Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Rekomendasi 3 K-drama dengan Karakter Utama Single Mother

Maria Monasias Nataliani oleh Maria Monasias Nataliani
23 Juli 2021
A A
Rekomendasi 3 K-drama dengan Karakter Utama Single Mother terminal mojok.co

Rekomendasi 3 K-drama dengan Karakter Utama Single Mother terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Nonton drakor dengan karakter utama mahasiswi cantik baik hati, sekretaris yang menawan, atau business woman sukses? Itu sudah biasa. Gimana jadinya kalau karakter utama yang kita ikuti kisahnya dalam drakor adalah seorang single mother?

Selain antimainstream, kisah single mother atau ibu tunggal juga pastinya akan dibalut dengan wujud tanggung jawab yang lebih terhadap sang anak. Kisah perjuangan mereka yang masih saja dilihat sebelah mata demi bertahan dengan sang anak menjadikan K-drama dengan karakter utama single mother sangatlah worth to watch.

Berikut rekomendasi 3 drakor dengan karakter utama ibu tunggal yang akan memberimu banyak pelajaran hidup.

#1 Was It Love

Drakor bergenre romance-drama arahan sutradara Kim Do Hyung ini bercerita tentang kehidupan ibu tunggal bernama Noh Ae Jung (Song Ji Hyo). Ia tinggal bersama anak perempuannya Noh Ha Nee (Uhm Chae Young) dan ibunya Choi Hyang Ja (Kim Mi Kyung). Pengalaman masa lalu Noh Ae Jung yang pahit membuatnya kesusahan mencari pekerjaan. Namun, ia tetap bekerja keras demi menghidupi anaknya.

Suatu hari ia ditipu oleh bosnya di perusahaan film. Demi bertahan hidup, Ae Jung melakukan segala cara untuk tetap memproduseri film. Saat itu pula ia bertemu dengan 4 sosok lelaki, novelis sukses bernama Oh Dae Oh (Son Ho Jun), aktor terkenal Ryu Jin (Song Jong Ho), CEO perusahaan sponsor film Go Pa Do (Kim Min Jun), dan guru olahraga di sekolah Ha Nee bernama Oh Yeon Woo (Go Ja Sung). Dari keempatnya, penonton akan dibawa bertanya-tanya siapa sesungguhnya ayah kandung Noh Ha Nee.

Di sini kita bisa melihat tanggung jawab Ae Jung sebagai single mother. Bagaimana dia selalu berusaha datang di pertemuan orang tua murid. Bagaimana dia mengambil peran mencari nafkah. Bagaimana ibunya mendukungnya penuh dengan membantunya dalam urusan rumah. Seperti yang kita lihat dari sosok Noh Ae Jung, menjadi ibu tunggal tentu tidaklah mudah.

#2 When The Camellia Blooms

When The Camellia Blooms adalah drakor bergenre romance comedy yang disisipi aspek thriller. Disutradarai oleh Cha Yeong Hoon, drakor ini mendapat banyak penghargaan. Mengisahkan tentang kehidupan ibu tunggal bernama Oh Dong Baek (Gong Hyo Jin) yang tinggal bersama anak semata wayangnya yang berusia 8 tahun bernama Kang Pil Gu (Kim Kang Hoon).

Sebagai ibu tunggal, Dong Baek mengalami kesulitan menerima kebaikan lelaki seperti Hwang Yong Sik (Kang Ha Neul), seorang polisi setempat. Butuh waktu buat Dong Baek memberikan kepercayaannya pada Young Sik akibat keraguan dan ketakutannya pada kegagalan. Namun, segala daya dikerahkan Young Sik. Mulai dari menjaga dan memperhatikan Dong Baek serta Pil Gu, sampai mengusut kasus ancaman ‘Joker’ di restoran kecil milik Dong Baek. Namun, keadaan berubah semakin complicated saat Kang Jong Ryul (Kim Ji Seok), mantan pacar Dong Baek mulai muncul di kehidupan mereka.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Drama ini memperlihatkan kesusahan Dong Baek saat para tetangga mencibirnya karena mengelola restoran yang kerap didatangi lelaki. Juga bagaimana sulit percayanya ia pada kebaikan seseorang. Drama ini juga sekaligus mau mengatakan kalau cinta yang Dong Baek butuhkan bukan dalam bentuk kata-kata dan pengakuan saja, melainkan tanggung jawab, ketulusan, companionship, serta usaha memperjuangkan dirinya dan Pil Gu.

