Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Game

4 Tipe Pemain Mobile Legends Solo Rank yang Bikin Harimu Rusak Berantakan

Nurfathi Robi oleh Nurfathi Robi
16 Maret 2022
A A
4 Tipe Pemain Mobile Legends Solo Rank yang Bikin Harimu Rusak Berantakan Terminal Mojok.co

4 Tipe Pemain Mobile Legends Solo Rank yang Bikin Harimu Rusak Berantakan (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seperti sudah jadi fitrah, kita tidak selalu bertemu dengan orang yang “baik-baik saja” di dunia maya. Ada sekelompok orang menyebalkan yang juga nyemplung di media yang sama denganmu. Dan, problematika ini akan naik satu kuadrat jika kamu bermain gim online, seperti Mobile Legends.

Berbeda dengan media sosial, di dalam Mobile Legends, kamu tidak leluasa untuk memilih topik/komunitas apa yang cocok bagimu bergabung. Kamu log in, mengetuk tab ranked, mengetuk tombol start, dan sistem Mobile Legends akan otomatis mencarikanmu pertandingan. Kamu tidak bebas memilih seperti apa manusia-manusia yang bakal jadi rekan atau lawanmu itu. Bisa jadi, mereka ini adalah orang yang habis di-ghosting atau baru mendapatkan hari berat di kantor.

Mabar Mobile Legends (Shutterstock.com)

Memang dunia gim online Mobile Legends memberi kita kesempatan untuk memuaskan ego tanpa perlu khawatir soal konsekuensi. Ada yang melakukan tindakan-tindakan buruk, menanggalkan konsen soal norma-norma dunia nyata, dan hasilnya ya jadi mengganggu kenyamanan bermain orang lain. Semua itu dilakukan atas nama kesenangan pribadi.

Berikut ini adalah tipe-tipe pemain Mobile Legends yang menyebalkan. Semoga kamu bukan salah satunya ya, Ngab.

#1 Instalock

Dari daftar ini, mungkin tipe ini merupakan tipe yang paling bisa ditolerir. Ketika kamu masih menimbang-nimbang ingin menggunakan hero apa, ketika kawan setim lain lebih memilih menunggu komposisi hero tim lawan, si kampret yang satu ini biasanya langsung memilih hero tanpa tedeng aling-aling.

Okelah, kalau misalnya hero yang dipilih merupakan hero terbaiknya. Ya, kalau bukan? Ketika tim butuh tank keras, malah ambil Irithel atau Lesley. Ini bencana!

Keberadaan manusia-manusia instalock ini sering kali membikin mood timmu hancur berantakan. Bahkan berujung saling bacot karena hero yang diambil ternyata sama dengan hero yang diinginkan oleh kawan setim. Saran saya, sebaiknya kamu mengalah saja. Toh, hero Mobile Legends kan ada banyak.

#2 Kang ngatur

“S5 Tank.”
“Hyper, S3.”
“Jangan Gusion, Lancelot saja.”

Baca Juga:

Mau Diakui atau Tidak, Pemain Mobile Legends Indonesia Memang Toxic

Berhentilah Hujat Player Epic di Mobile Legends: Sudah Noob, Tertimpa Tangga

Dan sebagainya, dan sebagainya.

Keberadaan para ahli taktis semacam ini adalah makanan sehari-hari pemain Mobile Legends. Kalau mereka minta tolong baik-baik sih nggak apa-apa, ya. Tapi kalau mintanya sambil ngata-ngatain ibumu karena nggak kita turuti, ya pasti bikin bete bukan main.

Bermain dengan penuh emosi (Shutterstock.com)

Paling parahnya, begitu bermain, ternyata skill-nya nggak jago-jago amat. Malah beban. Dan udah beban, malah ngata-ngatain kita yang nggak nurutin kemauannya. Wuidih, pasti kepalamu bisa dipakai buat merebus telur karena darahmu mendidih, tuh.

Kalau ketemu orang semacam ini di permainan, sebaiknya kamu turuti saja, apalagi jika kamu bisa memainkan hero rekomendasinya. Dan, jika tidak, sebaiknya kamu tetap berusaha sebaik mungkin untuk menolak dia. “Maaf, Bang, nggak bisa Tank,” misalnya.

