Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

10 Step Skincare Sebenarnya Perlu Nggak Sih?

Ayu Octavi Anjani oleh Ayu Octavi Anjani
19 September 2019
A A
10 step skincare

10 step skincare

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir seluruh manusia di bumi dan di belahan negara manapun mengenal hallyu wave atau gelombang hallyu yang selalu hype sampai saat ini. Kalau nggak mau repot buat googling apa itu hallyu wave, ya gampangnya hallyu wave itu adalah budaya Kpop yang sedang menyebar ke mana-mana zaman ini.

Saya mulai mengenal budaya Kpop ketika duduk di bangku sekolah dasar. Waktu itu lagi booming drama Koreanya Boys Before Flower. Itu lho yang ada aktor ganteng namanya Lee Min Ho. Sejak saat itu saya mulai mengikuti perkembangan Kpop sampai detik ini. Tapi sekarang sudah sedikit berkurang kok. Sibuk ngikutin perkembangan tugas-tugas kuliah yang numpuk. huft

Semenjak masuk SMA saya akui semakin jatuh cinta dengan boygroup dan girlgroup Kpop. Lagu-lagunya enak-enak didengar dan yang pasti mereka cantik dan ganteng. Saya mengikuti perkembangan Kpop mulai dari industri musik, fashion style, variety show, sampai drama-dramanya. Hiburan tersendiri buat saya kalau lagi penat belajar.

“Kamu ngapain sih? Nontonin drama Korea terus.”

“Seru Ma! Liat tuh pemerannya cantik sama ganteng gitu. Aku ngefans.”

“Halah, mereka tau kamu aja nggak.”

Begitulah biasanya percakapan antara saya dan Ibu kalau saya sudah keranjingan nonton apapun yang berbau Kpop. Kalau dipikir-pikir dulu memang saya sesuka itu dengan Kpop. ckck. Siapa sih yang nggak setuju kalau Korea Selatan itu memiliki standar kecantikan dan ketampanan yang luar biasa tinggi. Saya suka Kpop salah satunya karena artis-artisnya punya wajah dan bentuk tubuh yang ideal. Jujur ini.

Hallyu wave benar-benar sudah mempengaruhi banyak orang di seluruh dunia. Sampai-sampai fans dari berbagai negara nggak bisa terbendung lagi saking banyaknya. Salah satu yang paling banyak memengaruhi gaya hidup masyarakat dunia adalah cara artis-artis dan masyarakat Korea Selatan melakukan perawatan wajah (K-beauty). Nggak hanya perawatan wajah tapi juga tubuh.

Baca Juga:

7 Ide Usaha Paling Laris dan Unik Selama KPop Masih Digemari di Indonesia

5 Aturan Tidak Tertulis Saat Nonton Konser Kpop, Jangan Disepelekan atau Kalian Bakal Dibenci Fans

Kalau diperhatikan kok bisa ya masyarakat Korea Selatan memiliki wajah yang glowing, bercahaya, dan putih bersih seperti itu. Biasanya orang-orang menyebutnya dengan glass skin. Kulit kaca. Wow. Tapi kenyataannya memang begitu. Desas-desusnya sih mereka menggunakan berbagai macam skincare yang naujubileh banyaknya dan melakukan 10 step skincare secara rutin. Banyak wanita yang percaya kalau melakukan langkah ini sangat baik untuk kulit wajah mereka. Apa iya?

Sebenarnya skin care ala Korea Selatan itu ada tiga langkah paling penting seperti cleanse, tone, dan moisturize. Tiga langkah penting itu memang ada langkah tambahannya juga sih. K-beauty biasanya terkenal dengan sheet mask, essence, dan serum. Banyak juga ya. Masyarakat Korea Selatan sudah terbiasa lho dengan langkah-langkah itu.

Lalu bagaimana masyarakat Korea Selatan menerapkan 10 step skincare atau metode layering secara rutin ini? Oke, mereka akan mulai dengan penggunaan make up remover atau cleansing oil, water based cleanser, exfoliator, toner, essence, serum, sheet mask, eye cream, moisturizer, dan night cream. Gimana nggak kinclong kalau begini. Sebandinglah dengan ribetnya. Tapi yakin mau dilakuin semua? Saya sih ogah.

Melakukan 10 step skincare secara rutin sebenarnya tidak terlalu perlu kok. Selain akan merasa kerepotan dengan tangan pegal, biaya yang dikeluarkan untuk membeli berbagai jenis skincare kan juga nggak sedikit. Kecuali kalian anak sultan. Tapi, kalau memang kalian berpikir perlu, langkah-langkah itu tidak harus dilakukan siang dan malam. Seperti penggunaan exfoliator dan sheet mask. Dua langkah itu boleh digunakan dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Jenis kulit setiap orang di berbagai negara tentunya berbeda-beda. Proses 10 step skincare ini bisa juga diganti dengan skip-care alias penggunaan skin care seminimal mungkin. Bagi saya, kemampuan menyerap kulit setiap orang tentu berbeda. Sekering apapun kulit jika dipaksa menggunakan pelembab selembab apapun kalau kemampuan menyerapnya buruk tetap saja hasilnya tidak akan optimal. Begitupun dengan kulit berjerawat.

Jadi, intinya penggunaan berbagai jenis skincare harus disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit itu sendiri. Jangan sampai menghabiskan banyak uang demi memenuhi kebutuhan 10 step skincare ala Korea itu. Mending kalau sudah menghabiskan banyak uang dapat produk skin care yang cocok di kulit. Kalau tidak? Kesehatan kulit taruhannya. (*)

BACA JUGA Mawang dan Jawaban Atas Penyampaian Rasa Sayang Kepada Orang Tua yang Seringkali Sulit Diungkapkan atau tulisan Ayu Octavi Anjani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 September 2019 oleh

Tags: boygroupBoys Before Flowergirlgrouphallyu wavek beautykpoplee min hotren kecantikan korea
Ayu Octavi Anjani

Ayu Octavi Anjani

Mahasiswa akhir yang hobi makan dan nulis.

ArtikelTerkait

Bagi-bagi Freebies di Konser K-Pop Bikin Trauma dan Nama Baik Fandom Tercemar Gara-gara Oknum K-Popers Tak Tahu Diri

Bagi-bagi Freebies di Konser K-Pop Bikin Trauma dan Nama Baik Fandom Tercemar Gara-gara Oknum K-Popers Tak Tahu Diri

22 Mei 2024
hijrah kpopers

Kenapa Hanya Kpopers yang Disuruh Hijrah?

23 Juni 2019
drama korea

Alasan-Alasan Drama Korea Lebih Menarik Daripada Sinetron Indonesia

5 Juli 2019
eksploitasi

Benarkah Kpopers Sering Jadi Objek Eksploitasi?

11 Oktober 2019
anti drakor

Emak-Emak Pencinta Drakor VS Emak-Emak Anti Drakor

28 Agustus 2019
sulli

Berkaca dari Kasus Sulli: Netizen Memang yang Terbaik Untuk Urusan Merusak Kesehatan Jiwa Orang Lain

15 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter, Dihina tapi Jadi Motor Tangguh dan Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.