Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Perbedaan Laundry Kiloan dan Laundry Self Service, Kamu Pilih yang Mana?

Tiara Uci oleh Tiara Uci
2 November 2022
A A
Perbedaan Laundry Kiloan dan Laundry Self Service, Kamu Pilih yang Mana?

Perbedaan Laundry Kiloan dan Laundry Self Service, Kamu Pilih yang Mana? (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Budayakanlah malas mencuci, karena mencuci adalah tugas kami.

Kalimat di atas terpampang di tempat laundry langganan saya di Surabaya. Meskipun bisa mencuci sendiri di rumah, sebagai buruh yang bekerja 8 jam penuh, kadang saya sudah merasa capek bekerja dan nggak punya tenaga lagi untuk sekadar mencuci baju sendiri. Penginnya ya rebahan saja di rumah.

Kemalasan saya—dan juga beberapa dari kalian—ternyata memiliki sumbangsih untuk memutar roda ekonomi sebuah bangsa, utamanya jasa laundry. Coba bayangkan kalau kita semua rajin mencuci baju sendiri di rumah, wah, usaha laundry bisa terancam bangkrut, Rek. Nggak nyangka kemalasan kita jadi berkah untuk orang lain. Pertahankan!

Di Surabaya sendiri ada ribuan usaha laundry, jumlahnya mungkin lebih banyak dari gerai Indomaret. Saking banyaknya, kadang kita jadi bingung mau pilih yang mana. Sebenarnya laundry ada bermacam-macam jenisnya, ygy. Ada laundry dry cleaning yang terkenal mahal itu, ada laundry kiloan (dihitung per kilo), laundry self service, dan juga laundry on demand (cucian kita diantar jemput dan prosesnya dilakukan dalam satu aplikasi).

Namun dari sekian banyak macam laundry yang ditawarkan, kita akan membahas dua model yang paling banyak ditemui saja, yakni laundry kiloan biasa dan laundry self service. Meski sama-sama menawarkan jasa cuci pakaian, keduanya punya perbedaan dan plus minus masing-masing. Apa saja? Yuk, cek satu per satu.

#1 Laundry kiloan

Laundry kiloan ini secara sederhana adalah jasa cuci pakaian, selimut, seprai, dan kawan-kawannya tanpa perlu mengeluarkan tenaga apa pun. Sesuai namanya, laundry kiloan ini dihitung per kilogram. Jadi, sebelum menentukan harga yang akan kita bayar, pihak laundry akan menimbang berat cucian kita dan menentukan harganya. Misalnya, cucian kita beratnya 5 kg, sementara biaya per 1 kg-nya adalah Rp10 ribu. Maka kita harus membayar 5 kg x Rp10 ribu = Rp50 ribu.

Model laundry kiloan biasa ini menawarkan tiga jenis cucian, yakni cuci basah, cuci kering, dan cuci kering setrika. Kalau kita memilih cuci basah, artinya pakaian kita hanya akan dicuci pihak laundry dan kita sendiri yang akan mengeringkannya di rumah. Model cuci seperti ini harganya paling murah ketimbang yang lain. Sementara cuci kering berarti cucian kita sudah benar-benar kering dan sampai di rumah tinggal kita setrika saja. Harganya sedikit lebih mahal daripada sistem cuci basah. Terakhir ada cuci kering setrika, sesuai dengan namanya, kalau memakai jasa satu ini berarti sampai rumah cucian kita tinggal masuk lemari saja, alias sudah dicuci, dikeringkan, dan disetrika oleh pihak laundry. Terima beres, deh. Di Surabaya, laundry kiloan biasa dengan metode cuci kering rata-rata harganya Rp35 ribu untuk 5 kg baju.

Di beberapa tempat laundry, ada yang membedakan harga pakaian dan selimut ataupun seprai. Jadi, kalau kita mau mencuci seprai atau selimut, ya harganya beda lagi. Sederhananya, selimut dan seprai dihitung per pcs, bukan per kilogram seperti baju. Di Surabaya, rata-rata jasa laundry seprai saja (satu seprai dengan sarung bantal dan guling) harganya Rp10 ribu. Kalau kita mencuci 5 pcs seprai ya berarti bayar Rp50 ribu, Rek.

Baca Juga:

Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern 

4 Dosa Pemilik Jasa Laundry yang Merugikan Banyak Pihak

Keuntungan menggunakan jasa laundry kiloan biasa ini adalah simple. Kita sebagai customer cukup membawa baju kotor yang akan di laundry dan mengambilnya 2 atau 3 hari setelahnya. Oh ya, durasi laundry ini berbeda di tiap tempat ya, tapi umumnya 2-3 hari kelar lah. Laundry kiloan ini cocok buat kita yang mageran tapi pengin baju bersih tanpa harus capek. Pokoknya cukup bayar dan tahu beres saja, deh.

