Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangan Merantau ke Kabupaten Blora kalau Nggak Punya Kendaraan Sendiri, Transum di Sini Nyaris Punah!

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
5 September 2024
A A
Jangan Merantau ke Kabupaten Blora kalau Nggak Punya Kendaraan Sendiri, Transum di Sini Nyaris Punah!

Jangan Merantau ke Kabupaten Blora kalau Nggak Punya Kendaraan Sendiri, Transum di Sini Nyaris Punah!

Share on FacebookShare on Twitter

Dua tahun yang lalu saya sempat mendapatkan tugas untuk melakukan penelitian di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Penelitian saya lebih banyak menggunakan metodologi kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen penelitiannya. Tapi ketika mengumpulkan data, obrolan saya dengan masyarakat membuat saya ikut menghimpun informasi-informasi baru.

Salah satu informasi yang saya temukan adalah jarang banget ada orang yang merantau ke Blora. Justru banyak sekali orang Blora yang merantau ke daerah lain. Orang-orang asli Blora meninggalkan kota kelahirannya untuk bekerja dan kuliah ke kota-kota sebelah, yang kebanyakan di Semarang, Solo, atau Jogja.

Ya, gimana. UMR Blora per tahun 2024 saja hanya Rp2.101.813. Angka ini selisih Rp1.141.883 dari UMR Kota Semarang. Selain itu, lokasi Blora pun cukup terpencil dan berada di paling ujung dari wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Tapi, mungkin ada satu per seribu orang yang ditakdirkan merantau ke Blora. Entah karena dapat kerja di kilang minyak di Cepu atau melanjutkan kuliah di kabupaten ini. Di Blora ada beberapa kampus, yang salah duanya adalah Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS Cepu dan Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu, Blora. Lulusannya akan langsung lanjut kerja di kilang minyak kali, yaaa.

Semisal kalian adalah calon pekerja atau mahasiswa yang akan merantau ke Blora, saya ingatkan untuk memiliki kendaraan pribadi terlebih dahulu sebelum merantau. Jangan lupa juga untuk belajar cara mengendarainya. Kalau nggak bisa naik dan nggak punya kendaraan sendiri, mending nggak usah merantau ke Blora sekalian.

Blora sulit aksesnya ke mana-mana

Seperti yang saya bilang, lokasi Blora cukup terpencil. Dikelilingi oleh hutan jati dan lahan sawah serta kondisi jalan yang menantang akan menjadi PR besar bagi kalian. Sejak datang ke Blora pun kalian akan dipusingkan karena pilihan moda transportasi ke kabupaten ini sangat terbatas.

Blora memang memiliki terminal, bandara, dan stasiun. Sayangnya, sebagian besar masih paling mudah diakses di Cepu. Sementara di kecamatan lain, jangankan pesawat terbang atau kereta api, bus antarkota saja nggak dilewati.

Kalau kalian dapat kerja atau kuliah di Cepu, memang struggle-nya nggak begitu terasa. Tapi jika kalian mendapatkan tugas ke kecamatan lain, barulah kalian akan merasakan susahnya akses antardaerah di Blora. Kecuali kalian punya keberanian dan ketangguhan yang luar biasa untuk menyusuri hutan jati atau kabupaten yang nggak ramah untuk pejalan kaki, boleh-boleh aja memilih berjalan kaki.

Baca Juga:

Generasi Sandwich Adalah Takdir Bajingan yang Bikin Muak: Saya Baik pada Keluarga Bukan karena Cinta, tapi karena Sudah Lupa Hidup Sebenarnya untuk Apa

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

Transportasi umum nyaris punah

Teman kuliah sekaligus rekan riset saya yang merupakan warga asli Blora menceritakan bahwa transportasi umum di sana sudah sangat langka. Dulu ia pernah menceritakan mudahnya menjumpai angkot dan bus kota. Namun, semua transportasi umum tersebut sudah sangat jarang melintas.

Dulu, transportasi umum di Blora yang berupa bus sedang dan angkot melayani sebanyak 27 trayek. Pada 2016, trayeknya berkurang drastis hingga sepuluh trayek saja. Rute transportasi umum di Blora kian berkurang. Bahkan tahun lalu saja tinggal tersisa satu trayek Blora-Cepu. Kini hanya tersisa dokar di Blora yang peruntukannya lebih untuk wisata.

(Hampir) nggak ada ojek online di Blora

Ucapkan selamat tinggal pada kemudahan “tinggal klik, jemputan dateng” pada aplikasi ojek online. Ngenesnya, di Blora hampir nggak ada ojek online.

Layanan ojek online di Blora masih dalam masa transisi karena baru mulai perekrutan driver-nya pada Oktober 2023 lalu. Iya, kalian nggak salah baca. Ketika kita sudah bertahun-tahun merasakan kehadiran ojek online, warga Blora belum ada setahun mencicipinya.

Layanan ojek online yang masih sangat terbatas di Blora otomatis membuat kalian nggak bisa semudah itu mengakses ojek motor, layanan pesan antar makanan, atau layanan antar barang. Kalian harus lebih banyak bergantung pada diri sendiri dan kendaraan pribadi untuk berpindah tempat, cari lauk untuk makan, atau nganterin fotokopian makalah ke rumah teman.

Pastikan untuk memiliki kendaraan pribadi dan skill mengendarainya. Kalau terpaksa banget harus bergantung pada transportasi umum, kalian harus menyiapkan waktu dan kesabaran yang sangat besar karena belum tentu ada angkot yang lewat. Selain itu, kalau kalian mau memanggil ojek konvensional, kalian harus menyiapkan budget yang sangat besar. Jadi, kalau nggak mau boncos, mending pakai kendaraan sendiri.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kabupaten Blora Bukan Sebatas Horor Hutan Jati, Ini 3 Sisi Positif Blora, Kabupaten Indah yang Pesonanya Begitu Indah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 September 2024 oleh

Tags: blorakabupaten blorakendaraan pribadiojoltransportasi umum
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Blora Jalan di Tempat, Kalah sama Kabupaten Tetangga

Blora Jalan di Tempat, Kalah sama Kabupaten Tetangga

9 September 2025
Pelarangan Otoped di Jalan, Bukti Polisi Belum Berpihak ke Pengguna Transportasi Umum

Pelarangan Otoped di Jalan, Bukti Polisi Belum Berpihak ke Pengguna Transportasi Umum

27 November 2019
Rute LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

3 April 2024
panggilan kak ojol MOJOK.CO

Sapa Kustomer Pakai “Kak” Saja Tersinggung? Coba Abang Ojol Sapa Pakai Ini

6 Juli 2020
Blora, Kabupaten Tulus yang Tidak Merasa Iri dengan Bojonegoro karena Memang Tak Layak Dibandingkan

Blora, Kabupaten Tulus yang Tidak Merasa Iri dengan Bojonegoro karena Memang Tak Layak Dibandingkan

21 Februari 2025
Kelebihan dan Kekurangan Bus Trans Jatim di Bangkalan Madura

Kelebihan dan Kekurangan Bus Trans Jatim di Bangkalan Madura

24 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.