Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kutawaringin, Kecamatan Pinggiran Kabupaten Bandung yang Siap Menyaingi Kota-kota Besar

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
24 Juni 2024
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Hingar bingar perkembangan pesat Kecamatan Soreang sebagai Ibu Kota Kabupaten Bandung, tentunya kita tak bisa menyepelekan perkembangan Kecamatan penyangga di sekitarnya. Sebagai Kecamatan penyangga Ibukota Kabupaten, tentunya mengalami kecipratan perkembangan kemajuan sebuah ibukota Kabupaten. Daerah yang akan kita bahas kali ini adalah Kecamatan Kutawaringin.

Kecamatan yang berada di Kabupaten Bandung ini terdiri dari 11 Desa yaitu, Buninagara, Cibodas, Cilame, Gajahmekar, Jatisari, Jelegong, Kopo, Kutawaringin, Padasuka, Pameuntasan, dan Sukamulya. Kecamatan ini berasal dari bahasa Sunda, “kuta” yang artinya benteng/kota. Sementara “waringin” artinya pohon beringin. Jadi arti dari Kutawaringin adalah sebuah benteng/kota yang dikelilingi oleh pohon beringin.

Sejarah berdirinya Kecamatan Kutawaringin

Kecamatan Kutawaringin dulunya sebenarnya bagian dari Kecamatan Soreang. Kecamatan ini akhirnya terbentuk pada 2007 sebagai upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Sebelumnya, Kecamatan Soreang dinilai terlalu luas sehingga pelayanan dan penataan kawasan ibu kota kabupaten Bandung kurang berjalan efektif. 

Secara geografis Kecamatan Kutawaringin ini sebagai kecamatan penyangga Soreang, Ibu Kota Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi. Itu mengapa, walau tergolong baru, peran daerah ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Daerah ini punya potensi besar sehingga akan dikembangkan jadi kawasan metropolitan ke depannya. 

Mempunyai ikon Gunung Lalakon/Gunung Piramid/Gunung Sebelas

Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung mempunyai sebuah icon Kecamatan, yaitu Gunung Lalakon. Gunung ini berada di dekat jalan raya Soreang-Cipatik atau lebih tepatnya berada di Kampung Badaraksa, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin. Memiliki ketinggian 870 meter, Gunung Lalakon menjadi terkenal karena bentuknya menyerupai kerucut sempurna atau sebuah piramid dari kejauhan. Itu mengapa gunung ini sering disebut juga Gunung Piramid.

Di Gunung Lalakon terdapat beberapa situs batuan, seperti Batu Lawang, Batu Pabeasan, Batu Warung, Batu Pupuk, Batu Gajah, Batu Panjang dll. Menurut sesepuh setempat, secara filosofis gunung lalakon melambangkan sebuah lakon kehidupan manusia, dan batu-batu yang ada di gunung merepresentasikan profesi/lakon yang dipilih oleh manusia.

Gunung Lalakon selain dikenal sebagai Gunung Piramid, Gunung ini juga terkenal dengan nama Gunung Sebelas. Karena di puncak gunung ini terdapat dua buah tower milik PLN yang bila dilihat dari kejauhan membentuk angka 11, tower milik PLN ini terhubung dengan PLTA Saguling, yang berfungsi sebagai menara pengawas Waduk/PLTA Saguling.

Punya kuliner kebanggan Kutawaringin yaitu Sate Cantilan Abah Badri

Selain punya icon Gunung Lalakon, di Kecamatan ini juga ada Kuliner legendaris, yaitu Sate Cantilan Abah Badri yang berdiri sejak 1990. Nama Sate Cantilan diambil dari nama Kampung tersebut di Kecamatan Kutawaringin, sedangkan Abah Badri sebagai pendiri dan pioner resep cita rasa unik sate ini.

Baca Juga:

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Bandung Setelah Lebaran Adalah Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk bagi Warlok

Menu andalan Sate Cantilan Abah Badri banyak ragam pilihan, mulai dari sate ayam, sate sapi, hingga sate kambing. Sate Cantilan Abah Badri ini ada hidangan menu tambahan seperti gulai kambing, ayam bakar ataupun tongseng.

