Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

3 Episode di Kartun Upin & Ipin yang Paling Berkesan

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
12 Januari 2022
A A
3 Episode di Kartun Upin & Ipin yang Paling Berkesan terminal mojok.co

3 Episode di Kartun Upin & Ipin yang Paling Berkesan (Akun Instagram Upin & Ipin Official)

Share on FacebookShare on Twitter

Lantaran nemenin nenek yang sakit, saya jadi hafal sinetron. Lantas, nggak heran ketika dulu sering nemenin beberapa anak tetangga, saya jadi hafal selera tontonan mereka. Bukan anime macam Doraemon atau Digimon, mereka lebih suka produk jiran bernama Boboi Boy dan Upin & Ipin.

Untuk kartun yang saya sebut terakhir, saya pribadi pun turut serta menikmatinya. Bisa jadi karena dekat dengan masa kanak-kanak saya yang jauh dari pengaruh gadget dan lebih suka bermain di luar rumah. Pun bisa jadi karena memang cara pengemasan Upin & Ipin dibuat sedekat mungkin dengan orang-orang Malaysia dan Indonesia.

Cara para bocah main, problem Tante Sally, cara Uncle Muthu ngedumel, semua terasa pas. Nggak hanya lucu, tapi juga ada sisi sedih yang kadang ditampilkan beriringan dengan sisi ceria di bagian awal.

Dari yang awalnya nemenin bocah-bocah kampung saya nonton, lama-lama kok ya saya nyaman melihat kartun yang satu ini. Nah, saya akan coba memberikan beberapa rekomendasi episode Upin & Ipin yang kudu dilihat karena nggak bakalan ada ruginya.

#1 Kembara Kembar Nakal

Saya punya kakak yang sebelas dua belas sama Kak Ros. Kalau ngamuk, dia bisa saja menghancurkan dunia kalau mau. Berhubung kakak saya dan Kak Ros nggak mau, dunia masih aman sampai sekarang. Tipikal kakak seperti Kak Ros, itu bukan hal langka. Dalam season 7 Upin & Ipin, saya dibikin terharu sama episode “Kembara Kembar Nakal”. Padahal, episode ini nggak bertujuan bikin penontonnya sedih.

Kak Ros memang galak sama Upin dan Ipin. Diimbangi dengan si kembar ini yang nakal sekali. Mereka selalu melawan atau ndasnya yang selalu goyang-goyang seperti boneka di mobil. Walau galak, Kak Ros punya cara tersendiri buat menunjukkan rasa sayang kepada adik-adiknya. Ya, Kak Ros menjadikan mereka premis sebuah komik yang ia buat.

Saya terharu karena segalak apa pun seorang kakak, selalu ada sisi baik yang ditampilkan, tapi ogah kalau ditunjukin terang-terangan. Hal ini mengingatkan saya tentang kakak saya yang pernah memesan martabak di jam 1 malam. Ia memesan ketika saya sedang ngetik dan ngelih-ngelihnya. Saya jadi mbrebes mili dan bilang, “Wah, mbak kayak Kak Ros…” Belum selesai menuntaskan pujian, mbak saya langsung nimpali, “Oh, maksudmu aku galak?” Duh, angel.

#2 Bila Besar Nanti

Ada beberapa hal di episode season ke-4 ini yang bikin saya teringat terus. Pertama, karena cita-cita saya dan Upin-Ipin sama: sama-sama pekok. Karena saya, Upin, dan Ipin kepingin jadi astronot. Mungkin Upin dan Ipin masih bisa mewujudkannya. Namun untuk saya, mimpi itu sudah mati karena saya goblok banget perihal hitungan. Kedua, cita-cita Fizi yang bikin saya terharu.

Baca Juga:

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Bagaimana nggak? Cita-cita Fizi ini jadi tukang sampah. Bayangkan saja, ketika anak-anak di zamannya bermimpi jadi pro player atau YouTuber, ia ingin jadi tukang sampah. Kata Fizi, “Bila sampah tak ade, semua tempat bersih. Tak ada penyakit, baru lah sehat.”

