Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

Inilah Lima Aliran Perokok Dalam Menghadapi Kenaikan Harga Rokok

Adien Tsaqif Wardhana oleh Adien Tsaqif Wardhana
18 September 2019
A A
harga rokok

harga rokok

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah berencana menaikan tarif cukai rokok per Januari 2020 sebesar 23 persen. Selain itu harga jual eceran (HJE) juga akan naik sebesar 35 persen. Ya sekarang kalau kita beli Gudang Garam Surya 12 di warung seharga Rp. 16.000,00, bisa jadi tahun depan kita beli Surya 12 bisa seharga Rp. 22.000,00. Wah mahal amat ya!

Kanaikan tarif cukai rokok ini didasarkan untuk menekan konsumsi rokok yang terus meningkat. Kenaikan tarif cukai rokok ini berimbas pada industri rokok. Para produsen rokok merasa dirugikan atas wacana kenaikan tarif rokok ini. Ya nggak rugi gimana misal harga rokok melambung tinggi dan konsumen menurun. Selanjutnya yang terjadi pabrik rokok akan mengalami kebangkrutan dan akhirnya bangkrut, tambah lagi deh pengangguran di Indonesia.

Dilansir dari Tirto Ketua Komunitas Kretek, Aditya Purnomo ragu dengan dalih pemerintah menaikkan cukai demi menekan konsumsi rokok. Dia meyakini kenaikan cukai yang drastis karena pemerintah sedang mencari akal untuk mendapatkan uang dengan cara mudah. Ya biasalah akal-akalan pemerintah dalam menutupi-menutupi, alasanya untuk mengerem perokok aktif di Indonesia yang terus bertambah, padahal nantinya untuk keperluan APBN. haha

Kenaikan tarif cukai rokok sangat berimbas para perokok aktif. Jika nantinya cukai rokok melambung tinggi para konsumen rokok sangat keberatan, apalagi yang sudah kecanduan rokok. Ra udud paru-paru ra smile. Ada banyak aliran perokok aktif dalam menghadapi harga rokok yang melambung tinggi nantinya. Berikut lima aliran perokok dalam menghadapi tingginya harga rokok.

1. Berganti ke rokok elektrik/vape

Jika wacana peningkatan tarif cukai rokok terealisasi, nantinya banyak perokok yang memilih berganti ke rokok elektrik. Rokok elektrik menjadi solusi karena harganya juga sangat terjangkau. Dengan uang 500 ribu bisa mendapatkan mesin vape beserta liquid-nya. Jika liquid-nya habis tinggal beli lagi dan nggak harus ganti mesin vape-nya. Aliran yang berganti ke vape ini biasanya adalah anak muda.

2. Memilih ke rokok lintingan

Yang aliran kedua biasanya yang low budget. Karena nggak kuat untuk beli rokok ya bergantilah ke rokok lintingan atau biasa di sebut tingwe (nglinting dhewe). Dengan uang 10 ribu sudah bisa mendapatkan tembakau di pasar-pasar tradisional. Dengan bermodal tembakau, kertas perokok sudah bisa menikmati tembakau. Biasanya aliran yang kedua ini adalah bapak-bapak pekerja berat. Mahasiswa yang ber low budget biasanya juga ada sih yang memilih jalan keluar ini. haha

Baca Juga:

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Sebagai Pemilik Toko Kelontong, Saya Melihat Sendiri Kemunduran Gudang Garam karena Kalah Bersaing Gajah Baru dan Rokok Murah Lainnya

3. Beli Rokok Ilegal

Aliran yang ini juga aliran yang low budget. Rokok ilegal banyak dipasarkan di rumahan biasanya di kota-kota banyak yang menjual rokok ilegal. Dengan uang 10 ribu perokok sudah bisa mendapatkan satu bungkus rokok ilegal yang rasanya sama dengan rokok bercukai yang bermerk sama. Rokok ilegal sangat menguntungkan perokok aktif yang low budget karena masih bisa menikmati rokok kesayanganya dengan harga yang lebih murah.

4. Kebal dengan harga rokok

Aliran perokok yang kebal dengan harga rokok adalah mereka yang bourjois. Mereka tidak peduli harga rokok mahal, ya karena mereka mampu beli. Aliran ini biasanya para pekerja kantoran, PNS, ataupun mereka para pengusaha-pengusaha kaya. Untuk mengaluarkan uang 50 ribu hanya untuk merokok pun mereka rela.

5. Berhenti merokok

Aliran perokok yang terkena imbas harga rokok yang terakhir adalah mereka yang memutuskan untuk berhenti merokok. Mereka memilih berhenti merokok karena mereka tidak kuat lagi untuk membeli rokok dengan harga tinggi. Mereka enggan unuk beralih ke alternatif rokok lain seperti vape ataupun rokok lintingan, ya karena mereka hanya penyuka satu merk rokok. Karena rokok yang disukainya harganya mahal dan akhirnya memutuskan untuk berhenti merokok, juga untuk menjaga kesehatan.

Itulah lima aliran perokok dalam menghadapi kanaikan harga rokok yang diwacanakan pemerintah versi saya. Walapun pemerintah menaikan cukai rokok di Indonesia demi mengerem perokok aktif yang setiap tahunya meningkat, tetapi masih banyak cara lain para perokok di Indonesia dalam menghadapi tingginya harga rokok nantinya. (*)

BACA JUGA Jokowi dan Memori Orde Baru yang Masih Membekas atau tulisan Adien Tsaqif Wardhana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2022 oleh

Tags: cukai rokokkenaikan hargaRokokTembakau
Adien Tsaqif Wardhana

Adien Tsaqif Wardhana

Mburuh di sejarahkita.com

ArtikelTerkait

Mempertanyakan Alasan Santri Suka Ngerokok dan Ngopi Terminal mojok

Mempertanyakan Alasan Santri Suka Ngerokok dan Ngopi

29 Januari 2021
melinting, isi dompet perokok

Temanmu Melinting Bukan karena Miskin, tapi Sedang dalam Laku Spiritual

25 Juni 2020
Kenaikan Tarif Cukai Rokok Harus Ditolak, meski Anda Antirokok Sekalipun

Kenaikan Tarif Cukai Rokok Harus Ditolak, meski Anda Antirokok Sekalipun

3 Oktober 2022
rokok itu baik

Bagaimana Jika Ternyata Rokok itu Baik?

11 Agustus 2019
harga rokok naik cukai rokok perokok di kafe buang puntung sembarangan padahal udah ada asbak mojok.co

Kenaikan Cukai Rokok Adalah Satu-satunya Hal yang Bisa Membuat Proletar dan Borjuis Bersatu

15 Desember 2020
ICJ satuan waktu sak ududan perokok anak kecil djarum super mojok mulut asbak

Stop Gunakan ‘Sak Ududan’ sebagai Satuan Waktu

22 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.