Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Marlboro Filter Black: Rasanya Nikmat, tapi Bikin Dompet Sekarat

Muhammad Afsal Fauzan S. oleh Muhammad Afsal Fauzan S.
7 November 2021
A A
Marlboro Filter Black

Marlboro Filter Black

Share on FacebookShare on Twitter

Harga rokok memang sedang melambung dari biasanya dan lebih sering daripada harga BBM saat ini. Tapi, bagaimana pun hal itu tidak menyurutkan para pejuang sebat untuk tetap membakar tembakau. Hal ini pun membuat banyak produsen rokok yang membuat rokok dengan harga yang jauh lebih murah daripada rokok yang saat ini beredar.

Berbicara tentang selera, pasti berbeda-beda. Cuma, untuk soal cita rasa, pastinya nggak ada yang bisa mengalahkan Marlboro Filter Black. Walaupun harganya bisa cukup buat beli makan dari pagi sampai malam, nggak ada yang bisa menyaingi sensasi rokok yang satu ini.

Sebagai perokok yang masih muda, saya pernah mencoba beberapa rokok dari berbagai produsen. Mulai dari Forte yang ukurannya lebih kecil daripada kelingking saya, lalu ada Magnum yang bikin tenggorokan kesetrum, sampai Sampoerna Mild yang baru bisa kerasa setelah mengisap tiga batang atau lebih.

Akhirnya, hati saya berhenti di Marlboro Filter Black. Awalnya sih coba-coba, cuma lama kelamaan jadi terlena. Di samping harganya yang mencapai Rp30 ribu untuk versi 20 batang, rasa dari rokok ini terbilang awet. Berbeda dengan Forte, 20 batang itu bisa habis satu hari, nggak ada rasanya. Sekali isap bisa sampai setengah batang!

Rokok yang identik dengan warna merah dan hitam ini memiliki kesan yang lebih berat dibandingkan rokok lain. Nggak seberat ketika mengisap rokok kretek, dan tidak seringan mengisap Sampoerna MIld. Pokoknya, rokok ini paling ideal, cuma harganya saja yang fantastis.

Kalau ngomong soal harga, masih ada kok versi 12 dan 16 batang yang harganya ada di kisaran Rp18-24 ribu doang. Masih murah itu daripada Sampoerna Mild, kan? Tapi, kalau ngomongin harga emang nggak ada habisnya, ya disesuaikan saja dengan kebutuh dan kemampuan, hihihi.

Tapi, sebagai mahasiswa yang punya gaji jauh di bawah UMK Kabupaten Cianjur, ada saja rezekinya buat beli rokok. Rokok ini pun cukup unik, soalnya di tengah-tengah filter ada semacam lubang, gitu. Mungkin itu yang bikin rokok Marlboro Filter Black tetap ringan ketika diisap.

Cuma, saya punya banyak pengalaman buruk ketika merokok Marlboro Filter Black. Saya kerap kena percikan puntung rokok yang suka terbang ke sana-ke mari (dan tertawa). Baju saya yang kadang tiba-tiba jadi bolong, atau tangan saya yang kena luka bakar adalah hal biasa.

Baca Juga:

Tulungagung, Kota yang Siap Bersaing dan Menggeser Kudus sebagai Pemilik Takhta Kota Kretek

Kemasan Rokok Polos Bukti Pemerintah Tidak Mengenal Rakyatnya. Pasti Gagal, dan yang Untung Justru Rokok Ilegal!

Rokok ini pun cukup awet, bagi saya yang seorang perokok semi-berat. Saya bisa menghabiskan satu bungkus Marlboro Filter Black 20 batang dengan jangka waktu lima hari. Hal ini tidak mungkin dilakukan oleh para perokok yang ringan atau masih pemula. Cuma, bagi saya yang mendekati berat pun bisa sangat awet. Boros-boros ya diminta teman tongkrongan.

Ketika mengisap satu batang rokok Marlboro Filter Black, rasa rokoknya masih menempel. Cukup kuat untuk menahan diri kembali membakar satu batang lainnya. Berbeda dengan Sampoerna Mild yang bisa merokok 16 batang secara berturut-turut. Gila, kan!

Marlboro Filter Black pun kini punya kemasan yang berbeda walaupun nggak beda-beda amat dengan yang pertama. Selain itu, rokok ini juga punya kemasan limited edition yang dijual hanya di Indomaret. Harganya pun lebih murah dua ribu dari bungkus yang biasa.

Ya, yang namanya selera memang nggak ada yang sama. Tapi, buat yang memang ingin merasakan rokok dengan rasa tembakau yang kuat, tapi nggak mau belepotan kayak mengisap kretek. Rasanya, sangat cocok memilih Marlboro Filter Black buat jadi pilihan.

Saya bilang gini bukan karena saya sales, ya. Tapi, ini pengalaman saya sebagai warga sipil yang membantu negara meningkatkan pendapatannya dengan membeli rokok. Setinggi apa pun harga rokok, pasti akan sebat juga. Jangan lupa sambil ngopi, biar tongkrongan makin asyik.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 November 2021 oleh

Tags: marlboro filter blackReviewRokok
Muhammad Afsal Fauzan S.

Muhammad Afsal Fauzan S.

Mantan wartawan yang jadi programmer dan web developer di pesantren. Sudah menulis sejak 7 tahun lalu. Suka baca buku sambil ngopi.

ArtikelTerkait

3 Manfaat Tingwe yang Wajib Kalian Ketahui

3 Manfaat Tingwe yang Wajib Kalian Ketahui

20 Maret 2022
Kelemahan Mobil Daihatsu Sigra yang Wajib Kalian Pahami sebelum Membelinya, Salah Satunya Mesin yang Terlalu Nanggung!

Kelemahan Mobil Daihatsu Sigra yang Wajib Kalian Pahami sebelum Membelinya, Salah Satunya Mesin yang Terlalu Nanggung!

17 Maret 2024
iklan rokok

Definisi Cowok Versi Iklan Rokok U-Mild

14 Mei 2019
Vespa Matic Itu Overrated, Masih Kalah Nyaman dengan Yamaha Mio Generasi Pertama, Jauh!

Vespa Matic Itu Overrated, Masih Kalah Nyaman dengan Yamaha Mio Generasi Pertama, Jauh!

16 Januari 2024
Redmi Note 8 Pro: Tetap Gahar meski Terlihat Usang

Redmi Note 8 Pro: Tetap Gahar meski Terlihat Usang

17 Maret 2022
rating review mojok

Pengalaman Saya Menjalani Bisnis yang Bergantung Pada Review dan Rating

26 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.