#2 Laundry self service

Berbeda dengan laundry kiloan, laundry self service ini berarti kita harus melakukan semua sendiri. Mulai dari mencuci di mesin cuci, mengeringkan baju di mesin pengering, hingga menyetrika, ygy. Penyedia jasa laundry cuma menyediakan mesin cuci, sabun, dan pelembut pakaian saja. Itu pun penggunaan sabun dan pelembut pakaiannya ditakar, ygy. Kalau mau sabunnya banyak, bawa sendiri saja dari rumah.

Mesin laundry self service ini ada yang pakai koin dan ada yang pakai kartu. Prosesnya agak ribet, tapi ya nggak ribet-ribet amat. Pertama, datang ke tempat laundry bawa baju kotor. Setelah itu beli koin atau kartu untuk satu mesin cuci. Satu mesin cuci ini biasanya muat antara 3 kg sampai 5 kg baju. Harganya beda, ya. Beli koin atau kartu sesuai kebutuhan baju kita. Kalau cucian kita beratnya 4 kg ya beli untuk yang mesin 5 kg, jangan pakai mesin 3 kg, ygy. Prinsipnya nggak boleh melebihi kapasitas mesin cucinya, deh.

Laundry self service (Dokumentasi pribadi Tiara Uci)

Selanjutnya, masukkan cucian ke mesin cuci, masukkan sabun, lalu tekan tombol cuci. Cara kerja mesin cuci di laundry self service ini umumnya sama dengan mesin cuci di rumah, kita tinggal memencet tombol yang ada di mesin. Setelah itu, tunggu sampai cucian kita selesai. Mencuci baju seberat 3 kg biasanya butuh waktu 30-40 menit. Gimana cara tahunya? Ya mesin cucinya ada indikatornya, kadang ada yang bunyi juga malahan. Nah, setelah selesai mencuci, kita bisa mengeringkannya menggunakan mesin pengering.

Prosesnya kurang lebih sama, beli koin atau kartu, masukkan baju ke mesin pengering, lalu biarkan mesin bekerja. Proses mengeringkan baju 3 kg biasanya membutuhkan waktu sekitar 40 menitan. Jadi, di laundry self service, mencuci plus mengeringkan baju kira-kira butuh waktu 1,5 jam lah.

Selama proses mencuci dan mengeringkan sebaiknya ditunggu, ygy. Sebab kalau kita tinggal, takutnya kita nggak tahu kalau mesinnya sudah mati atau prosesnya sudah selesai. Kan kasihan orang selanjutnya yang mau menggunakan mesinnya.

Kelebihan laundry self service ini adalah harganya yang murah, bahkan lebih murah dari harga laundry kiloan biasa. Di Surabaya ada laundry self service yang mematok harga Rp10 ribu untuk satu koin atau per 3 kg baju. Secara pribadi, saya lebih sering menggunakan jasa laundry self service ini. Selain lebih murah, waktu tunggu selama 1 atau 2 jam itu biasanya bisa saya manfaatkan untuk menulis di Terminal Mojok. Cobain deh, Rek, nulis di HP sambil nungguin cucian di laundry. Hehehe.

Sekarang sudah tahu kan bedanya laundry kiloan biasa dengan laundry self service? Kalau kalian tim yang mana, Rek?

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Laundry Pakaian Dalam Itu Sebenarnya Boleh Atau Nggak, sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2022 oleh

Tags: Laundrylaundry kiloanlaundry self service
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

4 Dosa Pemilik Jasa Laundry yang Kerap Merugikan Banyak Pihak Mojok.co

4 Dosa Pemilik Jasa Laundry yang Merugikan Banyak Pihak

21 November 2025
Jika Tokoh Superhero Marvel Berkolaborasi untuk Bikin Usaha Laundry

Jika Tokoh Superhero Marvel Berkolaborasi untuk Bikin Usaha Laundry

3 Juni 2020
5 Tipe Orang yang Sebaiknya Jangan Menggunakan Laundry Self Service Mojok.co

5 Tipe Orang yang Sebaiknya Jangan Menggunakan Laundry Self Service

14 Januari 2025
5 Tipe Orang yang Sebaiknya Jangan Menggunakan Laundry Self Service Mojok.co

3 Alasan Laundry Self Service Lebih Unggul daripada Laundry Kiloan

22 Agustus 2025
laundry pakaian dalam

Laundry Pakaian Dalam Itu Sebenarnya Boleh atau Nggak, sih?

14 November 2021
Laundry Adalah Kegiatan Rumah Tangga yang Paling Dihindari Ibu-ibu terminal mojok

Laundry Adalah Kegiatan Rumah Tangga yang Paling Dihindari Ibu-ibu

11 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.