Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Derita Hidup di Bugelan, Daerah Terpencil di Wonogiri yang Dibenci Kurir Paket

Shelyana Wulandari oleh Shelyana Wulandari
2 April 2023
A A
Derita Hidup di Bugelan, Daerah Terpencil di Wonogiri yang Dibenci Kurir Paket

Derita Hidup di Bugelan, Daerah Terpencil di Wonogiri yang Dibenci Kurir Paket (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kurir paket yang “benci” Bugelan

Namun, penderitaan itu juga masih belum berakhir. Saya yang berkuliah di luar daerah tentu bisa membandingkan bagaimana pelayanan kurir dari desa saya dan daerah lain. Kurir paket tidak pernah mau mengantar sampai rumah. Bahkan beberapa ada yang hanya mau mengantar sampai kecamatan. Padahal jaraknya lumayan jauh, sekitar 9 km. Saya juga pernah meminta untuk diantar ke rumah, namun kurir selalu menolak karena rumah saya yang jauh dan jalanan menuju rumah yang susah. Alhasil, pernah paket saya baru sampai rumah setelah 1 minggu padahal saya tidak pesan pre-order.

Saya juga pernah marah-marah ke kurir karena saat itu saya membeli sebuah tas yang harganya menurut saya agak mahal. Saya rela menabung agar bisa membeli tas tersebut. Namun, tiba-tiba saja kurir telah menyelesaikan pengiriman dengan penerima atas nama saya, padahal saya belum menerima paket tersebut. Saya melihat bukti pengiriman hanya sebuah foto putih yang tidak ada gambar apa-apa selain seperti kilauan cahaya surga. Lha?

Saya panik karena saya pikir ada orang lain yang mengaku sebagai saya dan menerima paket tersebut. Alhasil, saya pergi ke kantor cabang ekspedisi yang jaraknya 15 km dari tempat saya, Bugelan, untuk menanyakan perihal paket yang saya beli.

Salah ora gelem ngaku salah

Namun, sampai sana ternyata kurirnya justru marah-marah. Katanya, daerah saya itu bukan tugas dia dan dia hanya dimintai tolong. Saya bilang kalau seharusnya kurir itu menghubungi saya dulu dan memberitahu paket saya dimana. Namun, pak kurir tetap marah-marah dan bilang itu bukan tanggung jawab dia.

Saya lalu bertanya letak paket saya di mana, dan ternyata paket saya dititipkan ke sebuah bengkel yang terletak di desa lain. Saya jadi tidak habis pikir, kenapa paket saya dikasihkan ke bengkel. Mungkin karena nama second account saya ada embel-embel bengkelnya kali ya?

Setelah saya tanya, ternyata pemilik bengkel ini kenal dengan salah satu tetangga saya. Namun, tentu hal tersebut tidak sebaiknya dilakukan karena bisa saja paket saya tidak diantar ke rumah. Saya akhirnya menuju bengkel untuk mengambil paket saya.

Namun, saat saya sampai bengkel ternyata paket saya tidak ada. Paket tersebut berada di rumah pemilik bengkel yang terdapat di desa lain lagi. Saya benar-benar merasa dongkol hingga salah satu karyawan dari bengkel tersebut menelpon atasannya dan 30 menit kemudian paket saya dibawa oleh pemilik bengkel tersebut. Saya akhirnya pulang dengan perasaan marah dan kesal sekali. Setelah sampai rumah, saya langsung memberi rating bintang 1 pada google maps di ekspedisi tersebut.

Begitulah derita yang sering terjadi ketika saya hidup di Desa Bugelan. Namun, dari semua penderitaan yang saya alami, saya tetap sering merasa kangen kalau sedang pergi merantau jauh dari rumah. Selain karena suasananya yang masih damai, desa ini juga memiliki pemandangan alam yang indah. Jadi, setiap kali pulang rasanya bisa menyegarkan pikiran lagi untuk nanti bisa lebih produktif saat mulai kerja di kota lain.

Baca Juga:

Kasihan Solo, Selalu Dibandingkan dengan Jogja, padahal Perbandingannya Kerap Tidak Adil!

Kurir Paket Itu Juga Kerja, Jadi Jangan Bikin Kerja Mereka Kacau dengan Seenaknya Ganti Jadwal Pengiriman!

Penulis: Shelyana Wulandari
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Wonogiri Ramenya Cuma Waktu Lebaran Pala Kau, Main-mainlah Sini biar Paham!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 2 April 2023 oleh

Tags: bugelankurir paketWonogiri
Shelyana Wulandari

Shelyana Wulandari

Mahasiswa teknik yang bercita-cita menjadi seorang penulis.

ArtikelTerkait

Pantai Gading Purba, Pantai di Wonogiri yang "Menipu" Wisatawan

Pantai Gading Purba, Pantai di Wonogiri yang “Menipu” Wisatawan

21 Mei 2025
Solo Punya Segalanya, tapi Masih Kalah Pamor sama Jogja

Kasihan Solo, Selalu Dibandingkan dengan Jogja, padahal Perbandingannya Kerap Tidak Adil!

27 November 2025
bukit cumbri

Bukit Cumbri, Tempat Melepas Penat di Atas Awan Wonogiri

14 Juni 2023
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Wonogiri, Tempat Terbaik untuk Hidup, Tempat yang Tepat untuk Lari dari Kecemasan

16 Juli 2023
Ironi Sukoharjo Jawa Tengah: Punya Slogan Sukoharjo Makmur, tapi Penduduknya Memilih Kabur untuk Merantau kabupaten sukoharjo, solo baru kereta batara kresna wonogiri ka batara kresna

Kereta Batara Kresna Kini Makin Cepat, Perantau Wonogiri Makin Full Senyum, Main ke Jogja Jadi Lebih Mudah

15 Februari 2025
Lika-liku Kurir Paket: Paket Banyak, Sambat. Paket Dikit, Bingung

Lika-liku Kurir Paket: Paket Banyak, Sambat. Paket Dikit, Bingung

29 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026
Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

17 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.