Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Sonny Boy, Anime Buatan Sutradara One Punch Man yang Layak Ditonton Musim Ini

Raynal Payuk oleh Raynal Payuk
28 Juli 2021
A A
sonny boy anime musim panas 2021 mojok

sonny boy anime musim panas 2021 mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Anime musim panas 2021 akhirnya tayang juga. Seperti musim sebelumnya, ada puluhan anime yang tayang dan berusaha merebut perhatian pecinta anime. Kira-kira ada lebih dari 30 serial televisi baru yang tayang dalam musim ini. Itu belum menghitung serial lanjutan dari musim sebelumnya seperti Tokyo Revengers dan serial panjang seperti One Piece.

Dari semua anime yang tayang dalam satu musim, saya biasanya punya perhatian khusus ke anime original. Di dalam anime original, kita bisa melihat kreativitas dari sutradara, penulis skenario, dan animator diekspresikan ke dalam medium anime. Anime original juga biasanya menjadi tempat buat banyak sutradara anime bereksperimen dengan ide personal mereka. Salah satu dari anime original yang tayang musim ini adalah Sonny Boy.

Serial yang dibuat oleh studio Madhouse ini disutradarai dan ditulis oleh Shingo Natsume. Natsume sebelumnya merupakan sutradara dari One Punch Man dan Boogiepop and Others. Namun jauh sebelum mendapatkan debutnya sebagai sutradara, Natsume telah malang melintang di industri anime. Mulai dari menjadi animator Gurren Lagann, sutradara episode 6 Tatami Galaxy hingga asisten sutradara Space Dandy. Kali ini, Natsume mendapatkan kesempatan pertamanya untuk membuat anime buatan idenya sendiri.

Sonny Boy bercerita tentang 36 pelajar tahun ketiga SMA yang secara tiba-tiba ditransfer ke dunia hampa, bersama gedung sekolah mereka. Di saat bersamaan, muncul kekuatan super di antara beberapa pelajar secara tiba-tiba. Tanpa pelajar lainnya ataupun guru, para pelajar berusaha membuat serangkaian aturan untuk menjaga keseimbangan antar kelompok pelajar yang memiliki kekuatan super dan tidak memiliki.

Dari segi plot, Sonny Boy merupakan perpaduan antara manga The Drifting Classroom dan novel Lord of the Flies. Di sini para pelajar dihadapkan kepada sebuah krisis yang mereka harus selesaikan bersama. Ditambah keberadaan beberapa pelajar yang memiliki kekuatan super, para pelajar SMA dihadapkan pada kenyataan bahwa mereka harus membuat suatu sistem masyarakat untuk memastikan mereka bisa bertahan hidup bersama-sama. Di sini saya bisa melihat hal-hal apa saja yang penonton bisa harapkan dari anime Sonny Boy pada episode selanjutnya.

Pertama, adalah anime ini merupakan komentar sosial atas bagaimana masyarakat terbentuk. Upaya para pelajar untuk menciptakan serangkaian aturan beserta legitimasinya bisa dibilang adalah skala kecil dari bagaimana sebuah negara bekerja. Faksionalitas antara pelajar anggota OSIS dan pelajar pemberontak menjadi fokus utama alur cerita dua episode pertama anime ini. Dari konflik tersebut, ada banyak hal filosofis yang bisa didiskusikan. Mulai dari justifikasi agar seseorang bisa berkuasa, hingga apakah suara mayoritas selalu absolut.

Kedua, Sonny Boy menunjukkan bahwa serial ini akan mengandalkan kepribadian para karakternya untuk menciptakan konflik dan menggerakkan plot anime ini. Pada episode pertama, terdapat beberapa hint mengenai kepribadian dan cara berpikir yang berbeda dari setiap pelajar. Para pelajar pemberontak seperti Nozomi dan Asakaze walaupun menolak mengikuti aturan namun mereka tidak secara khusus mengganggu pelajar lainnya.

Baca Juga:

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Mereka hanya merasa aturan yang dibuat fraksi OSIS sewenang-wenang dan tidak memiliki justifikasi. Sedangkan salah satu anggota OSIS bernama Hoshi, memiliki cara pikir bahwa dalam setiap kelompok harus ada yang memerintah dan diperintah. Dia lalu memutuskan untuk memanipulasi serangkaian kejadian yang berujung terhadap pemilihan pemimpin para pelajar di episode pertama.

