Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Gaji Dirapel, Sistem Pengupahan Paling Nggak Manusiawi yang Masih Sering Dilakukan Kantor Pemerintahan

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
16 Juni 2024
A A
Gaji Dirapel, Sistem Pengupahan Paling Nggak Manusiawi yang Masih Sering Dilakukan Kantor Pemerintahan Mojok.co

Gaji Dirapel, Sistem Pengupahan Paling Nggak Manusiawi yang Masih Sering Dilakukan Kantor Pemerintahan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Gaji dirapel bikin pekerja menderita.

Sudah menjadi rahasia umum kalau kinerja pemerintah itu buruk. Banyak rakyat mengeluhkan fasilitas dan pelayanan publik yang bobrok. Sementara, mereka yang duduk di kursi pemerintahan malah foya-foya, menghambur-hamburkan uang. 

Sebenarnya, keluhan terhadap kantor pemerintah juga muncul dari mereka yang bekerja di sana. Terutama, mereka yang bekerja di kantor pemerintahan sebagai tenaga kasar seperti satpam dan petugas kebersihan. Bekerja di kantor pemerintahan itu menderita karena gajinya sering dirapel. Pahit banget kan? 

Apa itu gaji dirapel?

Gaji yang dirapel berarti gaji yang dibayarkan sekaligus di kemudian hari. Misal, gaji kalian adalah Rp5 juta per bulan, apabila gajimu dirapel selama tiga bulan, maka kalian akan menerima gaji sebesar Rp15 juta di bulan ketiga. 

Sekilas, skema pembayaran seperti ini terdengar baik-baik saja. Toh, jumlah yang diterima juga sama saja. Namun, sistem pembayaran seperti ini menyalahi hak pekerja yakni mendapatkan gaji secara tepat waktu. 

Permasalahannya akan tambah rumit kalau jangka periode gaji yang dirapel semakin panjang. Ada lho kantor pemerintah yang merapel gaji pegawai sampai 6 bulan. Bayangkan saja kalian jadi pegawai yang nggak kunjung dibayar selama 6 bulan, mau makan apa? Padahal pekerja yang gajinya dirapel ini biasanya pekerja kasar seperti satpam maupun petugas kebersihan. Besar gajinya tidak seberapa, tapi terlambat terus. Giliran pimpinan kantor pemerintahan, gaji dan tunjangannya lancar terus.

Kesalahan sepele yang membuat pekerja menderita

Gaji dirapel biasanya disebabkan oleh persoalan yang sepele yakni masalah administrasi. Masalah yang sebenarnya bisa selesai apabila lebih tertib secara pencatatan dan pengarsipan. Beberapa lembar kertas catatan administrasi itu sangat mempengaruhi nasib pekerja dan keluarganya.

Buruknya, gaji dirapel seolah-olah dianggap wajar oleh oknum pimpinan kantor pemerintahan. Setidaknya, itu yang tergambar dari cuitan Pak YP di X, seorang jubir salah satu kementerian terbesar di Indonesia. Kalau seorang pimpinan kantor pemerintahan besar mewajari hal tersebut, apa kabar pola pikir pimpinan kantor pemerintahan lain? Jangan-jangan sama aja. Semoga pimpinan kantor pemerintahan lain nggak begitu ya. 

Baca Juga:

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

Alasan Kantor Pemerintahan Adalah Tempat Magang Terbaik bagi Mahasiswa yang Ingin Coba Dunia Kerja

Bisa menimbulkan masalah yang lebih besar

Gaji yang tidak kunjung dibayarkan sebenarnya menyimpan masalah yang lebih besar. Pekerja yang tidak memiliki uang untuk kehidupan sehari-hari akan berhutang ke pihak lain. Kalau utang ke bank mungkin tidak akan jadi masalah ya, tapi kalau utang ke pinjaman online (pinjol) akan lain ceritanya. 

Hal itu mungkin saja terjadi karena pinjol begitu mudah menawarkan pinjaman. Walau di baliknya ada bunga pinjaman yang begitu besar. Tapi, kalau seseorang nggak ada pilihan lain, bunga besar nggak akan jadi pertimbangan yang penting kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Besar harapan saya sistem gaji dirapel ini dihapuskan. Kasihan lho mereka bila gajinya nggak ditunaikan dengan tepat waktu, sudah gajinya nggak seberapa, pekerjaanya capeknya luar biasa. Ingat upah adalah hak pekerja, harus diberikan sesuai dengan jumlah dan waktunya. 

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Tidak Ada yang Lebih Tabah dari Orang dengan Gaji Rp5 Juta di Jakarta. Idealnya Rp10 Juta kalau Mau Hidup Layak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2024 oleh

Tags: dirapelgajigaji dirapelhak pekerjakantor pemerintahan
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Alasan Kenapa Gaji Besar DPR itu Wajar terminal mojok

Gaji Anggota DPR Besar Itu Wajar: Sabar, ya!

16 September 2021
Pak Erick Thohir: Penyesuaian Gaji Karyawan setelah Harga BBM Naik Itu Hanya Mitos

Pak Erick Thohir, Penyesuaian Gaji Karyawan setelah Harga BBM Naik Itu Hanya Mitos

5 September 2022
Marbot Masjid, Profesi yang Harusnya Diapresiasi dan Digaji dengan Layak

Marbot Masjid, Profesi yang Harusnya Diapresiasi dan Digaji dengan Layak

16 Juni 2023

4 Hal Penting Lainnya Selain Kenaikan Upah Minimum 1,09 Persen

18 November 2021
uang tip terminal mojok

Tunjangan PNS Memang Gede, tapi Nggak Segede Itu

15 September 2021
Tidak Ada yang Lebih Tabah dari Orang dengan Gaji Rp5 Juta di Jakarta. Idealnya Rp10 Juta kalau Mau Hidup Layak Mojok.co

Tidak Ada yang Lebih Tabah dari Orang dengan Gaji Rp5 Juta di Jakarta. Idealnya Rp10 Juta kalau Mau Hidup Layak

18 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

7 Mei 2026
Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced Mojok.co

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

4 Mei 2026
PSS Sleman Naik Kasta, Bayaran Terbaik Atas Loyalitas Tanpa Batas: Super League, Kami Datang!

PSS Sleman Naik Kasta, Bayaran Terbaik Atas Loyalitas Tanpa Batas: Super League, Kami Datang!

4 Mei 2026
4 Kelemahan Tinggal di Apartemen yang Nggak Tertera dalam Brosur Mojok.co

4 Kelemahan Tinggal di Apartemen yang Nggak Tertera dalam Brosur

2 Mei 2026
Vario 125, Motor Honda yang Bikin Sesal, tapi Nggak Tergantikan (Wikimedia Commons)

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

1 Mei 2026
Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

6 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia
  • Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Menghadirkan Rasa Takut tapi Ternyata Menjadi Simbol Perjuangan yang Tak Pernah Diceritakan
  • Buka Usaha di Luar Pulau Jawa Kerap Gagal Bukan karena Klenik “Dikerjain” Akamsi, Ada Faktor Lain yang Lebih Masuk Akal
  • Belajar Bertani dari Dasar, Akhirnya Hidupkan Ketahanan Pangan dari Lahan Kosong di Delanggu Klaten
  • 5 Ciri Orang Toxic yang Wajib di-Cut Off: Teman Manipulatif dan Bodo Amat dengan Kondisi Kita
  • Satu Kos sama Teman NPD alias Narsistik bikin Muak: Pusat Masalah tapi Tak Tahu Diri, Merasa Benar Sendiri dan Ogah Introspeksi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.