Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

5 Rekomendasi Plot Edukasi Hukum buat Sinetron Indonesia

Muhammad Sabilurrosyad oleh Muhammad Sabilurrosyad
22 Juli 2021
A A
5 Rekomendasi Plot Edukasi Hukum buat Sinetron Indonesia terminal mojok.co

5 Rekomendasi Plot Edukasi Hukum buat Sinetron Indonesia terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sinetron Indonesia tampaknya butuh masukan untuk alur yang ada kaitannya dengan hukum biar nggak serampangan.

Masih dengan begitu membekasnya drama Korea Law School. Saya masih geregetan dengan beberapa kasus hukum yang ada di drama itu. Masih terbayang betapa tersentuhnya hati saya ketika berhasil memahami kerumitan berpikir korban kekerasan seksual seperti yang dialami Ye-seul. Atau merasa beruntungnya saya bisa teredukasi masalah hukum sehingga bisa lebih memahami istilah pembelaan diri, atau kenapa bukti rekaman sembunyi-sembunyi dianggap bukti tidak sah. Saya sampai ngarep bisa diedukasi soal masalah hukum di Indonesia yang jelas bakal lebih berguna buat saya karena bisa diaplikasikan.

Eh ternyata, akhir-akhir ini sinetron Ikatan Cinta pun sempat ramai dibahas perkara adegan prosedur hukum di dalamnya. Mulai dari para penulis Terminal Mojok sampai Pak Mahfud MD pun sampai ikut-ikutan meramaikan topik ini. Memang, sih, ekspektasinya kejauhan kalau ngarep kualitas setara Law School. Hal yang ramai dibahas justru soal betapa tidak akurat dan kurangnya riset soal elemen hukum di sinetron Indonesia kesayangan emak-emak terkini ini.

Yah, setidaknya persoalan Ikatan Cinta punya impact pada munculnya diskusi-diskusi menarik yang mengedukasi. Harapannya, masih ada banyak lagi adegan di sinetron Indonesia yang memperlihatkan prosedur hukum. Yah, kalaupun salah, toh bakal muncul ruang diskusi seperti ini lagi.

Kalau memang ada yang tertarik memasukkan unsur edukasi hukum, saya mungkin bisa usul beberapa tema atau isu bahasan yang bisa dipakai buat menulis plot sinetron Indonesia. Tidak usah yang muluk-muluk, yang akrab dijumpai tapi tidak disadari kalau ini bermasalah saja. Misalnya, sebagai berikut.

#1 Pelecehan Seksual

Masih teringat jelas kasus pelecehan seksual yang dialami Dinar Candy saat syuting salah satu program stasiun TV. Kalau kalian perhatikan, banyak orang cengengesan, bahkan pelaku dan polisi setempat cengengesan bareng. Suatu situasi yang wadaw saya bingung: apa ini?

Entah mungkin mereka lagi salting bingung mau ngapain takut memperparah situasi, termasuk Dinar Candy sendiri. Atau, orang-orang di sekitar Dinar ini emang pada tidak tahu seberapa gentingnya situasi itu. Mereka beneran tidak paham kalau itu adalah bentuk pelanggaran hukum? Kayaknya, sih, besar kemungkinan keduanya.

Kasus pelecehan seksual di Indonesia yang beredar di internet ini ada banyak sekali. Saya pikir ini kesempatan buat sinetron agar lebih berfaedah dan bermanfaat sedikit. Toh, kasus ini terasa dekat dan mewakili keresahan.

Baca Juga:

5 Alasan yang Membuat Sinetron Indonesia Semakin Membosankan. Produser dan Sutradara Perlu Lebih Kreatif!

Sinetron Indonesia Kalah Telak Dibanding Drakor dan Dracin, Alur Ceritanya di Luar Nalar

Jangan takut diserbu barisan kelompok penganut “menyalahkan pakaian wanita”. Joko Anwar di YouTubenya VINDES pernah bilang, kalau film itu memberikan pengalaman buat penonton untuk mengalami karakternya tumbuh. Sehingga penonton akan merasakan apa yang dialami karakter dan nantinya bisa digunakan untuk bercermin, merefleksikannya ke kehidupannya.

Kalau begitu, berikan tragedi pada karakter yang disukai penonton, yang tentu dengan pakaian tertutup (toh faktanya memang ada kasusnya). Lalu, berikan penonton pengalaman yang membuatnya paham betapa gentingnya isu ini. Sama seperti saya yang jadi paham dan turut merasakan kepedihan yang dialami Ye-seul di Law School. Lagipula, isu ini bisa ngetrigger emak-emak emosional kok, harusnya masalah rating aman, lah.

#2 UU ITE

Kayaknya sudah banyak yang paham kalau UU ITE adalah suatu permasalahan pelik di ruang lingkup hukum. Banyak yang resah dari berbagai kalangan. Hal ini bisa dijadikan bahan cerita karena akan terasa dekat.

Misal, buat ibu-ibu yang bermasalah karena petualangannya berinternet, seperti kena masalah karena bikin komen nyelekit. Atau coba dari sisi lainnya dengan membuat orang paham betapa seseorang ditangkap karena masalah ketersinggungan tuh nggak mashok. Atau ya bisa saja buat contoh kasus di mana penegak hukum punya kesempatan untuk menjelaskan hukum ini ke masyarakat lebih luas, biar masyarakat paham batas-batas dari hukum ini, tuh, gimana.

