Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Lagu Jawa Itu Magis, Saya Menikmatinya walau Nggak Paham Bahasanya

Muhammad Arifuddin Tanjung oleh Muhammad Arifuddin Tanjung
25 Desember 2023
A A
Lagu Jawa Itu Magis, Saya Menikmatinya walau Nggak Paham Bahasanya Mojok.co

Lagu Jawa Itu Magis, Saya Menikmatinya walau Nggak Paham Bahasanya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini, saya dan kawan-kawan sering memutar lagu Jawa ketika nongkrong atau bincang-bincang santai. Padahal, saya dan teman-teman tidak ada yang bisa Bahasa Jawa. Kami hanya menikmati musiknya tanpa tahu arti di baliknya. 

Awal kesukaan kami akan lagu-lagu ini awalnya karena sering terpapar. Saat ini memang bermunculan grup-grup musik atau band yang membawakan lagu-lagu Jawa. Mereka memadukan antara musik modern dan musik tradisional yang benar-benar ketagihan. Bahkan, ada yang secara berani mencampurkannya dengan hip-hop Bahasa Jawa. Sebut saja NDX A.K.A

Musik yang enak dipadukan dengan suara penyanyinya membuat siapapun bergoyang, minimal kepalanya. Kendati tidak langsung mengerti makna liriknya, lagu dengan bahasa daerah ini sangat bisa dinikmati siapa saja. Perkara lirik, nanti juga bisa dicari di Google. 

Lirik yang ngena

Saya dan kawan-kawan memang tidak bisa Bahasa Jawa, tapi begitu menggemari lirik lagu-lagu Jawa. Kebetulan ada kawan kami yang asli Jawa dan membantu menerjemahkannya. Lirik-liriknya banyak menceritakan kisah percintaan atau asmara yang tidak jauh dari realitas anak muda. Penggambarannya pun begitu nyata, saya bisa benar-benar galau dan hancur mendengarkannya. 

Lagu-lagu yang selalu diputar di tongkrongan saya ada “Rungkad”, “Nemen”, “Kisinan 1”. “Kisinan 2”, “Kelingan Mantan”, hingga “Tewas Tertimbun Masa Lalu”. Kami mendengarkannya sambil meratapi nasib. Anehnya, walau liriknya begitu miris, kami tetap semangat bergoyang. Magis sekali memang lagu Jawa, seseorang sedih dan senang disaat yang bersamaan!

Tidak hanya memotret kegalauan hati seseorang, Lagu Jawa juga ada yang menceritakan kisah percintaan yang manis. Sangat cocok untuk mereka yang sedang mabuk asmara. Misalnya lagi lagu berjudul “Widodari karya Denny Caknan dan Guyo Waton. Lagu itu mengisahkan seorang pria yang menemukan wanita pujaan yang berhasil menghapuskan masa lalu kelam si pria. 

Lagu Jawa punya beragam versi

Selain musiknya yang sopan sekali di kuping dan lirik lagunya yang ngena, saya menyukai lagu Jawa karena punya berbagai versi. Musisi lagu Jawa kerap berkolaborasi membawakan lagu tertentu. Itu mengapa, satu judul bisa punya berbagai versi. Setiap versi biasanya punya keunikan masing-masing. Jadi, pendengarnya tidak pernah bosan. 

Misalnya saja lagu “Nemen” yang aslinya dinyanyikan oleh Happy Asmara, berbagai versi kemudian muncul hingga ada versi hiphop dangdut oleh NDX A.K.A. Lagu-lagu lain seperti “Dumes”, “Kisinan 1”, dan “Kisinan 2” juga punya banyak versi sleian penyanyi aslinya.  Intinya, jangan takut kehabisan pilihan lagu Jawa. 

Baca Juga:

Dear Aktor Ibu Kota, Tidak Semua Dialog Bahasa Jawa Harus Berakhiran O seperti “Kulo Meminto”

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Unik bukan lagu-lagu Jawa? Saran saya sih coba dengar satu atau dua lagu dahulu, siapa tahu cocok. Kalau nggak cocok ya nggak masalah, toh pada akhirnya musik itu masalah selera. Yang penting, coba dengarkan saja dahulu. 

Penulis: Muhammad Arifuddin Tanjung
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Cidro 2 Adalah Lagu Jawa Terbaik, yang Lain Minggir Dulu  

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Desember 2023 oleh

Tags: Bahasa Jawalagulagu bahasa jawalagu jawa
Muhammad Arifuddin Tanjung

Muhammad Arifuddin Tanjung

Seorang sosialis yang percaya bahwa kemanusiaan hanya bisa tegak jika kita berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Pemula yang haus akan ilmu.

ArtikelTerkait

Mari Mengingat Kembali Betapa Misteriusnya Lagu Tinggal Kenangan terminal mojok.co

Mari Mengingat Kembali Betapa Misteriusnya Lagu Tinggal Kenangan

31 Oktober 2021
10 I Want Songs dalam Film Disney Terminal Mojok

10 I Want Song dalam Film Disney

17 Januari 2022
4 Dialek Khas Bojonegoro yang Membuatnya Beda dari Daerah Lain, Jangan Sampai Gagal Paham

4 Dialek Khas Bojonegoro yang Membuatnya Beda dari Daerah Lain, Jangan Sampai Salah Paham

15 Juli 2024
Dear Aktor Ibu Kota, Tidak Semua Dialog Bahasa Jawa Harus Berakhiran O seperti “Kulo Meminto” Mojok.co

Dear Aktor Ibu Kota, Tidak Semua Dialog Bahasa Jawa Harus Berakhiran O seperti “Kulo Meminto”

25 Januari 2026
Cara Bertahan Hidup di Jakarta Jika Gajimu di Bawah UMR Jakarta 2024 depok heru budi jogja

Bisa Sambat Pakai Bahasa Jawa Adalah Privilege, di Jakarta Nggak Mungkin Bisa!

16 Agustus 2024
5 Lagu Dewa 19 yang Sebenarnya Nggak Enak-enak Amat untuk Didengar Terminal Mojok

5 Lagu Dewa 19 yang Sebenarnya Nggak Enak-enak Amat untuk Didengarkan

11 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.