Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Buku

6 Novel Klasik Terjemahan yang Bisa Kamu Baca Gratis di iPusnas

Muhammad Harits Hikmawan oleh Muhammad Harits Hikmawan
23 Juli 2021
A A
6 Novel Klasik Terjemahan yang Bisa Kamu Baca Gratis di iPusnas terminal mojok.co

6 Novel Klasik Terjemahan yang Bisa Kamu Baca Gratis di iPusnas terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Biasanya sewaktu masih kuliah secara normal, saya akan menghabiskan sebagian kecil uang saku kuliah saya untuk membeli satu atau dua buku. Namun, sejak harus menjalani kuliah online dan balik kampung, saya jadi kesulitan membeli buku. Penyebabnya ada dua: toko buku yang belum memadai, dan kalau beli online ongkirnya bisa setara dengan harga buku itu sendiri.

Sebenarnya ada alternatif lain yakni membeli e-book. Akan tetapi, jujur saja, saya merasa enggan mengeluarkan uang untuk membeli e-book. Rasanya bagi saya mengeluarkan uang untuk membeli e-book terasa sangat mahal dibandingkan dengan membeli versi fisik dari buku tersebut. Padahal harganya sebenarnya hampir sama. Bahkan ada beberapa buku yang versi fisiknya jauh lebih mahal dibandingkan dengan e-book-nya.

Tetap ingin membaca buku, tapi enggan membaca buku bajakan. Saya memanfaatkan iPusnas, aplikasi perpustakaan online yang disediakan oleh pemerintah. Akses buku di iPusnas ini bisa dibilang cukup banyak. Semuanya gratis. Mendaftarnya pun amat mudah. Namun, ya namanya perpustakaan, ada batas waktu meminjam dan kadang harus mengantre terlebih dahulu sebelum meminjam satu buku. Toh, hal ini tak masalah karena sekali lagi semuanya tak dipungut biaya.

Salah satu jenis buku yang amat saya sukai adalah novel-novel klasik terjemahan dari berbagai bahasa asing ke bahasa Indonesia. Mumpung mungkin banyak yang gabut karena sekarang sedang PPKM dan sebagian kampus juga sedang memasuki masa libur kuliah. Atau ada juga yang bernasib seperti saya yang ingin membaca buku, tapi tak sanggup menanggung ongkir. Berikut saya merekomendasikan 5 novel klasik terjemahan yang bisa kamu baca secara gratis di iPusnas. Rekomendasi ini bebas spoiler sehingga tidak akan merusak pengalaman kalian saat membaca buku tersebut.

#1 Animal Farm – George Orwell

Buku yang satu ini sudah seperti buku wajib bagi mahasiswa atau penggemar novel-novel klasik. Dikemas apik dalam bentuk fabel, Orwell mengambil inspirasi bagi novelnya dari revolusi Bolshevik Rusia di tahun 1917.

Menceritakan tentang sebuah peternakan bernama Manor Farm yang tengah mengalami pergolakan hingga akhirnya menyebabkan terjadinya revolusi di peternakan itu. Setelah revolusi ini, para binatang tersebut berusaha menstabilkan dan menjadikan peternakan tersebut jadi utopia bersama bagi seluruh binatang di dalamnya jadi fokus cerita. Namun, tidak semudah itu, berbagai intrik pasca-revolusi yang ada akan jadi konflik utama dalam buku ini.

#2 Sampar – Albert Camus

Sampar atau The Plague merupakan salah satu novel yang sangat saya rekomendasikan untuk dibaca pada kondisi pandemi seperti ini. Wabah pes yang menyerang kota Oran di Aljazair memaksa penduduk harus menjalani karantina untuk mencegah penyebaran wabah ini ke wilayah lainnya. Novel ini memotret dengan baik bagaimana suasana masyarakat Oran di antara harapan dan maut menghadapi wabah ini.

Di novel ini, kita akan mengikuti kehidupan seorang dokter bernama Bernard Rieux dan orang-orang di sekitarnya dalam menghadapi wabah yang tengah menjangkiti kota Oran. Refleksi ideologis seorang Camus yang dikenal sebagai tokoh absurdis terlihat jelas pada tokoh dr. Bernard Rieux ini. Ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari buku ini terutama melihat relevansinya dengan kondisi pandemi yang juga sedang kita alami saat ini.

Baca Juga:

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

iPusnas, Aplikasi Perpustakaan Nasional Gratisan yang Sering Bikin Patah Hati

#3 Lelaki Tua dan Laut- Ernest Hemingway

“But man is not made for defeat. A man can be defeated but not destroyed.”

Sudah pernah membaca atau mendengar quote populer ini? Quote ini berasal dari buku Lelaki Tua dan Laut atau The Old Man and The Sea karya pemenang nobel sastra 1954, Ernest Hemingway. Novel yang juga memenangkan Pulitzer di tahun 1953 ini memusatkan kisahnya pada hidup seorang nelayan tua.

