Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sapi “Misterius” Berkeliaran di Wiyung Surabaya, Bikin Repot dan Resah Warga

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
29 Juli 2024
A A
Sapi "Misterius" Berkeliaran di Wiyung Surabaya, Bikin Repot dan Resah Warga Mojok.co

Sapi "Misterius" Berkeliaran di Wiyung Surabaya, Bikin Repot dan Resah Warga (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sapi yang nggak jelas asal-usulnya berkeliaran di Kecamatann Wiyung Surabaya, ada-ada saja. 

Lingkungan sekitar menjadi salah satu pertimbangan ketika seseorang memilih tempat tinggal. Selain kondisi lingkungan yang sehat, tetangga juga menjadi faktor penting. Terdengar sepele memang, tapi perilaku tetangga yang menyebalkan berpengaruh cukup signifikan terhadap kenyamanan lho. Bahkan, peliharaan tetangga bisa jadi sumber konflik. 

Berbicara soal hewan peliharaan di sekitar tempat tinggal, saya jadi teringat salah satu persoalan paling legendaris di Wiyung, Surabaya. Di kecamatan tempat tinggal saya sering ditemui sapi berkeliaran di jalan raya. Iya kalian nggak salah mendengar, sapi-sapi berkeliaran dengan bebas, bahkan kadang menganggu lalu lintas jalan. 

Sapi berkeliaran di Wiyung Surabaya bukanlah hal baru

Sapi berkeliaran bukanlah hal baru. Konon katanya, permasalahan ini sudah ada sejak 2007. Kalau ada orang Wiyung yang baca, tolong koreksinya ya. Saya sendiri baru menyaksikan sapi nongkrong ─sukanya memang duduk santai di jalan raya─ sekitar 2014. Saya memang baru pindah ke Kota Pahlawan ini pada 2010. 

Sapi-sapi tersebut doyan nongkrong di jembatan di Jalan Raya Wiyung, Kelurahan Jajartunggal sejak pagi. Jumlahnya juga beragam, kadang 2 atau bahkan lebih. Awalnya saya kira kejadian ini hanya di satu titik itu saja. Eh ternyata, setelah saya lihat unggahan Instagram Asli Suroboyo, sapi-sapi ini sudah ke kelurahan lain seperti Babatan dan Karangan. Bahkan, kabarnya pernah sampai ke Unesa Lidah Wetan dan Kecamatan Kebraon. FYI, sapi-sapi ini waktu nongkrongnya juga nggak tentu, kadang pagi, siang, bahkan sore.

Ada banyak versi soal sapi ini

Saking seringnya sapi-sapi ini berkeliaran, jelas saya jadi bertanya-tanya. Siapa sih pemiliknya? Kenapa pula dibiarkan peliharaannya berkeliaran? Selain membahayakan hewan peliharaannya, warga Wiyung juga jadi resah. 

Selidik punya selidik, konon katanya, sapi-sapi tersebut dirawat oleh seorang penggembala bernama Sugik. Dia adalah salah satu warga Gang Kramat, Kelurahan Jajartunggal. Katanya, sapi itu adalah milik seorang tentara yang punya “nama” di Surabaya.

Versi lain menyebutkan kalau sapi Wiyung punya kesaktian. Konon, sapi ini pernah dicuri dan dibawa ke Bojonegoro. Selang beberapa bulan, sapi-sapi ini dengan ajaib bisa kembali sendiri. Entah itu karena koneksinya banyak sehingga ada yang menolong, atau memang betulan diberikan mukjizat saya kurang tahu juga ya.

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Sapi yang meresahkan warga 

Beberapa warga mengaku tidak begitu terganggu dengan keberadaan sapi-sapi itu. Namun, tidak sedikit juga yang mengeluhkannya. Apalagi mereka yang beraktivitas di pagi hari seperti pelajar, mahasiswa, dan orang kantoran. Sapi yang berkeliaran membuat jalanan macet. Mau diklakson takut sapi-sapi kaget dan malah ngamuk. 

Belum lagi soal kotorannya yang berceceran. Beuh, baunya menusuk hidung banget! Nggak jarang saya sering menahan nafas ketika lewat. padahal di sekitar situ ada beberapa warung lho. Apa nggak hilang itu nafsu makan para pelanggannya? benar-benar sapi yang bikin repot saja. 

Sapi-sapi ini dikabarkan pernah diamankan oleh aparat pada 2018 lalu. Kendati demikian, beberapa hari berselang sapi-sapi itu kembali ditemukan asyik nongkrong di jalan. Saya harap ke depan kejadian ini benar-benar ditindaklanjuti dengan serius. Takutnya, kalau dibiarkan terlalu lama bisa lebih merepotkan dan meresahkan saja. 

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kendaraan Plat M Meresahkan, Jadi Momok Jalanan di Surabaya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2024 oleh

Tags: sapiSurabayaWiyungwiyung surabaya
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Nasi Godog, Kuliner Magelang yang Bikin Orang Surabaya Gagal Paham, tapi Lama-lama Doyan Mojok.co

Nasi Godog, Kuliner Magelang yang Bikin Orang Surabaya Gagal Paham, tapi Lama-lama Doyan

12 Juni 2025
Sebagai Orang Surabaya, Saya Lebih Memilih Study Tour ke Malang ketimbang Jogja Mojok.co

Sebagai Orang Surabaya, Saya Lebih Memilih Study Tour ke Malang ketimbang Jogja

19 November 2025
KA Dhoho-Penataran Surabaya-Malang, Kereta yang Menyiksa Penumpang tapi Tetap Dibutuhkan

KA Dhoho-Penataran Surabaya-Malang, Kereta yang Menyiksa Penumpang tapi Tetap Dibutuhkan

1 Januari 2026
Tiara Uci Mengungkap 5 Penderitaan Tinggal di Surabaya

Tiara Uci Mengungkap 5 Penderitaan yang Dirasakan Selama Tinggal di Surabaya

8 April 2023
6 Tempat Berburu Takjil di Surabaya yang Wajib Dicoba Terminal Mojok.co

6 Tempat Berburu Takjil di Surabaya biar Menu Berbukamu Lebih Bervariasi

8 April 2022
Saya Kapok Naik Becak Motor dari Stasiun Surabaya Pasarturi, Tarifnya Setara Naik Taksi Mojok.co

Saya Kapok Naik Becak Motor dari Stasiun Surabaya Pasarturi, Tarifnya Setara Naik Taksi

24 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.