Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Seragam KKN Itu Nggak Ada Faedahnya, Sumpah!

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
13 Juni 2023
A A
Seragam KKN Itu Nggak Ada Faedahnya, Sumpah!

Ilustrasi mahasiswa KKN (Irmen Jagau/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jujur, sampai sekarang, sampai tulisan ini ditulis saya masih nggak paham, kenapa para mahasiswa itu kalau sedang KKN pakai seragam. Padahal, ketika mereka kuliah, nggak ada tuh seragam-seragaman. Mentok paling jas kampus, atau jas praktikum bagi anak saintek. Itu pun nggak dipakai setiap hari. Lah, ini, KKN, hampir setiap hari pakai seragam di lapangan, entah bentuk kaos, jaket, PDH dan yang lainnya.

Apa iya itu gara-gara historisitas awal kemunculan KKN di tahun 1971 yang dilakukan tiga kampus di Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Hasanudin, dan Universitas Andalas. Kala itu ya memang mahasiswa UGM khususnya mengenakan kemeja putih yang seragam ketika KKN. Namun, kalo dipikir-pikir apa iya kita harus manut begitu saja dengan sejarah ini? Apakah kita nggak boleh membongkar kelanggengan pola berpikir aneh ini?

Saya sendiri melakoni salah satu tri dharma perguruan tinggi itu pada 2020 yang lalu, tepatnya di masa-masa sulit pandemi melanda. Tidak begitu banyak yang dapat kami lakukan saat itu karena pembatasan di sana sini. Walhasil, orientasi program kami tidak jauh seputar penanganan pandemi.

Salah seorang ada yang mengusulkan tentang pembuatan seragam KKN, yang mungkin ia berkaca pada anak-anak KKN yang lain. Namun, entah kenapa kebanyakan dari anggota kelompok kami kurang menyepakati itu. Nggak ada yang mau pakai seragam khusus KKN, entah jaket, PDH atau sekadar kaos biasa ala partai.

Nggak ada korelasi antara seragam KKN dan program pemberdayaan

Bagi kami kala itu, yang nggak mau mengenakan seragam KKN, kalo dipikir-pikir nggak ada korelasi antara seragam dan proyek penanganan pandemi saat itu. Maksudnya, emangnya kalo pakai seragam lantas programnya semakin lancar, sukses dan berhasil gitu? kan, nggak. Seragam ya seragam, program ya program, keduanya nggak saling terkait sama sekali.

Ya bayangin aja, salah satu program kami itu yakni membuat alat yang membantu seseorang memakai hand sanitizer tanpa harus menyentuhnya, alias menggunakan kaki untuk mengeluarkan cairannya. Nah, di situ apa korelasinya seragam dengan alat itu coba? Seragamnya mau dipakek lap kalau ada yang becek gitu?

Hanya persoalan kedisiplinan

Dan, menurut saya pribadi, seragam KKN itu hanya persoalan kedisiplinan. Kalau pakai seragam ya keliatan disiplin gitu aja, keliatan rapi, tertata dan semacamnya. Ibarat anak SD yang pakai seragam putih merah kalau gerumbel jadi kelihatan lautan yang berwarna serupa gitu aja.

Namun, asal kalian tau, konsep disiplin dalam perkembangan filosofis abad dua puluh, oleh Foucault misalnya, itu justru memaknai disiplin sebagai bentuk penindasan, ketidakbebasan, pengerangkengan dan lain semacamnya. Seragam adalah bentuk ketidakbebasan berekspresi oleh individu.

Baca Juga:

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

Landasan filosofis ini juga lah yang menjadi alasan mengapa mahasiswa nggak pakai seragam ketika kuliah sebagaimana siswa sekolah. Mereka dibebaskan mengenakan pakaian apa pun yang berbeda satu sama lain sesuai kreatifitas masing-masing. Tapi kok anehnya, si mahasiswa ini dilalah pas KKN nya malah seragaman. Why?

Baca halaman selanjutnya

Menciptakan sekat sosial

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2023 oleh

Tags: KKNpemborosanseragamunfaedah
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

Desa Bumiayu Magelang, Desa Paling Seronok untuk KKN (Unsplash)

Benefit KKN di Kota Memang Banyak, tapi KKN di Desa Jauh Lebih Seronok. Apalagi di Desa Bumiayu Magelang!

8 September 2024
mantan pacar

Pacarku Dapat Pacar Baru di Lokasi KKN

10 Juni 2019
3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok KKN di Gunungkidul

3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok KKN di Gunungkidul

20 Mei 2024
kkn kkn keluar jawa mojok.co

8 Tipe Mahasiswa yang Selalu Ada di Kelompok KKN

30 Juni 2020
Pengalaman Bertahan Hidup Selama KKN dengan Iuran Rp300 Ribu: Proker Bisa Tetap Jalan meski Dompet Pas-pasan

Pengalaman Bertahan Hidup Selama KKN dengan Iuran Rp300 Ribu: Proker Bisa Tetap Jalan meski Dompet Pas-pasan

25 Agustus 2025
kuota pendidikan kuota internet uin sunan ampel surabaya kkn online Ketahui Etika Tethering biar Teman Nggak Gedeg Sama Kamu yang Fakir Kuota

Alasan Keterlambatan Pembagian Kuota Internet KKN UIN Sunan Ampel Tahun Ini

16 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

1 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya Mojok.co

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya-Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.