Nelayan tua ini suatu hari berhasil mengail seekor ikan Marlin berukuran besar. Namun, bukannya pasrah telah terjebak di kail. Marlin ini justru menyeret sang nelayan menjauh dari daratan. Di tengah laut sang nelayan tua pun melawan Marlin yang konon adalah tangkapan terbaik sepanjang hidupnya. Novel yang sarat makna ini bukan hanya kisah tentang nelayan tua, Santiago, melawan ikan Marlin di tengah lautan lepas. Melainkan, ini juga tentang perjuangan dan kegigihan melawan hidup.

#4 Frankenstein – Mary Shelley

Novel klasik yang pertama kali terbit pada 1818 ini juga salah satu novel yang saya rekomendasikan. Inti dari ceritanya berfokus pada Victor Frankenstein, seorang ilmuwan jenius yang kemudian berhasil menghidupkan makhluk ciptaannya melalui eksperimen sains yang teramat kompleks.

Keberhasilan ini tak berujung jadi sebuah kebahagiaan, melainkan jadi teror akibat keberadaan makhluk tersebut. Menariknya, makhluk yang sering dinamakan Frankenstein ini kemudian banyak diadopsi ke dalam berbagai kultur populer lainnya. Termasuk film-film horor.

#5 Of Mice and Men – John Steinbeck

John Steinbeck yang juga pemenang nobel sastra pada 1962 ini menyajikan persahabatan antara George dan Lennie dengan tema besar ketika Amerika dilanda great depression. Meski berfokus pada hubungan antara George dan Lennie, ini bukanlah kisah persahabatan yang indah ataupun penuh dengan canda tawa satu sama lain.

#6 To Kill a Mockingbird – Harper Lee

Mengisahkan tentang kehidupan seorang anak perempuan bernama Scout Finch bersama sang kakak Jem Finch. Harper Lee mengemas isu penting dalam novel klasik ini dengan sangat cantik.

Seperti anak-anak lainnya, Jem dan Scout menjalani kehidupan mereka dengan penuh peristiwa menarik. Kehidupan mereka cukup menyenangkan. Sampai akhirnya sang ayah yang bekerja sebagai pengacara, Atticus Finch, memutuskan membela seorang kulit hitam di sebuah persidangan. Novel klasik yang jadi bahan bacaan siswa di Amerika Serikat ini, mengangkat isu rasial yang amat kental di Amerika dengan penokohan dan plot yang luar biasa.

Nah, semua buku-buku tersebut bisa dibaca gratis di iPusnas. Ada beberapa buku yang antreannya cukup lama. Namun, beberapa buku di atas juga ada yang memiliki stok cukup banyak sehingga tidak perlu mengantre lama. Sembari menunggu buku yang masih dalam antrean, kamu tetap bisa memenuhi gizi literasi dengan buku lainnya yang bisa kamu baca terlebih dulu, kok.

BACA JUGA 5 Buku yang Bisa Dibaca untuk Menemanimu Kala PPKM Darurat atau tulisan Muhammad Harits Hikmawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2021 oleh

Tags: e-bookGaya Hidup TerminalipusnasNovel Klasik
Muhammad Harits Hikmawan

Muhammad Harits Hikmawan

ArtikelTerkait

faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

6 Kudapan yang Sering Didapat setelah Donor Darah

28 Juni 2021
Teknik Bapukung untuk Menidurkan Bayi_ Layak Cobakah_ terminal mojok

Teknik Bapukung untuk Menidurkan Bayi: Layak Coba?

31 Juli 2021
dunia kerja lowongan kerja perusahaan info lowongan pekerjaan IPK Plus Minus Posting CV di Media Sosial bagi Pelamar Kerja terminal mojok.co bikin cv lamaran kerja desain kreatif

Kenapa Skill Requirement di Lowongan Kerja Perusahaan Kadang Nggak Ngotak?

12 Agustus 2021
Level Prestisius Anak 2000-an Dilihat dari Jenis Koleksi Kertas Binder Mereka terminal mojok.co

Level Prestisius Anak 2000-an Dilihat dari Jenis Koleksi Kertas Binder Mereka

23 Juli 2021
Seserahan Ala Betawi yang Patut Dilestarikan Eksistensinya di Era 4.0 terminal mojok

Seserahan ala Betawi yang Patut Dilestarikan Eksistensinya di Era 4.0

10 Juni 2021
Hal yang Menguntungkan Ketika Menggunakan Fitur Instagram Private terminal mojok.co

Instagram Reels: Setelah Snapchat dan TikTok, Siapa Lagi yang Mau Direbut Pasarnya, Wahai Instagram?

1 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026
Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.