Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Career Switching dan 5 Hal yang Perlu Disiapkan agar Lebih Mantap

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
26 Agustus 2022
A A
Career Switching dan 5 Hal yang Perlu Disiapkan agar Lebih Mantap Terminal mojok

Career Switching dan 5 Hal yang Perlu Disiapkan agar Lebih Mantap (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini career switching ramai jadi bahan perbincangan kalangan pekerja yang sudah berpengalaman. Konon, fenomena ini semakin banyak sejak pandemi. Sejak pandemi melanda, banyak pekerja yang terkena PHK. Kemudian sebagian di antara mereka rela banting setir bekerja di posisi apa saja, meski nggak sesuai dengan pengalaman kerja sebelumnya atau bahkan nggak sejalan dengan latar belakang pendidikan.

Selain karena situasi yang nggak direncanakan, career switching juga bisa dilakukan oleh mereka yang awalnya memang berniat pindah posisi. Beberapa di antaranya malah sudah mantap membuat timeline; kapan harus mulai mencari kerjaan baru, ingin menempati posisi apa, dst.

Kian hari, fenomena ini semakin menarik lantaran mulai banyak pekerja yang latah, ikut-ikutan, dan aji mumpung mengikuti fenomena ini. Lantas, apakah itu salah? Tentu saja nggak. Namun, kalian perlu persiapan matang, apalagi kalau career switching ini memang sudah diniatkan.

Nah, biar career switching-mu nggak terkesan ugal-ugalan, saya kasih saran sederhana yang bisa kalian abaikan, dijadikan fondasi, atau malah dipertimbangkan.

#1 Miliki skill yang dibutuhkan untuk karier baru

Saran pertama yang saya berikan adalah miliki kemampuan yang dibutuhkan di bidang baru yang akan kalian tekuni. Dalam keadaan normal dan nggak medesak, sudah semestinya career switching perlu perhitungan matang. Salah satunya ya melalui kemampuan yang dimiliki.

Kemampuan baru ini bisa kalian dapatkan melalui kursus, bootcamp, atau sudah terasah karena terbiasa mengerjakan satu atau beragam proyek sampingan. Agar lebih sah, lampirkan portofolio fisik atau digital. Dengan begitu, kemampuan kalian pada bidang tertentu akan lebih bisa divalidasi. Peluang career switching pun akan lebih terbuka.

#2 Mental dan daya adaptasi

Apa yang kalian lakukan pada pekerjaan sebelumnya tentu akan berbeda dengan pengalaman baru yang akan kalian hadapi di masa mendatang. Mulai dari lingkungan, rekan kerja, atasan, atau bahkan apa yang akan kalian kerjakan semua berubah. Perlu mental dan daya adaptasi yang cukup agar proses peralihan karier kalian bisa berjalan mulus. Sejalan dengan hal tersebut, membanding-bandingkan pekerjaan sebelumnya dengan perubahan karier di masa mendatang berpotensi akan menjadi penghambat.

Itulah kenapa perlu kesadaran sekaligus kesiapan diri yang baik untuk menjalani karier di posisi baru. Perlu diingat kembali juga, apa tujuan kalian career switching. Jangan sampai nantinya hanya sebagai pelarian sementara alias bosenan berkedok career switching.

Baca Juga:

5 Pekerjaan yang Dianggap Tidak Sesuai dengan Jurusan Ilmu Politik padahal Sangat Masuk Akal

Pengangguran Memang Kerap Jadi Bahan Cibiran, tapi Ada Sisi Terang yang Nggak Disadari Banyak Orang

#3 Melakukan riset sederhana untuk posisi baru

Dalam proses wawancara maupun kebutuhan personal, riset sederhana diperlukan agar kalian mengetahui gambaran kerja di ruang lingkup yang baru. Mulai dari job desc, perkiraan benefit yang akan didapatkan, keuntungan lainnya selain materi, atau bahkan strategi bekerja agar bisa bertahan perlu kalian cari tahu.

