Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Rektor Baru UNU Yogyakarta Siapkan Strategi Akselerasi

Guna mencetak profesional unggul.

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
5 April 2022
A A
rektor unu yogyakarta mojok.co

Widya Priyahita, Rektor baru UNU Yogyakarta. (Dok. pribadi Widya Priyahita)

Share on FacebookShare on Twitter

Widya Priyahita Pudjibudojo baru saja dilantik sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta pada 16 Maret 2022. Sejumlah program sudah ia siapkan guna mengakselerasi kampus NU tersebut.

Diceritakan oleh Widya, UNU Yogyakarta mempunyai tiga mandat. Pertama, mandat profesional, kampus ini didedikasikan untuk mencetak profesional unggul yang bisa mengisi pembangunan nasional.

Kedua, mandat sosial, kampus ini diharapkan terlibat dalam pemecahan masalah sosial. Ketiga, mandat keilmuan, UNU aktif dalam pengembangan ilmu dan punya kontribusi teoritik maupun diseminasi pengetahuan.

“Di setiap periode rektor itu boleh memilih mana yang menjadi prioritas, karena setiap zaman beda konteks,” ucap Widya, Jumat (25/3/2022)

Saat ini UNU Yogyakarta fokus pada mandat profesional. Menurutnya setelah direfleksikan, kiprah NU utamanya ada di empat bidang: politik, sosial, budaya, dan keislaman. Di sektor yang lain masih kurang optimal.

“UNU memilih untuk menggarap ruang kosong, jadi kita pengin kontribusi NU ke depan tak hanya di empat bidang itu, kita punya tagline UNU the leading professional hub university,” terang Widya yang akan memimpin UNU Yogyakarta hingga 2026.

“Kita berbagi peran saja, biarlah UNU Yogyakarta menggarap sesuatu yang lain. Itu juga yang menjadi pembeda UNU Yogyakarta dengan kampus lain yang berafiliasi ke NU,” imbuhnya.

Widya lantas memaparkan strategi Five Go untuk yang diharapkan bisa mengakselerasi Langkah UNU Yogyakarta ke depannya: Go Innovative, Go Digital, Go Collaboration, Go Profesional, dan Go Global.

Baca Juga:

Kuliah di UNU Yogyakarta: Senang dengan Fasilitasnya tapi Sedih karena Nama Gedungnya

UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta di Jogja dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau

Ia sendiri terinspirasi dengan fenomena late comer yang masif terjadi era disrupsi. Sebuah fenomena di mana banyak pemain baru yang berangkatnya belakangan tapi tiba-tiba bisa menjadi yang paling depan.

“Di level negara misalnya saja ada Taiwan, Singapura, dan Uni Emirat Arab. Di level kampus ada kampus yang usianya di bawah 50 tahun tapi sudah menyodok ke atas misalnya National University of Singapore (NUS). Di dunia industri ada Google dan Amazon yang bisa jadi raksasa kurang dari 10 tahun. Di Indonesia juga sama ada Gojek, Tokopedia, Halodoc, dll.”

rektor unu yogykarta mojok.co
Momen pelantikan rektor baru UNU Yogyakarta. (Dok. pribadi Widya Priyahita)

Ramadan momen introspeksi sebelum kembali berlari

Sementara itu, bulan Ramadan ini menjadi berkah sekaligus momentum bagi UNU Yogyakarta untuk melakukan evaluasi dan menyiapkan strategi yang jitu untuk akselerasi. Hal itu disampaikan Widya Priyahita Pudjibudojo, dalam pembukaan Kegiatan Ramadan di Kampus UNU (Kamandanu) di kampus UNU Jogja, Lowanu, Kota Yogyakarta, Senin (4/1).

“Bulan Ramadan ini menjadi momen peralihan. Seperti lari marathon selama lima tahun ini, kami baru saja finish. Untuk lari lagi, kita butuh cooling down. Ini momen untuk musahabah atau introspeksi. Yang baik kita lanjutkan, yang kurang jadi catatan perbaikan ke depan,” kata Widya.

Widya merupakan rektor kedua UNU menggantikan rektor pertama, Purwo Santoso. Menurut Widya, periode pertama UNU Jogja tersebut telah berakhir dengan capaian luar biasa. “Selama ini untuk menginisiasi UNU tidak mudah. Sekarang ini sudah menjadi kampus yang lengkap dengan dosen hebat,” tuturnya.

Setelah periode pertama tersebut, UNU Jogja akan terus mengembangkan diri. Ramadan ini pun menjadi momen evaluasi sekaligus persiapan, termasuk dengan melihat lagi keunggulan NU yang menyeimbangkan tradisi dan inovasi.

Ini sesuai tema Kamandanu, Merawat Tradisi dan Inovasi, Meneguhkan Transformasi Umat. NU menjadi berharga ketika tradisinya terlihat. Kita menguatkan tradisi, tapi juga dituntut berinovasi sehingga tetap relevan dan kontekstual,” katanya.

Dalam rangkaian Kamandanu, UNU Jogja menggelar sejumlah acara, seperti kajian kitab, bakti sosial, dan bazar hingga peringatan Nuzulul Quran. Selain itu, juga ada acara tak kalah seru buka bersama Santri Future Leader dan siniar Dag-dig-dug Cast, Daripada Gabut Nunggu Bedug Mending Dengerin Podcast.

“Podcast ini digelar tiap Jumat dan Sabtu, berupa kajian populer dengan tema-tema keislaman yang sedang hits,” kata Ketua Panitia Kamandanu, Khairul Ihsan.

Kamandanu juga melibatkan sejumlah pihak, seperti para santri dan ustaz SMA-SMK Maarif yang menjadi mitra UNU. “Kami juga merangkul masyarakat sebelum kita menempati rumah (gedung UNU) baru di Gowangan, Gamping, Sleman, dengan mengadakan tes kesehatan untuk lansia, pembagian sembako, hingga permainan anak,” tuturnya.

Penulis: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Belanja Baju di Uniqlo Memang Cocok bagi Orang Berkperibadian Introvert

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 April 2022 oleh

Tags: UNU YogyakartaWidya Priyahita Pudjibudojo
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

ArtikelTerkait

UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau Mojok.co

Kuliah di UNU Yogyakarta: Senang dengan Fasilitasnya tapi Sedih karena Nama Gedungnya

19 Agustus 2025
UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau Mojok.co

UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta di Jogja dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau

30 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

29 Maret 2026
Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living Mojok.co

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Punya Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living

27 Maret 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja (Wikimedia Commons)

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

26 Maret 2026
ASN Deadwood Memang Sebaiknya Dipecat Saja!

Kalau Ada yang Bilang Semua ASN Kerjanya Nganggur, Sini, Orangnya Suruh Berantem Lawan Saya

30 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.