Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

4 Dosa Kecil Penjual Roti Bakar Gerobak yang Merugikan dan Bikin Kesal Pembeli

Erfransdo oleh Erfransdo
19 Agustus 2024
A A
4 Dosa Kecil Penjual Roti Bakar Gerobak yang Merugikan dan Mengesalkan Pembeli Mojok.co

4 Dosa Kecil Penjual Roti Bakar Gerobak yang Merugikan dan Mengesalkan Pembeli (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Roti bakar jajanan kaki lima yang begitu mudah ditemukan di berbagai daerah. Harganya yang terjangkau dan rasa yang nikmat membuat banyak orang menyerbu roti bakar sebagai camilan atau bahkan teman makan malam. Para pelanggan pun dapat memilih varian rasa yang disediakan oleh penjual, mulai dari rasa coklat, keju, stroberi, green tea, maupun campuran dari beberapa rasa.

Saya salah satu orang yang sering jajan roti bakar. Hampir setiap malam saya membelinya untuk mengganjal perut. Itu mengapa saya tahu betul tindak-tanduk penjual yang mengesalkan, bahkan merugikan pembeli. 

#1 Salah memasukkan selai ke dalam roti

Kini penjual roti bakar sudah berinovasi dengan berbagai isian, mulai dari keju, cokelat, susu, hingga selai berbagai rasa yang bisa dipilih oleh pembeli. Tidak hanya memesan isian satu selai saja, pelanggan juga bisa pesan secara campur seperti coklat keju atau pisang coklat. Namun, masih ada beberapa penjual yang kerap salah dalam memasukkan selai ke dalam roti karena terlalu banyak pesanan. 

Kesalahannya sederhana memang, tapi hal sederhana ini kerap bikin dongkol. Apalagi kalau selai yang dimasukan jenis yang tidak disukai pelanggan. Bayang-bayang menyantap roti bakar yang nikmat seketika sirna.

#2 Pesan roti bakar, tapi yang datang malah roti kukus

Sejauh pengalaman saya membeli roti bakar gerobakan, penjual biasanya menyediakan roti bakar dan roti kukus. Mirip dengan kesalahan sebelumnya, penjual yang tidak fokus biasanya salah menerima pesanan. Pembeli yang menerima roti bakar malah beli roti kukus. Begitu pula sebaliknya. 

Kesalahan ini sederhana memang, tapi tetap saja menyebalkan. Itu mengapa kalau kalian memesan roti bakar gerobakan lebih baik perhatikan prosesnya. Langsung tegur kalau penjualnya salah memproses pesanan kalian. 

#3 Penjual roti bakar lupa dengan pesanan pembeli

Sebagai penjual, seharusnya teliti dalam menerima pesanan pembeli apalagi jika sedang banyak pelanggan. Maka dari itu, dibutuhkan karyawan tambahan agar tidak keteteran. Sebab, masih ada pedagang roti bakar yang lupa dengan pesanan pelanggannya karena banyak sekali yang membeli.

Hal yang cukup menyebalkan ketika kita sudah menunggu cukup lama, namun pesanan belum kunjung tiba. Pelanggan yang datang terakhir malah sudah menerima pesanan. Usut punya usut ternyata si pedagang lupa akan pesanan pelanggan sebelumnya. Kalau sudah begini, kita harus benar-benar teliti memperhatikan pedagangnya, sih.

Baca Juga:

4 Ciri Tahu Gimbal Semarang yang Sudah Pasti Enak dan Tidak Mengecewakan Pembeli

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

#4 Tidak menyiapkan cukup kursi tunggu untuk pelanggan

Terakhir yaitu mengenai kursi tunggu bagi para pelanggan. Setiap pedagang gerobakan biasanya menyediakan kursi plastik untuk para pelanggannya. Terlebih jika tidak bisa dimakan di tempat. Kursi ini sangat berguna agar pelanggan tidak terlalu pegal untuk menunggu pesanannya datang.

Meski begitu, masih ada beberapa penjual yang kurang peka dengan hal ini. Mereka hanya menyediakan kursi seadanya sehingga pelanggan lain pun harus rela berdiri untuk menunggu. Apalagi kalau pelanggan lain yang sudah lama menunggu tidak peka dengan keadaan sekitar terlebih pelanggan yang sudah pegal menunggu.

Di atas beberapa kesalahan sederhana penjual roti bakar, tapi tetap berhasil bikin kesal pembeli. Kalau mengalaminya sekali atau dua kali, saya masih bisa memaklumi. Namun, kalau terjadi berkali-kali, saya rasa penjualnya perlu berbenah. 

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Sisi Gelap Dunia Makeup Artist

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Agustus 2024 oleh

Tags: jajanan kaki limapenjualpenjual roti bakarroti bakar
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Di Magelang, Ada Ojek yang Bisa Dimakan. Rasanya Enak, Teksturnya Kenyal, Harganya Murah Meriah

Di Magelang, Ada Ojek yang Bisa Dimakan. Rasanya Enak, Teksturnya Kenyal, Harganya Murah Meriah

23 Februari 2024
Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

21 Januari 2026
4 Hal yang Jadi Pertimbangan Sebelum Beli Ayam Goreng Tepung Kaki Lima terminal mojok.co

4 Hal yang Jadi Pertimbangan Sebelum Beli Ayam Goreng Tepung Kaki Lima

22 Februari 2021
Cari Rasa, Roti Bumbu Legendaris dari Bandung yang Perlu Dicicipi Terminal Mojok

Cari Rasa, Roti Bumbu Legendaris dari Bandung yang Perlu Dicicipi

17 Januari 2022
Menormalisasi Jajanan Kaki Lima yang Nggak Higienis Adalah Hal Goblok terminal mojok

Menormalisasi Jajanan Kaki Lima yang Nggak Higienis Adalah Hal Goblok

2 Desember 2021
Apa itu Upselling? Di Indonesia Adanya “Trap Selling”! Mojok.co

Apa itu Upselling? Di Indonesia Adanya “Trap Selling”!

25 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.