Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can’t Relate!

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
13 Februari 2024
A A
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pekerja Cikarang selalu dicitrakan menyenangkan di medsos. Meski daerahnya jauh dari gegap gempita ibu kota, tapi beda cerita dengan upahnya. UMK Cikarang mirip dengan Ibu Kota. Tentu ini jadi hal yang menyenangkan buat pekerja sana, sesuatu yang orang Jogja tak akan pernah relate.

Gilanya lagi, biaya hidup di Cikarang ternyata tak besar. Setidaknya tak sebesar Ibu Kota lah, padahal upahnya sama. Kenapa ini gila? Tentu saja karena banyak orang bilang, kalau upah besar artinya biaya hidupnya ikutan besar, sesuatu yang bakal dipatahkan begitu saja oleh kota ini.

Tapi, apa benar biaya hidup di Cikarang itu benar-benar terjangkau? Supaya kamu nggak bertanya-tanya, saya sebagai orang Cikarang akan menjawabnya pada tulisan ini.

Biaya sewa kos di Cikarang

Saya mulai dengan membahas biaya sewa kost. Cikarang merupakan salah satu tempat rantau favorit di Jabodetabek, mengingat kota ini salah satu pusat industri serta upahnya begitu tinggi. Nah, ternyata, meski jadi favorit para perantau, bukan berarti harga sewa properti di sini naik gila-gilaan.

Biaya sewa kost di kota ini terhitung masih terjangkau. Masih banyak kos yang harga sewanya nggak sampai Rp1 juta. Malah tak sedikit yang biaya sewanya sekitar Rp500.000-750.000. tentu kondisi seadanya, seperti kata pepatah, “Beggar cant be choosers.”

Biasanya, kost yang sewanya murah agak jauh dari kawasan industri. Mobilitas jadi agak susah sih, tapi setidaknya nggak kena limbah pabrik terlalu sering, lah.

Biaya memiliki rumah

Ini tricky. Sebenarnya memasukkan biaya punya rumah di Cikarang itu sudah salah secara logika karena jelas mahal. UMK Cikarang yang besar tak serta merta bikin kemampuanmu beli rumah meningkat drastis. Kebeli, memang, tapi tetep mencekik. Tapi, bukan berarti tidak ada cara lain untuk bisa punya rumah di Cikarang.

Masih ada cara kedua memiliki rumah di Cikarang, yakni kredit/membeli rumah jadi. Tentu bukan rumah jadi yang ada di perumahan elit lho ya. Itu mah harganya malah lebih mahal daripada bangun rumah sendiri di pinggiran.

Baca Juga:

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

Maksud saya di sini, memiliki rumah di Cikarang dengan kredit/membeli rumah subsidi. FYI, masih banyak perumahan subsidi di kota ini. Bagaimana tidak, lha wong salah satu program rumah murah/subsidi di awal kepemimpinan Presiden Jokowi berada di Cikarang. Saya masih ingat betul nama perumahannya yakni, Villa Kencana Cikarang.

Cukup wajar jika rumah subsidi di Cikarang tergapai oleh pekerja dengan gaji UMK. Tapi, lagi-lagi, kualitas bangunannya tentu tidak sebagus beli rumah “reguler”. Well, yang penting rumah itu serve its purpose. Gitu aja.

Harga makanan

Kendati hanya bekerja sekitar 1-2 tahun di Jakarta, kurang lebih saya tau harga makanan di sana. Hampir mustahil bagi saya menemukan seporsi makanan berat di bawah Rp10 ribu di Jakarta Selatan. Maksud makanan berat di sini bukan yang asal kenyang doang ya. Tapi, harus memenuhi kandungan gizi. Harus ada seratnya, protein, dan karbohidratnya.

Sementara, di Cikarang, masih ada makanan berat dengan harga di bawah Rp10 ribu. Ya, di dekat rumah orang tua saya, masih banyak penjual makanan berat dengan harga segitu. Jadi, banyak varian makanan yang bisa dipilih. Biar nggak bosan makannya.

Melihat dari sedikit fakta di atas, bisa dibilang Cikarang masih begitu aman untuk ditinggali. UMK yang besar tak serta merta diikuti dengan harga yang ikutan besar pula. Jadi, untuk kalian yang berencana merantau ke kota industri ini, jangan ragu lagi. Asalkan gaya hidup kalian tidak ugal-ugalan, hidupmu aman sulaiman.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Calo Kerja, Sisi Gelap di Balik Gemerlapnya Cikarang Kota Industri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2024 oleh

Tags: biaya hidupCikaranggajiharga kosHarga makananharga rumah di cikarangUMK Cikarang
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Harus Punya Tabungan Rp20 Juta di Usia 25 Tahun, Fresh Graduate UMR Jogja Cuma Bisa Nangis Mendengarnya Mojok.co

Harus Punya Tabungan Rp20 Juta di Usia 25 Tahun, Fresh Graduate UMR Jogja Cuma Bisa Nangis Mendengarnya

21 Mei 2024
5 Benefit Karyawan yang Nggak Kalah Berharga dari Gaji Bulanan yang Disodorkan Perusahaan

5 Benefit Karyawan yang Nggak Kalah Berharga dari Gaji Bulanan yang Disodorkan Perusahaan

30 Januari 2024
Cikarang Semakin Merana, Kalah Segalanya dari Kota Bekasi (Unsplash)

Cikarang dan Kota Bekasi, Dua Daerah dari Rahim yang Sama tapi Kesenjangan di Sana bagai Bumi dan Langit

22 Januari 2024
Pengalaman Tinggal di Semarang Menyadarkan Saya kalau Cikarang Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Semarang Menyadarkan Saya kalau Cikarang Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat

23 Februari 2024
Balada Hidup di Jogja: Hidup Susah, Mati Lebih Susah

Balada Hidup di Jogja: Hidup Susah, Mati Lebih Susah

29 Juli 2022
Nyatanya, Bekerja di Jepang Tak Seindah yang di Angan

Kerja di Jepang Bikin Kaya? Ah, Nggak Juga

23 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.