Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Oversharing tentang Enaknya Kerja di Jepang Nggak Masalah, tapi Tolong Cerita Juga Bagian Nggak Enaknya

Primasari N Dewi oleh Primasari N Dewi
9 Februari 2023
A A
Oversharing tentang Enaknya Kerja di Jepang Nggak Masalah, tapi Tolong Cerita Juga Bagian Nggak Enaknya

Oversharing tentang Enaknya Kerja di Jepang Nggak Masalah, tapi Tolong Cerita Juga Bagian Nggak Enaknya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini di media sosial gencar postingan tentang enaknya kerja di Jepang. Katanya, nggak perlu jago berbahasa Jepang, cukup dengan bahasa Inggris. Selain itu, katanya hidup di Jepang juga serba praktis. Yah, faktanya kerja di Jepang memang demikian.

Sayangnya, hal-hal tadi belum tentu bisa dirasakan semua orang. Ada juga sisi nggak enaknya kerja di Jepang yang seharusnya juga diungkapkan di media sosial.

Nggak semua perusahan Jepang open-minded

Kebetulan ada satu orang Indonesia yang saya follow di media sosial dan blio bekerja di bidang IT dari sebuah perusahan Jepang yang sudah go international. Blio akhir-akhir ini senang posting soal enaknya kerja di Jepang. Tentu saja postingannya terlihat enak-enak saja sebab perusahaan tempatnya bekerja mengadaptasi sistem kerja luar negeri yang mementingkan kualitas pekerjaan, bukan gaya kerja Jepang kuno.

Minum-minum setelah kerja, lembur yang berlebihan, hingga hubungan senior-junior yang ketat merupakan sederet sisi gelap dunia kerja di Jepang. Selain itu, biasanya perusahaan Jepang akan merotasi karyawan ke cabang lainnya sehingga kadang seorang karyawan nggak hanya menguasai satu jenis pekerjaan, tapi jenis pekerjaan lainnya juga wajib dikuasai. Belum lagi soal berisiknya atasan kalau pekerjaan belum selesai sampai harus konfirmasi berulang kali.

Lha, kalau yang diposting soal kerja di Jepang adalah sistem kerja WFH, ya jelas nggak bisa dibandingkan. Kalau WFH sih memang senikmat-nikmatnya pekerjaan. Kita nggak perlu berangkat ke kantor, hemat makan siang plus biaya lainnya pula. Padahal kan nggak semua kerjaan “enak” di Jepang seperti itu.

Sosialisasi dengan manusia lainnya

Hal lain yang nggak dibagikan orang-orang soal kerja di Jepang adalah hubungan antarpekerja. Sebenarnya nggak cuma di Jepang sih, di Indonesia juga mungkin bisa kita jumpai hal serupa. Tapi, kalau di Jepang, selain hubungan yang kaku, kadang para karyawan terlalu memaksakan diri untuk bersosialisasi satu sama lain.

Misalnya nih beberapa karyawan ada yang mengadakan jamuan makan malam di tempat kerja sambil membawa pasangannya, mengundang teman kantor ke rumah, main golf bareng, dll. Penginnya sih biar akrab, tapi biasanya malah jadi kaku kayak kanebo kering.

Diskriminasi orang asing

Salah satu yang jarang sekali dibagikan soal dunia kerja di Jepang adalah diskriminasi terhadap orang asing. Sebenarnya kalau masih dalam batas bisa ditoleransi, urusan diskriminasi ini biasanya nggak usah terlalu dipikirkan, sih.

Baca Juga:

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

Diskriminasi yang terjadi biasanya dianggap “rendah” ketimbang karyawan lokal sana. Biasanya sih pekerja kasar seperti di konstruksi bangunan yang menerima perlakuan nggak menyenangkan.

Upah lembur yang nggak dibayar

Bicara soal upah memang agak sensitif, ya, apalagi upah lembur yang nggak dibayar. Sekali dua kali nggak dibayar dan jumlahnya sedikit mungkin nggak masalah, tapi lama-lama kalau diperlakukan nggak adil dan semena-mena ya siapa juga yang tahan. Kalau terjadi kasus seperti ini biasanya kita bisa melaporkan ke pihak berwenang sambil menunggu dan berdoa semoga ada solusinya.

Rentan kesepian

Sudah bukan rahasia lagi kalau kerja di Jepang bisa bikin siapa pun stres lantaran tekanan dan ritme pekerjaan yang sangat tinggi. Jam tidur jadi terbatas dan waktu untuk diri sendiri tak jarang harus dikorbankan demi kerjaan. Kalau sudah begini, biasanya seseorang bakal merasa kesepian dan muncul perasaan hampa.

Eh, tapi kalau ini tergantung individu masing-masing juga. Ada orang yang bisa menghadapi situasi ini dengan baik, tapi ada juga yang merasa stres. Yah, hati orang siapa yang tahu, kan?

Namanya juga media sosial, apa pun yang dishare ya kalau bisa yang bagus-bagusnya saja. Kalau banyak mengeluh nantinya takut dibilang alay dan nggak bersyukur. 

Penulis: Primasari N Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pengin Kerja di Jepang? Nih, Rincian Biaya yang Harus Dikeluarkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2023 oleh

Tags: bekerjajepangKaryawankerja di jepang
Primasari N Dewi

Primasari N Dewi

Saat ini bekerja di Jepang, menjalani hari demi hari sebagai bagian dari proses belajar, bertahan, dan berkembang.

ArtikelTerkait

Punya mobil di Jepang itu mahal

Punya Mobil di Jepang Itu Mahal dan Ribet

7 November 2021
5 Pertanyaan yang Kerap Ditanyakan ke Anak Karyawan Pabrik Indofood

5 Pertanyaan yang Kerap Ditanyakan ke Anak Karyawan Pabrik Indofood

19 Maret 2022
3 Alasan Orang Jepang Betah Kerja di Indonesia

3 Alasan Orang Jepang Betah Kerja di Indonesia

2 Januari 2023
Quiet Quitting: Seni Bekerja Seperlunya dengan Istilah yang Lebih Ribet Aja

Quiet Quitting: Seni Bekerja Seperlunya dengan Istilah yang Lebih Ribet Aja

3 September 2022
kimetsu no yaiba demon slayer corps fans fandom forum diskusi manga anime terbaik mojok.co

Kalau Fans ‘Kimetsu no Yaiba’ Banyak Dibenci, Itu Memang Beralasan

10 September 2020
Ribetnya Urusan Mandi di Jepang Terminal Mojok

Ribetnya Urusan Mandi di Jepang

3 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.