#3 Mother

Agak berbeda dengan dua drakor di atas, single mother dalam K-drama berjudul Mother ini bukanlah ibu kandung dari sang anak. Drama besutan sutradara Kim Cheol Kyu ini ada di daftar K-drama favorit saya. Mengisahkan kisah seorang wanita muda bernama Kang Soo Jin (Lee Bo Young) memperjuangkan seorang anak perempuan bernama Kim Hye Na (Heo Yool).

Awalnya, Soo Jin yang berprofesi sebagai peneliti memutuskan menjadi pengajar sementara di sebuah sekolah dasar. Di SD itu, Soo Jin bertemu Hye Na. Hye Na kerap kali di-bully oleh teman-temannya karena penampilannya yang lusuh dan bau seperti tidak terurus. Bahkan Soo Jin menemukan tanda-tanda kekerasan fisik di badan Hye Na.

Soo Jin pun mendatangi rumah Hye Na dan ternyata Hye Na tinggal bersama ibu kandungnya Shin Ja Young (Go Sung Hee) dan pacar Ja Young bernama Lee Seol Ak (Son Seok Koo). Suatu hari, Soo Jin menemukan Hye Na terikat di dalam karung plastik sampah dan dionggokkan begitu saja di depan rumah.

Perasaan Soo Jin hancur seketika, dan sejak saat itu ia memutuskan untuk melindungi Hye Na. Perjuangan Soo Jin mendapatkan banyak hambatan, termasuk tuduhan penculikan anak yang dikenakan padanya. Usaha mengadopsi Hye Na juga sulit dan complicated karena keberadaan ibu kandung Hye Na. Satu kutipan yang membekas di memori saya dari drama satu ini berbunyi, “Semua anak memiliki seorang ibu yang melahirkan mereka, tapi tidak semua ibu mampu membesarkan anak-anak mereka”.

Membesarkan seorang anak tentu tidaklah mudah, apalagi seorang diri. Dari ketiga drama ini, kita akan melihat betapa kerasnya usaha seorang ibu demi kebahagiaan sang anak. By the way, yang mana nih K-drama favorit kamu di antara ketiganya?

BACA JUGA Rekomendasi 15 Drama Korea Terbaik Sepanjang Masa dan tulisan Maria Monasias Nataliani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2021 oleh

Tags: drama koreaHiburan TerminalK-dramaSingle Mother
Maria Monasias Nataliani

Maria Monasias Nataliani

Part-time writer. Full-time doctor. Menggemari Haruki Murakami, Park Chan Wook, dan iced-Americano.

ArtikelTerkait

5 Drama Korea Fantasi Terbaik Sepanjang Masa Terminal Mojok

5 Drama Korea Fantasi Terbaik Sepanjang Masa

15 Juni 2022
Cocoklogi Teori Masa Lalu Hong Du Shik dalam Hometown Cha Cha Cha 4 Alasan Hometown Cha-Cha-Cha Digemari Penonton terminal mojok

4 Alasan Hometown Cha-Cha-Cha Wajib Masuk Daftar Drakor yang Nggak Boleh Dilewatkan Tahun Ini

11 September 2021
SSD HDD storage komputer laptop motherboard mojok

Betapa Susahnya Meyakinkan Orang Tua Perkara Upgrade RAM dan SSD

14 Agustus 2021
4 Pola Khas Dr Romantic yang Nggak Berubah dari Season 1 sampai Season 3

4 Pola Khas Dr Romantic yang Nggak Berubah dari Season 1 sampai Season 3

8 Mei 2023

Kebijakan Pemerintah Daerah Adalah Alasan Orang Jogja Nggak Bisa Jadi Spider-Man

11 Juni 2021
Prediksi Akhir Drakor Twenty Five Twenty One Sad Ending dan Major Character Death Terminal Mojok

Prediksi Akhir Drakor Twenty Five Twenty One: Sad Ending dan Major Character Death?

24 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.