Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Alasan Sepatu Futsal Ortuseight Lebih Baik Dibanding Specs

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
16 Juni 2021
A A
sepatu futsal specs ortuseight mojok

sepatu futsal specs ortuseight mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Jika berbicara sepatu futsal, di Indonesia sendiri terdapat beberapa brand lokal yang kualitasnya nggak kalah dengan brand luar. Di antara brand-brand lokal tersebut, terdapat dua brand yang saat ini bisa dikatakan sedang bersaing untuk menguasai pasar di Indonesia. Brand tersebut adalah Specs dan Ortuseight.

Persaingan kedua brand tersebut bisa bisa disebut persaingan antara senior dan junior. Specs mulai terjun dalam industri olahraga dari 1994, sementara Ortuseight baru memulainya 2018 lalu. Walaupun ada gap yang sangat jauh, namun Ortuseight sudah bisa disebut sebagai rival sekaligus ancaman untuk Specs.

Saya sendiri selama ini adalah pengguna produk sepatu dari Specs. Namun setelah saya mencoba untuk menggunakan Ortuseight, sepertinya saya harus minta maaf ke Specs. Maaf, karena saya harus berpaling darinya. Dalam tulisan saya kali ini, saya akan mencoba memaparkan beberapa alasan, mengapa saya berpaling untuk menggunakan sepatu dari Ortuseight.

#1 Ortuseight lebih terjangkau

Tak bisa dimungkiri, harga adalah salah satu faktor pertimbangan seseorang dalam membeli sepatu. Sebisa mungkin kita mendapatkan sepatu dengan harga murah, tapi kualitas tetap jempolan. Ketika Specs merasa sudah menguasai pasar, mereka sedikit demi sedikit menaikkan harga sepatunya. Oleh karena hal tersebut, banyak pecinta futsal yang bimbang.

Permasalahan inilah yang akhirnya dijawab oleh Ortuseight. Saat Ortuseight launching produknya, pecinta futsal dibuat terheran dengan langkah yang diambil Ortus. Mereka mengeluarkan produk dengan harga sedikit di bawah Specs, namun dengan kualitas yang bisa dikatakan setara, bahkan lebih baik.

#2 Teknologi yang lebih mumpuni

Jika dilihat sekilas, sebuah sepatu futsal tampaknya memang biasa saja. Namun, setelah dicermati dengan saksama, dalam sebuah sepatu futsal memiliki banyak teknologi untuk menambah kenyamanan bermain.

Dalam hal ini, Ortuseight sangat memperhatikan detail tersebut. Dari website resminya Ortus, mereka mengatakan bahwa sepatu ini telah melakukan riset mendalam, supaya sepatu ini cocok digunakan oleh orang Indonesia. Implementasinya yaitu dalam pemilihan bahan dan tingkat kekerasan sol sepatu, yang mana sudah disesuaikan dengan kondisi fisik rata-rata orang Indonesia. Teknologi tersebut dinamakan Cumulus Foam.

#3 Beberapa permasalahan di Specs, diperbaiki di Ortuseight

Sebagai mantan pengguna Specs, terdapat beberapa masalah yang sering saya alami pada sepatu Specs. Permasalahan yang paling mengganggu bagi saya adalah bagian sol yang mudah rusak dan patah. Permasalahan ini mungkin diakibatkan karena Specs menggunakan Sol dengan karakter bahan yang keras. Walaupun hal tersebut dapat melindungi kaki dengan baik, namun jika sol sudah mengalami kerusakan, justru malah menambah masalah lain.

Baca Juga:

Manajemen Tolol Penyebab PSS Sleman Degradasi dan Sudah Sepatutnya Mereka Bertanggung Jawab!

Olahraga Lari Adalah Olahraga yang Lebih “Drama” ketimbang Sepak Bola

Permasalah di Specs ini dijawab oleh Ortus dengan mengeluarkan sepatu bersol elastis. Dengan sol yang elastis, selain durability-nya semakin baik, sol elastis juga dapat mempermudah pergerakan kaki saat menggiring bola. Apalagi untuk pemain berposisi flank. Akan tetapi kekurangan sol elastis ini yaitu kurang melindungi kaki dari risiko cedera. Namun tenang, Ortuseight mengatasinya dengan teknologi Cumulus Foam-nya.

#4 Strategi marketing yang unik dan berani

Salah satu alasan yang membuat brand ini mudah diterima oleh pecinta futsal, karena strategi marketingnya yang jago. Ortuseight banyak menggandeng bintang futsal untuk dijadikan brand ambassador mereka. Salah satunya adalah Bambang Bayu Saptaji.

Selain itu, campaign beberapa produk Ortuseight dikemas dengan konsep yang sangat bagus. Seperti yang sedang mereka garap saat ini, yaitu sepatu dengan konsep Pandawa Lima. Dalam konsep ini, mereka mengemas setiap lakon yang ada di Pandawa Lima, untuk dijadikan konsep desain sepatunya. Ini tentu merupakan langkah yang sangat menarik. Dengan konsep ini, mereka menambahkan cerita di balik sebuah produk.

Bagi saya persaingan antar dua brand ini adalah suatu hal yang sangat positif. Dengan adanya kompetisi ini, kedua brand otomatis akan terus berinovasi dengan produknya. Walaupun untuk saat ini saya lebih memilih Ortuseight. Bukan tidak mungkin saya akan kembali menggunakan Specs di kemudian hari.

BACA JUGA Jogja, meski Monarki, Tetap Butuh dan Harus Dikritik dan tulisan Kuncoro Purnama Aji lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2021 oleh

Tags: futsalGaya Hidup TerminalortuseightSepak Bolaspecs
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

thailand sepakbola politik mojok

Kerumitan di Balik Dominasi Tim-tim Sepak Bola Thailand

7 Agustus 2020
Main di Liga Futsal Indonesia, Ricardinho Cari Apa?

Main di Liga Futsal Indonesia, Ricardinho Cari Apa?

8 Juni 2022
Kasta Tempat Duduk di Stadion Kanjuruhan Malang terminal mojok.co

Kasta Tempat Duduk di Stadion Kanjuruhan Malang

3 Januari 2022
Bersepeda dengan Gelas Plastik yang Diselipkan Pada Ban Adalah Suatu Kemewahan Bagi Generasi 90-an terminal mojok

Bersepeda dengan Gelas Plastik yang Diselipkan pada Ban Adalah Suatu Kemewahan Bagi Generasi 90-an

28 Juni 2021
Seandainya para Filsuf Melatih Sepak Bola Pakai Strategi dari Pemikirannya terminal mojok.co

Sepak Bola Tanpa Kekerasan Gender Adalah Hal yang Harus Diperjuangkan

19 Oktober 2020
Gunung di Korea Selatan, Dulu Jadi Lahan Istana dan Rumah Ibadah, Sekarang Jadi Tempat Melepas Lelah terminal mojok

Gunung di Korea Selatan, Dulu Jadi Lahan Istana dan Rumah Ibadah, Sekarang Jadi Tempat Melepas Lelah

17 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

29 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab, Tidak Mengeluarkan Aura Brengsek seperti Fortuner dan Pajero
  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.