Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Derita Tinggal di Bantarkawung, Pinggiran Kabupaten Brebes yang Dianaktirikan Pemkab

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
25 April 2024
A A
Derita Tinggal di Bantarkawung, Kecamatan Pinggiran Kabupaten Brebes yang Dianaktirikan Pemkab (mojok.co)

Derita Tinggal di Bantarkawung, Kecamatan Pinggiran Kabupaten Brebes yang Dianaktirikan Pemkab (wikimedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Tinggal di Bantarkawung Brebes perlu punya stok kesabaran segunung.

Minggu lalu saya menginap di rumah salah seorang sahabat yang berada di Bantarkawung, Brebes. Saya memutuskan bermalam karena keesokan paginya harus menghadiri sebuah acara resepsi pernikahan tidak jauh dari sana. Sebenarnya sudah beberapa kali saya melintasi kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cilacap. Namun, baru kali ini saya benar-benar merasakan tinggal di sana. 

Ketika mengunjungi tempat baru, saya terbiasa mengajak ngobrol warga setempat. Kebetulan di Bantarkawung Brebes ada paman kawan saya. Awalnya sih basa-basi saja menanyakan keluarga dan kegiatan sehari-hari. Lama-kelamaan paman kawan saya ini malah sambat seputar hidup di Bantarkawung. . 

Berdasar obrolan itu, saya menyadari, hidup di kecamatan yang berada di sisi selatan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah itu tidaklah mudah. Sepertinya hidup di sini perlu banyak-banyak bersabar. Begini saya jelaskan. 

#1 Jalan di Bantarkawung Brebes banyak yang rusak

Jalan menjadi salah satu aspek penting dalam mobilitas warga. Kalau jalan di suatu daerah rusak, maka biaya transportasinya akan semakin mahal. Begitu pula dengan biaya logistik akan semakin melangit. Berbicara mengenai akses, jalan yang menghubungkan Bantarkawung dengan kecamatan sebelah seperti Salem dan Bumiayu sebenarnya sudah bagus. Hanya saya, jalanan di dalam kecamatan sendiri yang perlu banyak perbaikan. 

Kendala terbesar memang pada jalan desa yang berada di pelosok Bantarkawung. Kawan saya tinggal di salah satu desa yang jauh dari Jalan Raya Bantarkawung-Salem. Jaraknya dari jalan besar bisa 10 menit masuk ke dalam. Aksesnya sangat memprihatinkan. Kontur jalannya meliuk-liuk, menukik, dan menanjak. 

Ketika menuju desa kawan saya, beberapa kali saya harus berhenti karena kondisi jalan becek. Iya, jalanannya becek karena belum diaspal. Hujan yang turun deras saat sore membuat tanah di pinggir jalan yang didominasi perbukitan menjadi basah. Saya sebenarnya was-was kalau terjadi longsor. 

Seakan tidak cukup berbahaya, perjalanan menuju desa kawan saya dihiasi oleh pohon tinggi yang waktu-waktu bisa tumbang. Ditambah lagi, di jalan itu tidak ada penerangan jalan. Sudah akses jalan rusak, kontur jalan membuat jantung berdetak kencang, minim penerangan pula. Mantap, Lur!

Baca Juga:

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

#2 Jauh dari pusat kota

Paman kawan saya yang sejak dulu tinggal di Bantarkawung menuturkan, kondisi geografis kecamatan satu ini memang sulit. Letaknya berada di perbatasan Cilacap membuat Bantarkawung menjadi salah satu kecamatan yang paling jauh dari pusat kota Brebes. Untuk menuju Alun-Alun Brebes bisa membutuhkan waktu hingga 1 jam 40 menit dengan jarak tempuh 75 kilometer. Itu pun kalau tidak macet. Jika terjebak macet bisa sampai 2 jam, Lur!

Ada beberapa keperluan yang membuat warga di Bantarkawung enggan pergi ke pusat kota yang terkenal sebagai penghasil bawang merah tersebut. Salah satunya saat mengurus surat-surat seperti KK, KTP, akte Kelahiran dan SIM. Bayangkan saja, untuk sekedar mengurus surat izin mengendara di satlantas Brebes, mereka (warga Bantarkawung) harus menempuh perjalanan hingga 2 jam. Pokoknya harus totalitas dan sabar, Lur!

#3 Pemekaran menjadi kunci kemajuan dan peradaban

Pemekaran beberapa wilayah di Jawa Tengah sebenarnya sudah menjadi isu yang terus bergulir. Saya rasa isu ini memang harus terus diangkat ke publik agar menjadi perhatian pemerintah. Menurut saya, pemekaran menjadi faktor penting untuk mengejar ketertinggalan di sebuah daerah. Apalagi untuk daerah yang masih memiliki banyak pekerjaan rumah seperti Brebes. 

Asal tahu saja, selain keteteran mengurus daerah-daerahnya, angka kemiskinan di Brebes tergolong yang paling tinggi. Kalau hanya mengandalkan peran pemerintah kabupaten, saya rasa perlu waktu yang lama untuk membenahi Kabupaten Brebes, khususnya Kecamatan Bantarkawung. Peran pemerintah provinsi dan pusat untuk melakukan pemekaran menjadi secercah harapan bagi masyarakat agar pembangunan dan kesejahteraan semakin merata.

Semua keluhan itu diamini oleh keluarga kawan saya yang tinggal di Bantarkawung. Itu mengapa, warga sebenarnya merindukan pemerataan pembangunan dengan apapun caranya. Mereka sudah bosan dianaktirikan dan nggak diurus. Sebagai bagian dari Kabupaten Brebes, mereka juga ingin diperhatikan  dan jadi sejahtera seperti Brebes kota. 

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kota Banjar Jawa Barat Memang Banyak Kekurangan, tapi Jadi Penyelamat Warga Majenang Jawa Tengah dan sekitarnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 April 2024 oleh

Tags: Bantarkawung Brebesbrebescilacapjawa tengah
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

3 Kuliner Magelang yang Layak Dikenal Orang Banyak selain Kupat Tahu

3 Kuliner Magelang yang Layak Dikenal Orang Banyak selain Kupat Tahu

1 November 2024
Kupat Tahu Bukan Makanan Khas Magelang Paling Enak, Ada Kuliner Lain yang Rasanya Tak Kalah Sedap

Kupat Tahu Bukan Makanan Khas Magelang Paling Enak, Ada Kuliner Lain yang Rasanya Tak Kalah Sedap

22 November 2023
Benteng Pendem Cilacap: Tempat Wisata Penjajahan Kolonial yang Aura Mengerikannya Masih Amat Terjaga

Benteng Pendem Cilacap: Tempat Wisata Penjajahan Kolonial yang Aura Mengerikannya Masih Amat Terjaga

10 Juni 2025
Ilustrasi Ancaman Tenggelamnya Stasiun Semarang Tawang (Unsplash)

Ancaman Tenggelamnya Stasiun Semarang Tawang Menyusul Penurunan Muka Tanah di Semarang Utara

18 Agustus 2024
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani

6 November 2025
5 Makanan Khas Kabupaten Brebes yang Menggoyang Lidah

Melihat Kemiskinan Ekstrem Brebes dari Sudut yang Lain

28 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.