Kelebihan sate Cantilan Abah Badri terletak pada ukuran dagingnya yang besar dan bumbu kacang yang menjadi ciri khas resep satenya. Kuliner ini tak pernah sepi pembeli, bukan hanya warga lokal saja yang sering menyantap sate cantilan abah Badri ini, bahkan sering disantap oleh warga luar daerah.

Stadion Si Jalak Harupat berada di Kutawaringin, bukan di Soreang

Bagi pecinta sepakbola, tentu sudah tak asing lagi apabila mendengar nama Stadion Si Jalak Harupat kebanggaan warga Kabupaten Bandung ini. Kalau sampai gak hapal, terlalu namanya. Stadion Si Jalak Harupat merupakan markas dari klub Persikab Kabupaten Bandung, Markas Persib Bandung. Tempat ini sesekali dipakai Timnas Sepakbola Indonesia dan Bahkan Stadion ini dipakai sebagai tuan rumah FiFa World Cup U-17 pada tahun 2023.

Para pecinta sepakbola Indonesia mengira, stadion ini berada di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Hal itu dikarenakan setiap ada pertandingan sepakbola di Stadion si Jalak Harupat, para reporter atau komentator bola selalu menyebutkan stadion ini berada di Soreang, Kabupaten Bandung. Mendengar media dan komentator menyebutkan Stadion ini ada di Soreang, membuat saya sebagai penonton risih. Sebagai orang yang hafal daerah ini, harus saya luruskan bahwa Stadion Si Jalak Harupat berada di Kutawaringin, bukan di Soreang. Lebih tepatnya berada di Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. 

Menjadi kawasan metropolitan Bandung Raya

Itulah beberapa hal Kecamatan Kutawaringin tidak bisa disepelekan di Kabupaten Bandung. Yang tidak kalah membanggakan adalah Kecamatan Kutawaringin bersama Kecamatan lain seperti Soreang, Margaasih, Katapang dan Margahayu masuk ke dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan metropolitan Bandung Raya. Kelima Kecamatan ini akan diintegrasikan karena kawasan ini akan tumbuh menjadi aglomerasi di metropolitan Bandung Raya. Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang telah disetujui Kementerian ATR/BPN dan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang di lima Kecamatan ini bekerjasama dengan konsultan tata kota dari Prancis.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Warga Margaasih Kabupaten Bandung Hanya Butiran Debu Tanpa Kota Cimahi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2025 oleh

Tags: BandungJawa BaratKutawaringinKutawaringin Bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

26 Januari 2026
3 Dosa dari Inovasi Seblak yang Malah Bikin Resah Orang Sunda (Unsplash)

3 Dosa dari Inovasi Seblak yang Membuat Melenceng Jauh dari Kodratnya, Bikin Resah Saya Sebagai Orang Sunda

22 Juli 2025
Makanan Malang Banyak Kurangnya di Lidah Orang Depok dan Bandung

Makanan Malang Banyak Kurangnya di Lidah Orang Depok dan Bandung

10 Januari 2024
Cari Rasa, Roti Bumbu Legendaris dari Bandung yang Perlu Dicicipi Terminal Mojok

Cari Rasa, Roti Bumbu Legendaris dari Bandung yang Perlu Dicicipi

17 Januari 2022
Jawa Barat, Provinsi yang Paling Nggak Niat Mengembangkan BRT

Jawa Barat, Provinsi yang Paling Nggak Niat Mengembangkan BRT

7 Mei 2025
Dayeuhkolot, Kecamatan Paling Meresahkan di Kabupaten Bandung. Pikir Lagi kalau Mau Menikah dengan Orang Sini

Dayeuhkolot, Kecamatan Paling Meresahkan di Kabupaten Bandung. Pikir Lagi kalau Mau Menikah dengan Orang Sini

3 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.