Pasal, kok, karet? Lagian, UU ITE bukan cuma masalah komen negatif, bisa juga soal belanja online yang memang problematik agar tidak meminimalisir kejadian “blok goblok” lagi.

#3 Posisi nurani dalam hukum

Masih ingat beberapa kasus nenek-nenek yang dipenjara karena mencuri barang sepele seperti mencuri batang pohon, piring, atau bahkan karena mencuri permen? Saya sebagai awam hukum tentu penasaran, sebenarnya di mana posisi hati nurani dalam kasus-kasus hukum seperti ini? Saya paham, kalau memandang hukum tidak boleh terpengaruh rasa emosional. Justru karena itu saya penasaran, barangkali bisa membuat orang yang awam dan merasa terganggu nuraninya seperti saya ini jadi bisa memahami keputusan-keputusan itu.

Mungkin sinetron bisa, nih, pakai plot beginian. Pasalnya, plot ini bisa membuat tipe cerita yang memancing rasa sentimental penonton sampai bisa menangis tersedu-sedu. Rating, tuh. Plus bermanfaat kalau mau menyoroti ketimpangan sosial kita. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui.

#4 Warisan

Konflik hukum tidak cuma pidana, konflik hukum perdata juga bisa dijadikan plot sinetron Indonesia karena banyak kasus yang dekat dengan masyarakat. Salah satunya warisan, masalah yang sering bikin keluarga pecah berantakan. Cukup sering rasanya mendengar kasus-kasus soal masalah warisan, seperti tipu menipu antar keluarga. Jadi, edukasi soal masalah ini rasanya cukup membantu bagaimana mengurusnya secara hukum.

Dalam dunia sinetron, masalah warisan memang tampak tak begitu asing yang biasa jadi pemantik panasnya episode-episodenya. Sebenarnya, sah-sah saja kalau mau memakai cara khas sinetron yang dramatis, tapi kalau bisa ya lebih menyoroti aspek hukumnya, biar episodenya berkah ada ilmunya.

#5 Kode etik pelaporan/pemeriksaan

Oke, ini sebenarnya keresahan pribadi. Bahkan saya pun bingung menamakan istilahnya apa. Sebagai orang yang awam hukum, level keawaman saya bahkan sampai tidak pernah tahu bagaimana bersikap di kantor polisi atau di sekitar ruang lingkup hukum lainnya. Entah itu sekadar melaporkan sesuatu, menjadi saksi, atau (amit-amit) jadi tersangka. Jadi tersangka pun tentu ingin diperlakukan semestinya. Nah, kata semestinya ini yang seperti apa?

Satu-satunya referensi lokal saya adalah program komedi Lapor Pak!. Tapi, tentu acara komedi bukanlah referensi yang afdol mengingat isinya sengaja memelintir realita demi lucu. Namun, secara garis besarnya sama, soal prosedural macam BAP, interogasi, atau investigasi. Ruang lingkup kecil seperti ini bisa saja dikemas menarik sekaligus mengedukasi penonton.

Bagaimana saran saya? Perihal “edukasi”, tentu saja percuma kalau tidak beriringan dengan aspek “menghibur”. Karena ekspektasi saya, ya, ada yang bisa mengajak penonton terhibur sambil memahami sesuatu yang bermanfaat.

BACA JUGA Bagi Saya yang Belajar Hukum, Penangkapan Mama Sarah di ‘Ikatan Cinta’ Memang Janggal dan tulisan Muhammad Sabilurrosyad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Oktober 2021 oleh

Tags: alur ceritaedukasi hukumHiburan Terminalsinetron indonesia
Muhammad Sabilurrosyad

Muhammad Sabilurrosyad

Tukang nonton.

ArtikelTerkait

Melihat Kesuksesan BTS dan Kecerdikan ARMY dalam Comeback Terbaru ‘Butter’ terminal mojok

Melihat Kesuksesan dan Kecerdikan ARMY dalam Comeback Terbaru BTS ‘Butter’

25 Mei 2021
Aegyo Skill Persuasi ala Idol K-Pop yang Bisa Kamu Coba ke Teman, Keluarga, dan Pacar terminal mojok

Aegyo: Skill Persuasi ala Idol K-Pop yang Bisa Kamu Coba ke Teman, Keluarga, dan Pacar

2 Agustus 2021
Rekomendasi Podcast Anak Daerah yang Seru dan Sebaiknya Kamu Dengarkan terminal mojok.co

Rekomendasi Podcast Anak Daerah yang Seru dan Sebaiknya Kamu Dengarkan

9 Agustus 2021
Drama-drama yang Saya Nantikan di Masterchef Indonesia Musim Delapan terminal mojok.co

Drama-drama yang Saya Nantikan di MasterChef Indonesia Musim Delapan

28 Juni 2021
Sweet Tooth: Refleksi Menakutkan dalam Upaya Manusia Hadapi Pandemi terminal mojok.co

Sweet Tooth: Refleksi Menakutkan dalam Upaya Manusia Hadapi Pandemi

3 Agustus 2021
Keteladanan Lord Adi, Idola Penakluk Chef Arnold dan Chef Juna yang Perlu Kamu Tiru! terminal mojok.co

Keteladanan Lord Adi, Idola Penakluk Chef Arnold dan Chef Juna yang Perlu Kita Tiru!

10 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.