Kalau sudah demikian, tapi si kang ngatur ini malah semakin menjadi-jadi bacotnya, ada fitur tombol report di akhir pertandingan, kok.

#3 Kang freestyle

Dengan adanya media sosial Tiktok dan YouTube, banyak pemain Mobile Legends yang berburu montage untuk mengisi konten media sosialnya. Montage, atau bisa disebut freestyle ini, biasanya merupakan aksi-aksi keren nan mengkilap. Namun, usaha untuk momen aksi-aksi tersebut biasanya dilakukan dengan super berlebihan dan tidak jarang berakhir buruk bagi si pemain sendiri.

Nah, teruntuk para Kang Freestyle, tahu nggak, sih, kalau aksi kalian itu memancing musuh buat toxic? Tahu nggak sih kalau kalian blunder yang repot adalah teman-temannya sendiri? Kan bisa tuh, nge-killnya biasa aja nggak usah pakai banyak gaya-gayaan.

Sungguh, kalau kalian bertemu dengan Chou atau Hayabusa di tim kalian, setidaknya siap-siap saja buat nge-support doi nge-freestyle. Dan sabar-sabar aja kalau mereka blunder.

#4 Tukang bacot

Saya kira untuk tipe pemain seperti ini sudah tidak perlu dijelaskan lagi. Banyak sekali pemain Mobile Legends yang mengutamakan skill bacotnya ketimbang skill bermainnya. Sudah menjadi rahasia umum, apabila tipe pemain ini bakal menjadi sumber prahara buat pengalamanmu bermain gim bikinan Moonton ini.

Apa pun dikomentari saat main (Shutterstock.com)

Kalian para bacoter boleh-boleh saja membela diri dengan mengatakan bahwa kelakuan begini adalah taunting, semacam bumbu-bumbu buat naikin tensi pertandingan. Pertanyaan saya, emang kalian main di skena profesional? Emang kalian main di MPL yang tekanannya besar sekali gitu? Emang kalau nggak menang sambil bacot terus kalian dikejar pinjol gitu? Kan, nggak.

Sering kali, manusia-manusia yang jempolnya besar semacam ini, kadang nggak sesuai dengan skillnya di atas pertandingan. Sudah terbunuh lima kali, eh bukannya main lebih aman, malah terus-terusan ngajak by-one lewat fitur chat-all.

Kalau ketemu tukang bacot dan kebetulan ada tim lawan, cara terbaik untuk membungkamnya adalah menang. Try hard sebisamu ya, Gaes!

Penulis: Nurfathi Robi
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 April 2022 oleh

Tags: mobile legendspemainSolo Rank
Nurfathi Robi

Nurfathi Robi

Bergabung dengan DNA E-Sports sejak 2019. Berperan sebagai analis dan samsak tinju. Bergulat di lane atas Land of Dawn.

ArtikelTerkait

pengetahuan mobile legends lebih berguna daripada gelar sarjana mojok.co

Pengetahuan Mobile Legends Lebih Berguna Ketimbang Gelar Sarjana

5 November 2020
angela diggie push rank mobile legends berhenti main mobile legends game mobile online hal menyebalkan orang menyebalkan magic chess mojok.co

4 Tips Jitu Memenangkan Turnamen Mobile Legends

31 Agustus 2020
Orang yang Sibuk Push Rank Pas Lagi Ketemu Itu Nyebelin Banget terminal mojok

Orang yang Sibuk Push Rank Pas Lagi Ketemu Itu Nyebelin Banget

21 Juli 2021
Mau Diakui atau Tidak, Pemain Mobile Legends Indonesia Memang Paling Toxic

Mau Diakui atau Tidak, Pemain Mobile Legends Indonesia Memang Toxic

20 Agustus 2024
Mengenal Add-ons, Strategi yang Bikin Negosiasi Pemain Jadi Lancar

Mengenal Add-ons, Strategi yang Bikin Negosiasi Pemain Jadi Lancar

12 Juni 2022
angela diggie push rank mobile legends berhenti main mobile legends game mobile online hal menyebalkan orang menyebalkan magic chess mojok.co

Mobile Legends dan Orang-orang Menjengkelkan di Dalamnya

2 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.