Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Derita Hidup di Bugelan, Daerah Terpencil di Wonogiri yang Dibenci Kurir Paket

Shelyana Wulandari oleh Shelyana Wulandari
2 April 2023
A A
Derita Hidup di Bugelan, Daerah Terpencil di Wonogiri yang Dibenci Kurir Paket

Derita Hidup di Bugelan, Daerah Terpencil di Wonogiri yang Dibenci Kurir Paket (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Desa Bugelan, Wonogiri, adalah tempat yang “dibenci” kurir paket

Orang sering mengenal Kabupaten Wonogiri sebagai produsen mi ayam dan bakso yang enak. Bahkan, kemarin saat saya berkunjung ke Labuan Bajo, tidak ada 5 menit keluar dari bandara, saya langsung ketemu penjual mi ayam bakso Wonogiri. Namun, ini bukan tentang mi ayam.

Ada salah satu kecamatan di Wonogiri bagian Timur yang letaknya berbatasan langsung dengan Kabupaten Pacitan. Jaraknya dari pusat kabupaten sekitar 51 km, dengan jarak tempuh sekitar 1 jam kalau mengendarai mobil, dan bisa sampai 2 jam kalau naik bus Gunung Mulia. Namanya Kecamatan Kismantoro, sebuah tempat yang dulu waktu SMP tidak saya temukan di peta Indonesia. Kecamatan tersebut tergolong sebagai kecamatan cukup pencil, terdapat 10 desa dan saya tinggal di desa yang terpencil dari kecamatan paling pencil ini, aduh sedihnya.

Namanya Desa Bugelan, Kecamatan Kismantoro. Teman-teman sering mewanti-wanti saya untuk mencari pacar orang kota supaya saat menikah, mereka tidak harus naik gunung dan membelah hutan. Saat SMP, saya bersekolah di SMP 1 Kismantoro dengan jarak rumah ke sekolah saya sekitar 9 km dan beberapa kali tidak masuk sekolah karena jalanan tertutup oleh tanah longsor. Pernah juga tergelincir masuk kubangan lumpur hingga saya dikira habis membajak sawah. Tapi itu sekitar tahun 2016. Sekarang jalanan sudah mulai membaik.

Sinyal internet yang aduhai

Sinyal internet juga baru bisa lancar akhir-akhir ini. Namun yang bisa dipakai hanya sinyal telkomsel saja. Saat masih remaja, saya juga sering gagal PDKT karena selalu slow respons balas chat. Gebetan saya juga tidak bisa telepon karena sinyal tidak mendukung. Jadi, beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk memasang wifi di rumah. Bukan IndiHome yaa, karena IndiHome belum bisa sampai ke rumah. Saya memakai jasa wifi tetangga saya. Itu pun saya sering sekali komplain karena beberapa kali saya menjadi MC di sebuah acara, tiba-tiba wifi saya mati. Itu benar-benar membuat saya stress.

Hal yang membuat saya menderita lainnya adalah seringnya terjadi pemadaman listrik di Bugelan. Saya kesal sekali karena saat terjadi pemadaman listrik, saya jadi tidak bisa mengerjakan tugas kuliah maupun bekerja. Semua akses internet dan wifi tentu mati total. Sedangkan jika ingin pergi ke tempat lain yang terdapat akses internet, jaraknya cukup jauh. Pernah saya menangis saat ujian akhir semester lalu (saat pandemi), tiba-tiba listrik mati di tengah-tengah ujian. Tentu saya sangat panik dan akhirnya setiap kali ujian, saya tidur di tempat teman saya yang beda provinsi.

Saking kesalnya, beberapa kali saya chat akun official PLN di twitter sambil marah-marah dan curhat kalau dosen saya killer. Namun, tentu hal tersebut tidak mengubah apa-apa, hanya membuat saya lega. Kemarin, saya meminta nomor telepon bapak-bapak petugas PLN dari ketua RW untuk menanyakan kapan listrik mulai hidup karena sudah lebih dari 10 jam mati listrik. Ternyata banyaknya gangguan dari pohon tumbang, tanah longsor, dan semacam itulah yang membuat listrik di tempat saya sering mati.

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Anak Muda Muak Hidup di Wonogiri, Cari Kerja Susah apalagi yang Memberi Upah Layak

Alasan Wonogiri Masih dan Akan Selalu Jadi Ibu Kota Bakso Indonesia, Malang Minggir Dulu!

Kurir paket “benci” Bugelan…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 2 April 2023 oleh

Tags: bugelankurir paketWonogiri
Shelyana Wulandari

Shelyana Wulandari

Mahasiswa teknik yang bercita-cita menjadi seorang penulis.

ArtikelTerkait

Solo Punya Segalanya, tapi Masih Kalah Pamor sama Jogja

Kasihan Solo, Selalu Dibandingkan dengan Jogja, padahal Perbandingannya Kerap Tidak Adil!

27 November 2025
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

8 Oktober 2022
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Anda Lakukan di Wonogiri, Patuhi, ketimbang Situ Malu!

6 Agustus 2023
Saya Yakin Nggak Akan Ada Razia Mi Ayam Wonogiri, sebab Kami Cinta Damai dan Memilih Fokus Mengejar Rezeki kabupaten wonogiri mie ayam wonogiri

4 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Jogja kepada Perantau Asal Kabupaten Wonogiri

28 Januari 2025
pengalaman anak-anak dikejar sapi saat main ke wonogiri mojok.co

Pengalaman Dikejar Sapi saat Berkunjung ke Wonogiri

2 Juni 2020
Anak Muda Muak Hidup di Wonogiri, Cari Kerja Susah apalagi yang Memberi Upah Layak Mojok.co

Anak Muda Muak Hidup di Wonogiri, Cari Kerja Susah apalagi yang Memberi Upah Layak

23 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Blora Bukan Tempat Tinggal yang Tepat untuk 4 Orang Ini

Mampukah Blora Bangkit dari Julukan Pelosok dan Daerah Tersepi?

10 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.