Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

4 Ciri Pengendara Mobil yang Sebenarnya Masih Pemula

Rahadian oleh Rahadian
4 Juni 2022
A A
4 Ciri Pengendara Mobil yang Sebenarnya Masih Pemula Terminal Mojok

4 Ciri Pengendara Mobil yang Sebenarnya Masih Pemula (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sekitar sebulan lalu, paman saya membeli sebuah mobil merek Daihatsu bertransmisi manual. Kemudian anak blio—yang merupakan sepupu saya—mengajak saya jalan-jalan dengan mobil tersebut. Sepupu saya yang masih berumur 20 tahun ini berkata kalau dia sudah jago dan mahir mengendarai mobil. Padahal dia baru beberapa minggu belajar mengendarai mobil dan baru mendapatkan SIM A beberapa hari sebelum hari keberangkatan kami.

Tibalah hari di mana saya dan sepupu akhirnya pergi berwisata. Dari cara sepupu saya mengendarai mobil, saya langsung tahu kalau sebenarnya dia belum jago-jago amat dan masih dikategorikan pengendara pemula. Setidaknya ada empat ciri-ciri pengendara mobil pemula yang saya lihat dari sepupu saya tersebut.

#1 Mesin mobil ngegerung saat digas

Ciri pertama yang selalu melekat pada pengendara mobil pemula adalah mesin mobil yang bakal ngegerung saat digas. Hal ini terjadi lantaran pedal kopling yang dilepas nggak seimbang dengan pedal gas yang diinjak pengendara. Nah, biasanya pengendara mobil yang masih pemula belum bisa menyeimbangkan antara pedal kopling yang dilepas dengan pedal gas yang diinjak.

Saat mesin ngegerung, laju mobil terasa nggak smooth. Suara mesin yang ngegerung pun nggak nyaman di telinga. Dan sepupu saya mengendarai mobil seperti itu. Alih-alih menikmati perjalanan, saya malah merasa nggak nyaman selama perjalanan tersebut.

#2 Nggak berani pakai gigi tinggi

Saat pergi wisata, saya dan sepupu melewati jalan tol. Selama berada di jalan tol, sepupu saya nggak mau memakai gigi lima. Dia hanya mau memakai gigi empat meski mobil Daihatsu yang ia kendarai punya lima gigi. Padahal seharusnya saat melaju dalam kecepatan tinggi, mobil menggunakan gigi tinggi. Tentu saja ini dilakukan agar mobil lebih nyaman dikendarai. Saya sempat menyuruh sepupu saya untuk mengoper gigi ke gigi lima, namun dia nggak mau lantaran takut. Hmmm…

#3 Selalu menginjak pedal rem agar mobil nggak melaju

Supaya mobil nggak melaju, sebenarnya kita nggak perlu terus menginjak pedal rem. Kita bisa menarik rem tangan sebagai opsi lain. Namun, pengendara mobil pemula biasanya nggak begitu. Mereka akan terus menginjak pedal rem agar mobil nggak melaju.

Hal itu saya alami saat berkendara bersama sepupu saya. Dari keberangkatan hingga tiba di tempat tujuan, saya memperhatikan sepupu saya mengerem mobil. Saat kami tiba di perempatan jalan, dia nggak menarik rem tangan, melainkan menginjak pedal rem terus. Sebenarnya saya pun melakukan hal yang sama saat awal belajar mengendarai mobil, sih. Hehehe.

#4 Selalu cari tukang parkir untuk memarkirkan mobil di area sempit

Di rumah saya, ada garasi parkir berukuran satu mobil. Suatu hari, seorang teman adik saya datang ke rumah. Saat itu garasi tengah kosong sehingga teman adik saya hendak memarkirkan mobilnya di garasi. Namun, teman adik saya ini nggak berani parkir ke dalam garasi sendirian. Dia minta tolong pada adik saya untuk membantunya dengan memberi arahan ala tukang parkir. Usut punya usut, teman adik saya ini ternyata baru seminggu belajar mengemudikan mobil.

Baca Juga:

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

Begitu juga waktu pengalaman saya dan seorang teman yang melayat rekan kami yang meninggal. Teman saya memarkirkan mobilnya agak jauh dari rumah duka yang nggak dipenuhi banyak mobil. Setelah saya tanyakan, ternyata teman saya nggak berani memarkirkan mobil di area sempit kalau nggak ada tukang parkirnya.

Dari kedua kejadian itu saya menyimpulkan kalau pengendara mobil pemula memang seperti itu. Kebanyakan cenderung nggak percaya diri memarkirkan mobilnya di area sempit kalau nggak ada yang membantu mengarahkan.

Nah, itulah empat ciri pengendara mobil yang sebenarnya masih pemula. Namanya juga masih pemula, butuh jam terbang lebih banyak biar makin mahir mengendarai mobil. Kalau kamu punya teman yang bilang jago mengemudi tapi muncul satu atau lebih ciri-ciri di atas, berarti sesungguhnya temanmu sedang berbohong~

Penulis: Rahadian
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pengendara Mobil Kadang Lebih Sembarangan daripada Pengendara Motor.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2022 oleh

Tags: mobilpemulapengendara
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Ragam Mobil yang Dijual Kemahalan di Indonesia Terminal Mojok

Ragam Mobil yang Dijual Terlalu Mahal di Indonesia

25 Agustus 2022
4 Alasan Ibu Saya Hanya Mau Beli Mobil Keluaran Toyota terminal mojok.co

4 Alasan Ibu Saya Hanya Mau Beli Mobil Keluaran Toyota

21 Desember 2020
4 Perilaku Menyebalkan Pengguna Jalan Saat Berhenti di Lampu Merah

4 Perilaku Menyebalkan Pengguna Jalan Saat Berhenti di Lampu Merah

5 September 2024
3 Manfaat Tersembunyi Menempelkan Boneka Marsupilami di Kaca Mobil

3 Manfaat Tersembunyi Menempelkan Boneka Marsupilami di Kaca Mobil

23 Mei 2023
5 Tipe Member Komunitas Mobil yang Nyebelin terminal mojok

5 Tipe Member Komunitas Mobil yang Nyebelin

24 Agustus 2021
Kenapa Mobil Mahal kayak Pajero Fortuner Jarang Menempelkan Stiker Happy Family? Apa Keluarga Mereka Nggak Bahagia?

Kenapa Mobil Mahal kayak Pajero Fortuner Jarang Tempel Stiker Happy Family? Apa Keluarga Mereka Nggak Bahagia?

7 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM
  • Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan
  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.