Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Makanan Khas Pati selain Nasi Gandul yang Wajib Dicicipi

Laksmi Pradipta Amaranggana oleh Laksmi Pradipta Amaranggana
27 Mei 2023
A A
4 Rekomendasi Makanan Khas Pati selain Nasi Gandul Terminal Mojok

4 Rekomendasi Makanan Khas Pati selain Nasi Gandul (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski Pati adalah kabupaten yang nggak terkenal, kalau ngomongin soal kulinernya, wah, sangat bisa diadu dengan daerah lain. Entah kenapa masakan khas Pati itu beda banget dan ngangenin. Saat masih kuliah di Purwokerto, saya selalu kepingin makan makanan khas Pati. Sayangnya, mencari makanan khas Pati di Purwokerto memang agak sulit.

Ngomongin soal makanan khas Pati, orang-orang pasti bakal menyebutkan nasi gandul. Nggak salah, sih. Nasi gandul memang jadi ikon kuliner khas Pati. Tapi, makanan khas Pati nggak cuma nasi gandul, lho. Nih, saya kasih tahu 4 makanan khas Pati lainnya biar kalian tahu kalau di Pati nggak cuma ada nasi gandul saja.

#1 Soto kemiri

Hampir tiap daerah di Indonesia punya soto khas masing-masing. Bahkan di beberapa kabupaten yang berada dekat Pati seperti Kudus dan Semarang juga terkenal akan sotonya. Tentu Pati nggak mau kalah, dong. Pati juga punya soto khas yang bernama soto kemiri.

Soto ini dibuat dengan kuah santan berwarna kuning yang punya rasa mantap. Yang membedakan soto ini dengan soto lainnya adalah daging ayam yang dimasukkan ke dalamnya nggak disuwir, melainkan masih berupa potongan daging. Soto kemiri bakal makin enak jika ditambahkan perasan jeruk nipis. Pokoknya mantap banget, deh!

#2 Sego tewel

Kuliner yang satu ini bisa dibilang khas banget. Bahkan untuk mendapatkannya, kita harus sedikit menepi dari pusat kota, tepatnya menuju Kecamatan Tambakromo. Makanan ini jadi unik lantaran menggunakan nasi jagung. Selain itu, sego tewel juga disajikan secara khusus menggunakan daun jati. Sudah kebayang kan rasanya pasti sedap banget. Apalagi keberadaan sayur tewel atau nangka muda di atasnya dan tempe goreng sebagai pelengkap. Wah, bikin lidah nggak bisa berhenti goyang. Pokoknya kalau nggak sengaja ke Pati, kalian wajib mencicipi makanan satu ini, ya.

#3 Mangut ndas manyung

Kalau makanan satu ini juga bisa dibilang khas karena bahan baku utamanya berasal dari ikan manyung. Ikan manyung ini konon cuma ada di pesisir utara Pulau Jawa, lebih tepatnya di pantai utara Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Walau di beberapa daerah juga ada kuliner serupa, mangut ndas manyung atau kepala manyung yang ada di Pati itu enak bangettt! Bahkan hingga dipuji dan dibilang makanan favorit Pak Bondan Winarno. Maknyus deh pokoknya. Nggak ada salahnya mencoba makanan khas satu ini jika kalian berkunjung ke Pati, apalagi kalau kuahnya agak pedas. Duh, makin bikin huru-hara di lidah.

#4 Panggang pe

Mungkin kalian akan merasa asing mendengar nama ikan pe, tapi kalau ikan pari, pasti banyak yang tahu, kan? Yak, ikan pe adalah sebutan untuk ikan pari. Makanan khas yang satu ini juga banyak ditemui di daerah pesisir pantai utara Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Tapi, kalian jangan membayangkan ikan pe ini seperti di video kutukan anak durhaka yang dulu tenar banget di tahun 2000-an, ya. Ikan pari dalam kuliner panggang pe ini akan dipotong dan diasapi. Duh, kebayang kan lezatnya ikan asap? Rasanya nggak kalah deh dari ikan asap lain seperti cakalang atau roa.

Panggang pe bisa disajikan dalam berbagai masakan. Bisa disambel dengan sayur bening bayam atau dimasak dengan mangut. Dimasak cabe ijo juga enak banget. Sejauh ini, panggang pe jadi makanan khas Pati yang paling ngangenin buat saya. Ehehehe.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

Itulah 4 rekomendasi makanan khas Pati selain nasi gandul yang wajib kalian cicipi. Walau jarang ada orang yang main ke Pati, nggak ada salahnya kan wisata kuliner ke daerah ini. Dijamin kalian nggak bakal nyesel, deh.

Penulis: Laksmi Pradipta Amaranggana
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2023 oleh

Tags: jawa tengahkabupaten patimakanan khas
Laksmi Pradipta Amaranggana

Laksmi Pradipta Amaranggana

Penulis asal Pati yang menyukai isu-isu kedaerahan

ArtikelTerkait

PO Haryanto, Sultan Kudus dengan Penggemar Terbanyak di Indonesia (Unsplash)

PO Haryanto, Sultan Kudus yang Menjadi Sumber Kebahagiaan Nggak Heran Punya Penggemar Terbanyak di Indonesia

16 Oktober 2023
3 Makanan Tradisional Khas Kotagede yang Mulai Meredup Terminal Mojok

3 Makanan Tradisional Khas Kotagede yang Mulai Meredup

12 Januari 2022
Karangjambu, Daerah Padat Penduduk di Purwokerto yang Dipenuhi Masalah

Karangjambu, Daerah Padat Penduduk di Purwokerto yang Dipenuhi Masalah

26 Juni 2024
Jalur Alternatif Wonosobo-Dieng via Bedakah Adalah Jalur Paling Aman untuk Menikmati Wisata Wonosobo Tanpa Uji Adrenalin

Jalur Alternatif Wonosobo-Dieng via Bedakah Adalah Jalur Paling Aman untuk Menikmati Wisata Wonosobo Tanpa Uji Adrenalin

8 Juli 2024
PDIP Keok di Kandang Banteng, kok Bambang Pacul yang Disalahkan?

PDIP Keok di Kandang Banteng, kok Bambang Pacul yang Disalahkan?

3 Desember 2024
Harga Gula Naik, Penjual Kue Pancong di Tegal Ingin Beralih Jadi Tukang Kredit di Bulan Puasa

Harga Gula Naik, Penjual Kue Pancong di Tegal Merana. Ingin Beralih Jadi Tukang Kredit Panci di Bulan Puasa

23 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.