Kalian yang sengit tenan sama Fizi karena bacotnya yang ngenyek Upin dan Ipin nggak bisa masuk surga karena nggak punya orang tua itu, bakalan terenyuh kala mendengar apa yang ia sampaikan.

Bukan apa-apa, saya jadi keinget waktu liputan di TPST Piyungan. Anak-anak di sini punya cita-cita bikin wangi sampah. Bayangkan saja, kata-kata itu keluar dari mulut anak-anak. Ya, anak-anak yang tak pernah berbual-bual ketika mengutarakan apa yang ia inginkan.

#3 Air Kolah, Air Laut

Episode ini masuk season ke-3, di sini menceritakan Upin dan Ipin yang disuruh mandi sama Kak Ros. Namun, seperti biasa biasa mereka ngeyel. Mereka kepingin main di luar, tapi Kampung Durian Runtuh sedang hujan. Mau nggak mau, mereka mandi. Di dalam kamar mandi, mereka nggak pakpung pakai air, melainkan berimajinasi semisal mereka jadi bajak laut.

Hanya berbekal bak mandi dan kapal yang terbuat dari kertas, mereka bisa berimajinasi semisal jadi petualang. Bahkan, ada tokoh-tokoh jahat seperti bajak laut. Kenapa menarik? Lantaran kita bisa tahu, anak-anak mempunyai imajinasi yang sulit ditebak. Hal ini menyadarkan saya, dulu saya punya imajinasi luar biasa yang harus terkikis seiring bertambahnya usia.

Saya pernah berimajinasi yang kurang lebih seperti Upin dan Ipin. Bedanya, bukan di kapal, melainkan di sebuah roket. Saya pernah berimajinasi naik roket, datang ke eksoplanet. Saya bawa semua orang di bumi pindah ke eksoplanet tersebut kecuali George Bush dan Osama Bin Laden. Saya dulu mikir, “Biar mereka berdua bingung mau jahatin siapa.”

Itulah beberapa episode Upin & Ipin yang bikin saya selalu ingat bahwa kartun ini nggak hanya menang grafis saja, tapi juga cara bertuturnya. Story telling di sini membangkitkan imajinasi anak-anak kecil pada umumnya dan anak-anak yang telah berubah menjadi brewokan, kumisan, dan berbulu kakinya saperti saya.

Penulis: Gusti Aditya
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2022 oleh

Tags: MalaysiaUpin dan Ipin
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

5 Kampung Durian Runtuh Upin & Ipin yang Ada di Banyuwangi Terminal Mojok

5 Kampung Durian Runtuh ala Upin & Ipin yang Ada di Banyuwangi

30 Maret 2022
Abang Saleh Upin Ipin, Pemuda Berprestasi yang Harusnya Dapat Apresiasi Terminal Mojok

Abang Saleh ‘Upin Ipin’, Pemuda Berprestasi yang Harusnya Dapat Apresiasi

19 Juli 2022
5 Penderitaan Upin Ipin dan Warga Selama Tinggal di Kampung Durian Runtuh

5 Penderitaan Upin Ipin dan Warga Selama Tinggal di Kampung Durian Runtuh

6 Juli 2025
12 Tokoh di Upin & Ipin yang Selalu Dikenang oleh Penontonnya terminal mojok.co

12 Tokoh di Upin & Ipin yang Selalu Dikenang oleh Penontonnya

23 Desember 2021
Mari Bersepakat Upin & Ipin Adalah Gambaran Masa Kecil Anak-anak Tahun 90-an terminal mojok

Upin & Ipin Adalah Gambaran ‘Bahagia Itu Sederhana’ Milik Anak-anak Tahun 90-an

4 Juni 2021
3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi

3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi

9 November 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa (Unsplash)

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa hanya demi memuaskan ego merusak milik segelintir orang

17 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.