Dengan melakukan riset sederhana, kalian akan lebih siap menghadapi proses wawancara. Kalian akan menjawab pertanyaan HR atau user dengan mantap dan tentu saja lebih menguasai posisi baru yang akan kalian tempati.

Sebagai tambahan, sempatkan waktu untuk melakukan kontemplasi. Pikirkan kembali tujuan dari career switching. Sebab, HR atau User pasti pengin tahu alasan kalian mengambil keputusan tersebut.

#4 Realistis dan sabar dalam menjalani proses

Poin ini beririsan dengan target yang bisa kalian tetapkan untuk diri sendiri. Cepat nggak mesti buru-buru, Kawan. Saran saya, nikmati setiap proses dalam menjalani career switching.

Dalam beberapa aspek, perlu adaptasi dan juga berpikir realistis. Sebab, di waktu mendatang, barangkali kalian menemukan satu, dua, atau beberapa kesulitan. Tentu saja hal tersebut sangat normal. Sederhananya, career switching itu tipis-tipis seperti restart karier. Menjadi seorang fresh graduate yang mesti belajar banyak demi mendapat pengalaman anyar. Bedanya, kamu sudah punya persiapan dan mengetahui alur bekerja seperti apa.

#5 Tabungan yang cukup untuk kemungkinan terburuk

Selain keberanian, kalian butuh pertimbangan yang sangat matang saat memutuskan untuk career switching. Salah satu hal yang sering disepelekan adalah tabungan yang cukup. Nggak peduli kalian masih single atau berkeluarga, fungsi dari tabungan ini adalah untuk mempersiapkan kemungkinan terburuk yang bakal terjadi seandainya career switching nggak berjalan sesuai harapan kalian. Setidaknya kalian punya tabungan atau dana darurat biar nggak kelabakan.

Nah, sudah tahu kan apa saja yang perlu kalian siapkan agar proses career switching lebih mulus dan mantap? Kalau sudah punya modal lima hal di atas, gas deh cari kerjaan yang pas dengan keinginan kalian.

Penulis: Seto Wicaksono
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Emang Kenapa sih Kalau Sarjana Jadi Ibu Rumah Tangga?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Agustus 2022 oleh

Tags: career switchingkaum pekerjamencari pekerjaan
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Pengangguran Memang Kerap Jadi Bahan Cibiran, tapi Ada Sisi Terang yang Nggak Disadari Banyak Orang

Pengangguran Memang Kerap Jadi Bahan Cibiran, tapi Ada Sisi Terang yang Nggak Disadari Banyak Orang

6 September 2024
Banting Setir di Dunia Kerja Nggak Selamanya Indah, Pahami Risikonya sebelum Menyesal

Banting Setir di Dunia Kerja Nggak Selamanya Indah, Pahami Risikonya sebelum Menyesal

31 Juli 2024
Betapa Menyedihkan Nasib Lulusan Sejarah dalam Mencari Pekerjaan terminal mojok.co

Betapa Menyedihkan Nasib Lulusan Sejarah dalam Mencari Pekerjaan

21 Agustus 2021
Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

19 November 2019
Bekerja Sesuai Passion Itu Klise, Layaknya Kata Manis yang Bikin Diabetes terminal mojok.co

Apakah Pekerjaan Tiap Sarjana Muda adalah Mencari Pekerjaan?

24 Juli 2019
3 Opsi Menjawab Pertanyaan Interview Saat Studi Tidak Sejalan dengan Posisi yang Dilamar (Unsplash.com)

3 Opsi Menjawab Pertanyaan Interview Saat Studi Tidak Sejalan dengan Posisi yang Dilamar

13 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Dipaksa Kuliah Jurusan Paling Dicari di PTN karena Ambisi PNS, Setelah Lulus Malah bikin Ortu Kecewa karena “Kerjaan Remeh”
  • Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”
  • 10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal
  • Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.