Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

4 Anggapan Keliru Terkait UIN Khas Jember yang Bikin Ngelus Dada

Anik Sajawi oleh Anik Sajawi
5 Juli 2023
A A
4 Anggapan Keliru Terkait UIN Khas Jember yang Bikin Ngelus Dada uin jember

4 Anggapan Keliru Terkait UIN Khas Jember yang Bikin Ngelus Dada (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Universitas Islam Negeri Haji Achmad Siddiq atau biasa disingkat UIN KHAS Jember merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) di Kabupaten Jember. Tak heran jika kampus hijau ini menjadi jujugan bagi calon mahasiswa baru yang ada di wilayah Indonesia, utamanya Jawa Timur.

Ini terbukti dari data yang dirilis Kemenag RI saat UM-PTKIN tahun 2023 pada bulan Mei lalu. Sebab, dari ratusan ribu pendaftar di UM-PTKIN, UIN KHAS Jember berada di urutan ke-16 dari 59 PTKIN se-Indonesia sebagai kampus yang paling diminati.

Meski diminati banyak calon mahasiswa, saya sering kali menemukan anggapan keliru mengenai kampus ini dari masyarakat. Saya akan mencoba membahas beberapa anggapan keliru tersebut dan mengungkapkan fakta yang sebenarnya.

#1 UIN KHAS Jember masih STAIN

Saat resmi menjadi mahasiswa UIN Khas Jember, tak jarang saya bertemu orang yang masih menganggap UIN masih STAIN alias Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri. Padahal nomenklaturnya sudah berubah berkali-kali. Mulai dari STAIN ke IAIN pada tahun 2014, dan 7 tahun kemudian, tepatnya tahun 2021, IAIN Jember berubah menjadi UIN KHAS Jember. Perubahan nomenklatur kampus ini mencerminkan perkembangan institusi menjadi lembaga pendidikan yang lebih komprehensif dengan jenjang pendidikan yang lebih luas, lho.

#2 Milik perumahan elite

Fyi, sebelum perubahan nomenklatur dari IAIN menjadi UIN pada tahun 2021, gerbang masuk di kampus hijau ini kala itu bersanding dengan Perumahan Pesona Surya Milenia Jember dengan ukuran yang sama besarnya. Maka tak heran kalau UIN sering dikaitkan dengan perumahan elite tersebut.

Perlu diketahui bahwa UIN KHAS Jember bukan kampus yang dimiliki oleh perumahan tersebut. Meskipun jalur masuknya sama dengan jalur masuk Perumahan Pesona Surya Milenia dan berbagi plang nama, UIN merupakan institusi pendidikan tinggi yang terpisah dan memiliki otonomi dalam pengelolaannya.

#3 Berada di pusat kota Jember

Sebagian calon mahasiswa baru yang datang ke Kabupaten Jember mungkin akan mengira jika lokasi kampus UIN KHAS Jember berada di tengah kota berdekatan dengan kompleks kampus lainnya seperti UNEJ, UMM, atau Polije yang berada di Kecamatan Sumbersari. Padahal faktanya kampus UIN berada di Kecamatan Kaliwates.

Tapi nggak usah sedih meskipun lokasi kampus hijau nggak berada di tengah kota. Lokasinya yang jauh dari tengah kota ini membuat biaya hidup di sekitaran kampus ini tergolong murah ketimbang biaya hidup di tengah kota. Nggak percaya? Ya coba ke sini dan buktikan sendiri.

Baca Juga:

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

#4 Dikira mahasiswa UNEJ saat memakai jas almamater

Di Jember, ada dua kampus yang memiliki jas almamater dengan mirip, yaitu UIN dan UNEJ. Warna jas almamater kedua kampus ini adalah biru dongker. Warna biru dongker ini memang masih bagian dari warna utama biru, namun lebih gelap dan tetap kalem, mirip warna seragam SMP.

Gara-gara warna jas almamater yang mirip dengan kampus lain ini tak jarang membuat saya sering dikira mahasiswa UNEJ. Kalau nggak kelihatan logo kampusnya, orang nggak bakal tahu kalau saya mahasiswa UIN.

Itulah beberapa anggapan keliru terkait UIN KHAS Jember yang tak jarang bikin saya sebagai mahasiswa mengelus dada. Semoga setelah membaca artikel ini, semua orang memahami fakta yang sebenarnya dan nggak ada lagi orang yang salah paham, ya.

Gimana? Calon mahasiswa baru ada yang tertarik untuk kuliah di kampus hijau ini juga?

Penulis: Anik Sajawi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kampus Paling Unggul di Jember Adalah UIN KHAS Jember.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Juli 2023 oleh

Tags: jawa timurjemberkampus jemberUIN KHAS Jember
Anik Sajawi

Anik Sajawi

Anak bungsu ideoligis Jean-Paul Sartre yang menulis untuk keabadian. Gemar menonton drama korea yang sesekali menulis untuk berbagi cerita.

ArtikelTerkait

Trans Jatim, Satu-Satunya Proker Gubernur Jawa Timur yang Patut Diapresiasi

Trans Jatim, Satu-Satunya Proker Gubernur Jawa Timur yang Patut Diapresiasi

15 September 2024
oleh-oleh khas jember

6 Oleh-oleh Khas Jember yang Wajib Dicoba

26 Desember 2021
Alun-alun Surabaya, Tempat Wisata Baru yang Menarik untuk Dikunjungi

Alun-alun Surabaya, Tempat Wisata Baru yang Menarik untuk Dikunjungi

6 Maret 2022
Bertahun-tahun Hidup di Sumenep Madura Bikin Saya Nggak Sadar kalau 3 Kebiasaan Ini Aneh di Mata Orang Jember Mojok.co

Bertahun-tahun Hidup di Sumenep Madura Bikin Saya Nggak Sadar kalau 3 Kebiasaan Ini Ternyata Aneh di Mata Orang Jember

20 Juni 2024
PO Borobudur, Penguasa Jalanan Jember-Banyuwangi yang Mulai Ditinggalkan para Penumpang

PO Borobudur, Penguasa Jalanan Jember-Banyuwangi yang Mulai Ditinggalkan para Penumpang

14 November 2023
menagih utang tips agar tak kena denda karena telat bayar utang kuhperdata mojok.co membyara utang nagih utang tukang tagih

Pengalaman Saya Menjadi Tukang Tagih di Koperasi Swasta

4 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga
  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.