mojok.co penumpang KRL

Siasat Supaya Kamu Selamat Melawan Rute KRL yang Menyiksa di Jabodetabek

15 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

19 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.