Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Anak Muda yang Mau Pensiun Bahagia Harus Belajar dari Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin

Nimas Faradyta oleh Nimas Faradyta
12 Juli 2024
A A
Anak Muda yang Mau Pensiun Bahagia Harus Belajar dari Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin

Anak Muda yang Mau Pensiun Bahagia Harus Belajar dari Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin (upin ipin fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengin nggak sih kalau udah tua nanti bisa hidup ala lansia bahagia kayak Tok Dalang dalam serial Upin Ipin.

Beberapa waktu lalu ramai perihal panti jompo dan hal-hal yang menyangkut tanggung jawab anak untuk merawat orang tua di masa tuanya. Menjadi tua memang sering kali dibayangi momok ketergantungan dan kesepian. Tak sedikit orang tua yang khawatir menjadi beban bagi anak-anaknya.

Saya sangat setuju bahwa seorang anak memang sudah sepatutnya merawat orang tua sebagai bentuk balas budi. Tapi sebagai orang tua, saya pun tahu betul bahwa saya tidak bisa menuntut anak untuk merawat saya di masa tua.

Dan Tok Dalang, pria paruh baya yang tinggal di Kampung Durian Runtuh dalam serial Upin Ipin, hadir sebagai inspirasi. Beliau membuktikan bahwa usia senja justru bisa menjadi fase yang menyenangkan dan dapat dijalani dengan santuy.

Menjaga diri tetap aktif: kunci kebahagiaan dan kesehatan

Kita semua tahu bahwa Tok Dalang dalam serial Upin Ipin memiliki beberapa kebun, sebut saja kebun durian, kelapa, pisang, dll. Sehari-hari beliau mengecek kebun, memanen, dan menjual hasil panennya. Selain itu, beliau juga memelihara ayam, salah satunya bernama Rembo, si ayam problematik.

Menjadi tua kadang dianggap tidak bisa melakukan apa-apa. Padahal kan hanya tua ya, bukan sakit. Stamina memang tidak seperti yang muda, tetapi tetap memiliki kesibukan membuat orang tua tidak merasa jadi beban anak. Apalagi untuk orang tua yang sebelumnya bekerja, setelah pensiun biasanya kebingungan mau melakukan apa. Salah-salah malah jadi tantrum karena kena post-power syndrom.

Punya tabungan masa tua seperti Tok Dalang Upin Ipin

Tok Dalang adalah contoh orang tua yang melek financial literacy. Beliau paham pentingnya memiliki sumber penghasilan lain di luar hasil kebun. Itulah sebabnya, beliau membangun penginapan yang disewakan kepada para pengunjung Kampung Durian Runtuh.

Dengan perencanaan keuangan yang matang, Tok Dalang bisa hidup mandiri di usia senja. Beliau tidak perlu bergantung pada anak untuk biaya hidup sehari-hari. Bahkan Tok Dalang masih bisa untuk mentraktir Upin Ipin walaupun sekadar es krim atau Es ABCD di kedai Uncle Muthu. Tok Dalang membuktikan bahwa kemandirian finansial di usia senja itu penting.

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

Tok Dalang Upin Ipin tetap chill walau tinggal sendirian

Ini dilematis, ya. Sebagai anak, saya membayangkan kalau bapak saya tinggal sendirian, tentu akan merasa sedih. Meskipun kondisi bapak sehat dan masih bisa mengurus dirinya sendiri dengan baik, seperti Tok Dalang dalam serial Upin Ipin. Belum lagi tatapan dan sindiran dari tetangga, kok anaknya pada tega bener ninggalin bapaknya sendirian di rumah. Hadeh.

