Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Naik Jembatan Penyeberangan di Kota Bandung: Alih-alih Aman, Malah Bisa Celaka

Rahadian oleh Rahadian
16 Maret 2023
A A
Naik Jembatan Penyeberangan di Kota Bandung: Alih-alih Aman, Malah Bisa Celaka

Naik Jembatan Penyeberangan di Kota Bandung: Alih-alih Aman, Malah Bisa Celaka (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seminggu lalu, saya mengisi waktu dengan jalan-jalan ke mall BIP (Bandung Indah Plaza). Saat berada di depan mall untuk duduk nongkrong, ada ibu-ibu lansia meminta bantuan saya untuk menyebrang. Agar lebih cepat dan aman, saya lalu mengantarkannya ke jembatan penyeberangan orang yang berada tak jauh dari mall tersebut.

Namun, saat akan naik, saya mengurungkan menggunakan JPO. Saya memutuskan menyeberangkannya lewat jalan saja. Sebabnya, saya melihat kondisi jembatan ini tak bersahabat untuk lansia.

Dari apa yang saya alami ini, saya menyimpulkan kalo kualitas jembatan penyeberangan orang di Kota Bandung tak dapat dimungkiri memang sangat buruk. Saking buruknya, alih-alih ingin cepat dan aman untuk menyeberang, kita malah bisa celaka kalo nggak ekstra hati-hati saat melewati jembatan.

Makanya, daripada terjadi hal yang tak diinginkan dengan ibu-ibu lansia itu semisal terpeleset, saya lebih baik membantu menyeberangkannya lewat jalan saja.

Anak tangga jembatan penyeberangan sempit dan licin

Anak tangga jembatan penyeberangan di Kota Bandung sangat sempit. Makanya, kalo mau menyeberang, mesti berhati-hati. Bagi saya yang masih berusia muda, nggak begitu masalah. Dengan kekuatan fisik yang masih prima, saya masih bisa melewatinya dengan hati-hati. Tapi, bagi lansia yang kekuatan fisiknya sudah menurun, tentunya menjadi masalah.

Beberapa hari lalu, saya penasaran ingin mencoba jembatan lainnya. Saya lalu berkunjung ke jembatan penyeberangan yang berada di dekat Mall Metro Trade Center. Ternyata, kualitas jembatannya tak jauh beda dengan jembatan yang ada di depan mall BIP. Ya, sama-sama berbahaya untuk dilewati.

Saat itu, sedang hujan. Saya pun hampir terpeleset saat melewati anak tangga. Untung saja, saya lekas memegang pegangan tangga. Seharusnya, lantai anak tangga berpermukaan kasar. Kenapa? Ya tentu saja agar tak licin saat hujan.

Rawan tindakan kriminal

Saya teringat dengan cerita teman saya yang pernah jadi korban kejahatan Jadi, beberapa bulan lalu, teman saya ini pernah menyeberang jalan menggunakan jembatan penyeberangan. Saat itu, memang sedang sepi. Tiba-tiba, teman saya ini ditodong beberapa orang. Untung saja, teman saya ini bisa melawan mereka lalu melarikan diri.

Baca Juga:

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

Memang, JPO menjadi area yang rawan tindakan kriminal. Sebab, areanya memang tertutup dari perhatian orang-orang. Seharusnya, demi keselamatan dan kenyamanan pengguna, ada kamera CCTV di setiap JPO.

Jadi tempat nongkrong

Nah, saat saya melewati JPO yang berada di dekat mall MTC itu, ada banyak orang yang nongkrong di sana. Ada yang tidur, duduk-duduk, rebahan, hingga merokok. Hal tersebut bikin orang nggak enak buat lewat. Ya sebenernya sih nggak apa-apa, cuman kan memang bukan itu peruntukannya.

Gimana orang mau naik jembatan penyeberangan, kalo memang nggak aman dan aman. Padahal, fasilitas itu bertujuan untuk meminimalisir terjadinya tabrakan antara orang dengan kendaraan di jalan raya.

Rakyat ini sudah membayar pajak. Tentunya, pajak ini dialokasikan juga untuk membangun fasilitas umum termasuk jembatan penyeberangan. Maka, sudah seharusnya menjadi kewajiban pemerintah setempat untuk memperbaiki kualitas jembatan ini. Alih-alih ingin aman dan nyaman menyeberang, naik jembatan ini malah bisa bikin orang celaka. Sulit.

Penulis: Rahadian
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pelican Crossing di Malang: Antara Ada dan Tiada

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Maret 2023 oleh

Tags: Bandungjembatan penyeberangantidak aman
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Siomay dan Batagor di Jogja Nggak Ada yang Enak bagi Lidah Orang Bandung

Siomay dan Batagor di Jogja Nggak Ada yang Enak bagi Lidah Orang Bandung

27 Mei 2025
Bandung Lautan Air, Identitas yang Jelas Nggak Ada Bagus-bagusnya

Bandung Lautan Air, Identitas yang Jelas Nggak Ada Bagus-bagusnya

6 Desember 2023
Anugerah 'Bandung Dilingkung ku Gunung', Rekomendasi Tempat Camping di Pinggiran Kota Bandung  terminal mojok

Anugerah ‘Bandung Dilingkung ku Gunung’, Rekomendasi Tempat Camping di Pinggiran Kota Bandung 

13 Juni 2021
4 Aturan Tidak Tertulis supaya Nyaman Tinggal di Semarang

Semarang Jarang Masuk Daftar Kota yang Romantis, padahal Punya Banyak Modal untuk Jadi Kota (Paling) Romantis

1 Februari 2025
Taman Sejarah Bandung Kurang Fasilitas Pendukung (Unsplash)

Taman Sejarah Bandung, Katanya Taman Sejarah, tapi Fasilitasnya Tidak Mendukung

21 Juli 2024
3 Modifikasi Makanan yang Nggak Masuk Akal di Bandung batagor bandros lotek jajanan bandung terminal mojok.co

3 Modifikasi Makanan yang Nggak Masuk Akal di Bandung

9 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

9 Mei 2026
Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026
Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

9 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.