Namun, hal yang membuat saya tertarik akan anime ini selain perdebatan filosofi dan dinamika antarkarakter adalah kebebasan kreatif yang diberikan studio Madhouse kepada sutradara Shingo Natsume. Bukan suatu hal berlebihan jika dibilang Sonny Boy merupakan eksperimen dari Natsume sebagai sutradara. Banyak keputusan direktorial yang bisa dibilang cukup berani dilihat dari episode pertama Sonny Boy.

Seperti tidak terdapatnya soundtrack apa pun selama 20 menit episode pertama. Hal ini untuk menunjukkan bahwa gedung sekolah dan ke-36 pelajar benar-benar di transfer ke dalam ruang hampa. Pemilihan ruang hampa sebagai latar belakang episode pertama hingga poster promosi anime ini, memperlihatkan juga bahwa anime ini bukanlah genre Isekai, di mana para karakter tertransfer ke dunia fantasi.

Di lain pihak, pengaruh dari sutradara seperti Shinichiro Watanabe dan Masaaki Yuasa bisa dilihat dalam banyak adegan Sonny Boy. Natsume pernah bekerja bersama Watanabe dalam anime Space Dandy dan Yuasa dalam anime Tatami Galaxy. Pengaruh Yuasa bisa dilihat dari perspektif beberapa adegan yang sengaja dibuat tidak proporsional. Sedangkan penggunaan insert song yang tepat sasaran untuk memecah keheningan di akhir episode pertama, jelas merupakan pengaruh dari Watanabe.

Sebagai penonton yang selalu menghargai keberanian bereksperimen, saya punya harapan cukup besar terhadap Sonny Boy. Saya juga melihat keberadaan anime ini sebagai bukti bahwa anime auteur (sinema di mana sutradara memiliki kontrol kreatif penuh atas karyanya) belum mati. Dengan tayangnya serial Wonder Egg Priority pada awal tahun, dan selesainya Odd Taxi pada bulan lalu, anime dengan ide anti-mainstream masih bisa diadaptasi ke layar kaca. Sonny Boy adalah bukti lainnya bahwa di tengah gempuran adaptasi anime manga terkenal, anime orisinal masih punya tempat khusus di industri ini.

Sumber gambar: YouTube FlyingDog

BACA JUGA Mengenal Demografi Shonen, Shoujo, Seinen, dan Josei dalam Manga dan Miskonsepsi Seputarnya dan tulisan Raynal Arrung Bua lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2021 oleh

Tags: anime musim panasAnime Terminalone punch manpelajarrekomendasi animeSekolahsonny boy
Raynal Payuk

Raynal Payuk

Mantan Pers Kampus Dalam Pencarian Jati Diri dan Pekerjaan. Saat ini menjadi seorang pemikir yang sedang berusaha memecahkan paradoks tertua umat manusia

ArtikelTerkait

Membedah Isi Kepala Pak Haji alias Hajime Isayama, Kreator Anime Paling Ngeri 'Attack on Titan' terminal mojok.co

Membedah Isi Kepala Pak Haji alias Hajime Isayama, Kreator Anime Paling Ngeri ‘Attack on Titan’

15 Desember 2020
lagu ikonik anime dan film jepang kimi no nawa kouji wada konayuki mojok

5 Lagu Anime dan Film Jepang Paling Ikonik

16 Juli 2021
Kesulitan Bocah Jawa Suroboyoan Belajar Bahasa Jawa di Sekolah

Kesulitan Bocah Jawa Suroboyoan Belajar Bahasa Jawa di Sekolah

10 Januari 2023
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Fenomena Sekolah Kekurangan Murid, Apa yang Salah dari Sistem Pendidikan Kita Terminal Mojok

Fenomena Sekolah Kekurangan Murid, Apa yang Salah dari Sistem Pendidikan Kita?

30 Juli 2022
Keluh Kesah Alumni Program Akselerasi 2 tahun di SMA, Kini Ngenes di Perkuliahan

Keluh Kesah Alumni Program Akselerasi 2 tahun di SMA, Kini Ngenes di Perkuliahan

18 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Kegiatan Pramuka Memang Cuma Buang-buang Waktu, dan Justru Itulah Tujuannya

Kegiatan Pramuka Memang Cuma Buang-buang Waktu, dan Justru Itulah Tujuannya

21 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri, alias Menyulitkan Diri Sendiri!

Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.