Beruntungnya, Tok Dalang dikelilingi tetangga yang baik dan tidak julid. Kampung Durian Runtuh memiliki suasana kekeluargaan yang kental. Para tetangga saling peduli dan kerap bersosialisasi. Seperti Opah yang di beberapa episode terlihat memberikan makanan ke Tok Dalang, atau mengajaknya untuk berbuka puasa bahkan berlebaran bersama. Jadi walaupun tinggal sendiri, Tok Dalang bisa menjalaninya dengan santuy. Chill aja kali~

Punya skill memasak

Kita tentu sepakat bahwa memasak adalah basic skill yang harus dimiliki semua orang, tanpa pandang gender. Meskipun sekarang ini layanan pesan antar makanan sudah bertaburan, sedikit banyak kita perlu tahu cara mengolah makanan yang sederhana untuk dapat bertahan hidup.

Tok Dalang dalam serial Upin Ipin punya skill masak yang mumpuni. Apalagi tinggal di Kampung Durian Runtuh yang sumber daya alamnya melimpah di mana ikan tinggal pancing dan sayuran tinggal petik di kebun. Beliau kerap memasak hidangan lezat untuk dirinya sendiri dan orang lain.

Pernah dalam satu episode, Tok Dalang memasak ketupat sotong, makanan pencuci mulut yang terbuat dari sotong diisi dengan ketan dan dimasak dengan gula merah serta santan. Makanan ini dibagikan Tok Dalang pada keluarga Opah. Rasanya enak, bahkan membuat Upin Ipin harus berebut dengan Kak Ros.

Kemampuan memasak Tok Dalang dalam serial Upin Ipin ini tentu saja bermanfaat untuk menjaga kesehatannya. Beliau bisa mengatur pola makan dan memastikan asupan nutrisi yang cukup. Hebat banget kakek satu ini!

Selain hal-hal di atas, memang harus diakui Kampung Durian Runtuh adalah lokasi pensiun paling ideal yang ada di muka bumi. Itulah kenapa banyak orangtua yang tinggal sendirian tidak merasa khawatir karena memiliki tetangga yang sangat peduli satu sama lain. Long life Tok Dalang! Mari kita teladani sifat sikap beliau demi menyongsong masa tua yang enjoy aman, chill~

Penulis: Nimas Faradyta
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Menghitung Penghasilan Tok Dalang Upin Ipin yang Membuatnya Jadi Crazy Rich Kampung Durian Runtuh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2024 oleh

Tags: lansiapensiunTok DalangTok Dalang Upin Ipinupin-ipin
Nimas Faradyta

Nimas Faradyta

Ibu rumah tangga biasa. Kadang juga tidak.

ArtikelTerkait

Menerka 3 Alasan Abang Roy Upin Ipin Tobat Bikin Onar

3 Alasan Abang Roy Lebih Merepresentasikan Orang Indonesia Dibanding Susanti

24 Maret 2025
Wonosobo Bukan Daerah yang Sempurna, tapi Cukup Nyaman untuk Masa Pensiun Mojok.co

Wonosobo Bukan Daerah yang Sempurna, tapi Cukup Nyaman untuk Menghabiskan Masa Pensiun

12 September 2024
Sisi Gelap Abang Saleh dalam Serial Upin Ipin yang Nggak Disadari Penonton

Sisi Gelap Abang Saleh dalam Serial Upin Ipin yang Nggak Disadari Penonton

16 September 2024
Sudah Benar Orang Tua Susanti “Upin Ipin” Memilih Jadi Insinyur di Malaysia yang Lebih Menjanjikan daripada Kerja di Indonesia Mojok

Wajar kalau Ortu Susanti Ipin Ipin Kabur Aja Dulu karena Gaji Insinyur di Malaysia Capai 385 Juta, Beda Jauh dari Indonesia

17 Juni 2025
Menebak Sampo yang Dipakai Karakter Serial Upin Ipin: Si Kembar Pakai Sampo Lidah Buaya, Ehsan Pakai Sampo Organik yang Mahal

Menebak Sampo yang Dipakai Karakter Serial Upin Ipin: Si Kembar Pakai Sampo Lidah Buaya, Ehsan Pakai Sampo Organik yang Mahal

9 Juli 2025
Sisi Gelap Tadika Mesra, Sekolahnya Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Mojok.co

Sisi Gelap Tadika Mesra, Sekolahnya Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh

12 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026
10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh Mojok.co

10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh

10 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.