Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

25 Kosakata Bahasa Bali yang Biasa Digunakan Sehari-hari

Ni Putu Roshinta Dewi oleh Ni Putu Roshinta Dewi
22 September 2023
A A
25 Kosakata Bahasa Bali yang Biasa Digunakan Sehari-hari

25 Kosakata Bahasa Bali yang Biasa Digunakan Sehari-hari (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kosakata bahasa Bali yang bisa kamu pakai saat liburan ke Pulau Dewata, nih.

Sudah bukan rahasia lagi bila Bali menjadi salah satu tujuan favorit untuk traveling bagi wisatawan asing maupun domestik. Ada banyak destinasi wisata menarik dan kebudayaan masyarakat Bali yang mampu menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke sana. Buat kamu yang ingin mengunjungi Bali, nggak ada salahnya belajar bahasa Bali supaya makin akrab dengan orang Bali. 

Nah, pada kesempatan kali ini, saya sudah merangkum beberapa kosakata bahasa Bali sehari-hari yang bisa dipelajari dan diharapkan dapat berguna buat kamu jika suatu saat berkesempatan mengunjungi pulau seribu pura ini. Berikut beberapa di antaranya.

#1 Rahajeng

Kosakata bahasa Bali yang biasa digunakan sehari-hari adalah rahajeng. Rahajeng berarti selamat. Kamu bisa menggunakan kata ini ketika akan menyapa orang. Misalnya, rahajeng semeng artinya selamat pagi, rahajeng tengai artinya selamat siang, rahajeng sore artinya selamat sore, dan rahajeng wengi artinya selamat malam.

#2 Om swastyastu

Om swastyastu merupakan salam pembuka. 

#3 Wastan titiang

Setelah mengucapkan salam, kamu bisa memperkenalkan diri. Dalam bahasa Bali, wastan titiang berarti nama saya. Contoh: wastan titiang Dewi (nama saya Dewi). 

#4 Bli/Mbok

Kosakata bahasa Bali selanjutnya yang biasa digunakan sehari-hari adalah bli dan mbok. Jika berada di Bali, kamu dapat menyapa lawan bicaramu dengan sebutan bli untuk laki-laki dan mbok untuk perempuan. Ini mirip dengan panggilan mas dan mbak di Jawa.

Kalau kamu ingin menyapa seorang laki-laki bernama Made, gunakan Bli Made. Sementara kalau kamu ingin menyapa perempuan bernama Putu, gunakan Mbok Putu.

Baca Juga:

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

Pengalaman Motoran Banyuwangi-Bali: Melatih Kesabaran dan Mental Melintasi Jalur yang Tiada Ujung  

#5 Numbas

Jika ingin berbelanja, kamu bisa menggunakan kata numbas yang berarti beli. Contoh: titiang pacang numbas nasi lawar asiki (saya ingin membeli satu porsi nasi lawar).

#6 Aji kuda niki

Kosakata bahasa Bali ini bisa digunakan jika ingin bertanya harga suatu barang. Aji kuda niki berarti berapa harganya ini.

#7 Jaen

Artinya enak.

#8 Matur suksma

Matur suksma artinya terima kasih. Kamu juga bisa menyingkatnya jadi suksma saja. Jangan lupa katakan ini setelah mendapat bantuan dari orang lain di Bali, ya.

#9 Rauh

Kosakata bahasa Bali satu ini mirip dengan bahasa Jawa. Rauh memiliki arti datang, tiba, atau sampai. Kata rauh memang dipengaruhi bahasa Jawa dan sama-sama masuk dalam tingkatan bahasa yang tergolong halus. Contoh: titiang wau pisan rauh saking Jakarta (saya baru datang dari Jakarta).

#10 Melali

Melali digunakan untuk mengajak atau bertanya pada seseorang hendak jalan-jalan ke mana. Kosakata ini sendiri memiliki arti jalan-jalan atau main. Contoh: jagi melali kija? (mau jalan-jalan ke mana?).

#11 Ngajeng

Ngajeng artinya makan.

#12 Pasih

Pasih berarti pantai.

#13 Kuang

Artinya kurang. 

#14 Kenken kabare

Dalam bahasa Bali, kenken kabare berarti apa kabar. Kamu bisa menjawab pertanyaan ini menggunakan becik-becik yang artinya baik-baik.

#15 Ngudiang

Ngudiang berarti lagi ngapain. Kosakata bahasa Bali satu ini bisa kamu gunakan untuk berbasa-basi dengan teman.

#16 Dija

Memiliki arti di mana.

#17 Metaken

Metaken berarti bertanya.

#18 Mangkin

Memiliki arti sekarang. Kosakata bahasa Bali satu ini digunakan untuk mengatakan waktu saat ini.

#19 Mepamit

Artinya pulang. Digunakan saat ingin pamit pulang.

#20 Durung

Durung berarti belum. Kosakata bahasa Bali ini mirip dengan bahasa Jawa, ya?

#21 Ampura

Ampura artinya mohon maaf.

#22 Luas

Luas merupakan kata kerja yang memiliki arti pergi. Contoh: tiang luas ka Surabaya (saya pergi ke Surabaya).

#23 Ten

Memiliki arti tidak. Kamu bisa menggunakan kosakata bahasa Bali ini untuk menolak sesuatu atau mengatakan tidak.

#24 Semeton

Berarti saudara atau warga Bali.

#25 Pipis

Berbeda dengan bahasa Indonesia yang berarti kencing, pipis dalam bahasa Bali berarti uang. Contoh: tiang ngidih pipis (saya minta uang).

Segini dulu ya kosakata bahasa Bali yang biasa digunakan sehari-hari. Setelah mengetahui kosakata di atas, langkah selanjutnya adalah mempraktikannya. Kalau kamu mau tahu lebih banyak tentang Bali, yuk agendakan untuk main ke Pulau Dewata! Ayuh!

Penulis: Ni Putu Roshinta Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 13 Kosakata Bahasa Bali yang Mirip Bahasa di Jawa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 September 2023 oleh

Tags: bahasa balibalikamus terminal
Ni Putu Roshinta Dewi

Ni Putu Roshinta Dewi

Lahir di Jakarta. Scorpio sejati. Lulusan Administrasi. Suka musik dan nulis. Akun instagram: @niputuroshinta

ArtikelTerkait

Bali, Surga Liburan yang Nggak Ideal bagi Sebagian Orang

Bali, Surga Liburan yang Nggak Ideal bagi Sebagian Orang

5 Juni 2025
legalisasi investasi miras mojok

Apa Salahnya Legalisasi Investasi Miras?

3 Maret 2021
Mengenal Sesajen Bali yang Sering Dikaitkan Cerita Mistis terminal mojok

Mengenal Sesajen Bali yang Sering Dikaitkan Cerita Mistis

23 September 2021
11 Istilah Digital Marketing yang Perlu Kamu Ketahui biar Nggak Plonga-Plongo ketika Diajak Diskusi

11 Istilah Digital Marketing yang Perlu Kamu Ketahui biar Nggak Plonga-Plongo ketika Diajak Diskusi

13 Agustus 2023
Menerka Alasan Indomaret Nggak Populer di Bali, Salah Satunya karena Jarang Ada Orang Mumet di Sini!

Menerka Alasan Indomaret Nggak Populer di Bali, Salah Satunya karena Jarang Ada Orang Mumet di Sini!

2 November 2024
12 Singkatan dalam Bahasa Indonesia (Pixabay)

12 Singkatan dalam Bahasa Indonesia yang Nggak Sadar Sering Kita Gunakan

21 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.