Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Kesalahan Makan Mi Instan Rebus yang Sebaiknya Dihentikan

Muhammad Fariz Kurniawan oleh Muhammad Fariz Kurniawan
18 Februari 2022
A A
5 Kesalahan Makan Mi Instan Rebus yang Sebaiknya Dihentikan Terminal Mojok

5 Kesalahan Makan Mi Instan Rebus yang Sebaiknya Dihentikan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa sih yang nggak suka makan mi instan? Hampir semua orang pasti menyukai makanan satu ini. Selama ini, saya jarang menemukan ada orang yang menolak apabila ditawari mi instan. Varian mi instan favorit orang-orang adalah mi instan rebus. Apalagi kalau cuaca sedang hujan dan dingin-dinginnya, mi rebus adalah makanan yang pas untuk disantap.

Saat menyantap mi instan rebus, sebenarnya ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Saya ingin mengingatkan beberapa kesalahan yang masih saja dilakukan orang-orang saat menyantap mi instan rebus. Sebaiknya hindari kesalahan-kesalahan berikut ini agar sensasi makan mi jadi lebih mantap

#1 Nggak pakai mangkuk

Satu hal yang perlu diperhatikan saat menyantap mi rebus adalah bentuk wadahnya. Dalam hal ini, mangkuk adalah wadah yang wajib digunakan dalam penyajian mi rebus. Kenapa?

Seperti yang kita ketahui, mangkuk memiliki cekungan yang lebih tinggi daripada piring. Dengan bentuknya yang sedemikian rupa, Anda nggak perlu khawatir ketumpahan kuah dari mi instan tersebut. Jika memakai piring, dikhawatirkan ada kuah yang tumpah saat sedang asyik menyeruput mi.

#2 Menyantap mi rebus yang dingin

Secara ilmiah, indera pengecap dapat bekerja lebih maksimal saat berada dalam kondisi hangat. Dengan demikian, nggak mengherankan jika makanan hangat akan terasa lebih nikmat ketika disantap. Di samping itu, makanan yang dingin akan terasa sulit untuk dicerna. Makanya mulai sekarang, menyantap mi rebus yang sudah dingin sebaiknya Anda hindari.

#3 Menuangkan air rebusan terlalu banyak atau sedikit

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik dalam menyantap mi rebus, takaran air rebusan adalah salah satu elemen penting yang perlu diperhatikan. Nggak boleh kelebihan atau kekurangan. Kalau terlalu banyak air rebusan, dikhawatirkan bumbu jadi nggak terasa. Kalau air rebusan terlalu sedikit, Anda harus menghadapi cita rasa asin atau micin yang begitu kuat dari bumbu mi instan.

Lantas, berapa takaran air rebusan terbaik untuk semangkuk mi instan rebus? Berdasarkan pengalaman pribadi, ukuran air rebusan yang pas adalah sama dengan volume mi yang terdapat di dalam mangkuk. Oleh karena itu, usahakan agar bagian atas mi nggak terlalu terendam, ya.

#4 Menuangkan bumbu terakhir

Satu lagi kesalahan yang harus dihindari ketika hendak menyantap mi instan rebus adalah menuangkan bumbu sebagai elemen terakhir. Pasalnya, Anda bisa saja mendapatkan mi yang hambar di sebagian sisi. Terlebih jika Anda terlalu lama mendiamkan bumbu tanpa mengaduknya.

Baca Juga:

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Untuk mendapatkan pengalaman maksimal saat menyantap mi rebus, ada baiknya menuangkan bumbu sebagai yang pertama ke dalam mangkuk. Setelahnya, Anda bisa menuangkan sedikit air rebusan, lalu aduk bumbu hingga bercampur dan menjadi kuah. Baru tuangkan kembali mi dan air rebusan dan aduk lagi.

#5 Nggak menghabiskan kuah

Satu hal yang tak bisa dilepaskan dari mi rebus adalah kuahnya. Percuma rasanya kalau menyantap mi rebus tapi malah membuang bagian tersebut. Jika Anda melakukan hal tersebut, Anda sama saja nggak menghargai jerih payah pencipta mie rebus. Hiks. Pokoknya habiskan kuahnya, maka sensasi makan mi rebus purna.

Oh ya, ada satu kesalahan penting lainnya yang benar-benar harus Anda hentikan ketika akan menyantap mi instan rebus, yakni jangan pernah makan mi milik orang lain. Kecuali Anda dikasih atau ditawari, itu sih beda lagi. Hehehe.

Penulis: Muhammad Fariz Kurniawan
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Februari 2022 oleh

Tags: Mi Instanrebus
Muhammad Fariz Kurniawan

Muhammad Fariz Kurniawan

Penulis sejak 2020, senang menulis hal-hal receh yang muncul dari pengamatan, obrolan ringan, dan keseharian.

ArtikelTerkait

3 Strategi Jitu yang Bikin Pop Mie Lebih Unggul daripada Mi Instan Cup Lainnya Terminal Mojok

3 Strategi Jitu yang Bikin Pop Mie Lebih Unggul daripada Mi Instan Cup Lainnya

13 Oktober 2022
8 Rekomendasi Menu Kukus dan Rebus biar Nggak Dibilang Nggoreng Melulu

8 Rekomendasi Menu Kukus dan Rebus biar Nggak Dibilang Nggoreng Melulu

20 Maret 2022
Lemonilo kalau Mau Bersaing dengan Indomie, Tiru Cara Mie Sedaap

Lemonilo kalau Mau Bersaing dengan Indomie, Tiru Cara Mie Sedaap

13 September 2022
5 Varian Rasa Terbaik Mie Sedaap yang Layak Jadi Idola Terminal Mojok.co

5 Varian Rasa Terbaik Mie Sedaap yang Layak Jadi Idola

5 April 2022
Mamee Ghost Pepper Spicy Beef Mushroom, Pedasnya Bikin Nonjok Tenggorokan Terminal Mojok

Mamee Ghost Pepper Spicy Beef Mushroom, Mi Instan Terpedas yang Pernah Saya Cicipi

25 Mei 2022
Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

7 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.