Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kalau Tokopedia dan Gojek Merger, Kira-kira Bakal Gimana ya?

Haris Firmansyah oleh Haris Firmansyah
6 April 2021
A A
kapan merger tokopedia gojek nilai valuasi keuntungan IPO saham mojok.co

kapan merger tokopedia gojek nilai valuasi keuntungan IPO saham mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kabar merger Tokopedia x Gojek bisa dibilang sebagai bentuk strategi untuk bertahan di dunia bisnis yang dinamis. Sebuah pengamalan dari semboyan “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”. Seperti para pahlawan terdahulu yang bergotong-royong untuk merdeka. Laksana Justice League versi Snyder’s Cut yang berkumpul mencegah penjajahan alien jahat.

Ketika kelak Tokopedia dan Gojek benar-benar bersatu, yang pertama saya pikirkan adalah nama apa yang bakal dipakai? Sama seperti provider Smart dan Fren yang merger berganti nama jadi Smartfren, mungkin Tokopedia x Gojek jadinya Gopedia atau Tokojek.

Dengan dua kekuatan marketplace dan jasa transportasi menjadi satu, daya saing meningkat ke level berikutnya. Persatuan perusahaan startup buatan anak bangsa ini menurut saya bakalan berdampak baik bagi perekonomian Indonesia. Tentunya, mampu bersaing ketika berhadapan dengan invasi perusahaan asing di dalam negeri. 

Dengan bersatunya marketplace dan jasa transportasi, bisa meningkatkan efisiensi, seperti memangkas biaya untuk pihak ketiga. Dengan begitu, biaya yang dibebankan kepada konsumen pun bisa lebih murah. Dan semoga promo-promo semakin melimpah.

Mari kita bayangkan. 

Tokopedia adalah marketplace terbesar di Indonesia. Bahkan jadi salah satu pionir transformasi digital di Indonesia sejak 2009. Tidak jarang, saat penjual promosiin jualannya di Instagram atau kolom reply twit viral, calon pembeli biasa bertanya, “Ada di Tokopedia nggak?” Bahkan, istilah “Udah coba cek Tokopedia belum?” sempat jadi ungkapan spontan kala ingin mencari barang. 

Lalu Gojek punya layanan dompet digital Gopay. Jika dua raksasa ijo ini bersatu, layanan Gopay bisa semakin memudahkan proses pembayaran di Tokopedia. 

Jadi, saya rasa mergernya Tokopedia x Gojek bisa jadi kabar gembira, terutama pelaku UMKM. Tokopedia punya slogan “#SelaluAdaSelaluBisa”, sementara slogan Gojek adalah “Pasti Ada Jalan”. Ketika Tokopedia dan Gojek bersatu, maka slogannya bisa membentuk kalimat yang nyambung dan relate banget: “#SelaluAdaSelaluBisa, Pasti Ada Jalan” (berkhayal dulu siapa tahu beneran).

Baca Juga:

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

“Gojek, Mengapa Tak Menyapa Jumantono? Apakah Kami Terlalu Pelosok untuk Dijangkau?” Begitulah Jeritan Perut Warga Jumantono

Sebenarnya yang paling saya tunggu-tunggu adalah manfaat kalau Tokopedia dan Gojek beneran merger. Mungkin saja bebas ongkir di Tokopedia pun bisa menggunakan jasa pengiriman instan dengan Gojek? Who knows. 

Atau borong furnitur atau barang elektronik lainnya yang berat-berat, bisa diantar pakai GoBox. Pindah kosan baru, buka Tokopedia, GoBox datang, langsung bisa dekorasi kamar semaunya. 

Harapannya, setelah mega-merger Tokopedia-Gojek, semua barang belanjaan bisa sampai ke tangan pembeli dalam waktu sehari, bahkan hitungan jam. Seperti ketika kita pesan GoFood atau GoSend. 

Selain kasih diskon cashback, penjual juga bisa kasih bonus voucher GoFitness ke pembeli. Nanti pembeli bisa nge-gym dulu biar kuat pas unboxing paket (masih ngayal).

Paket pun bisa dilacak pakai maps. Bahkan kita bisa chat dengan kurirnya yang notabene driver Gojek yang berpengalaman menyapa user aplikasi ojek online.

Tokopedia x Gojek juga bakal punya gabungan pengguna dan merchant terbesar di Indonesia. Kalau kekuatan kedua aplikasi ini digabungkan, akan lahir ekosistem lengkap yang menyediakan pilihan barang dan jasa terbesar secara online maupun offline, pengiriman cepat, dan akses tanpa batas dalam pembayaran dan layanan keuangan. Ditambah dengan mitra-mitra yang sudah lebih dulu bekerja sama dengan Tokopedia dan Gojek. Pasti bakalan jadi lengkap banget.

Dari aspek pengembangan bisnis, Tokopedia bisa menawarkan solusi keuangan untuk merchant dan partner yang juga ada di Gojek. Sehingga pinjaman modal usaha itu bisa membantu mitra semakin berkembang dan mampu menjangkau pasar yang lebih besar.

Ngomong-ngomong permodalan duniawi, kalau nilai valuasi Tokopedia dan Gojek dijadikan satu, diprediksi menembus angka 35 miliar sampai 40 miliar dolar AS, atau kisaran 490 triliun-560 triliun rupiah. Dengan angka sebesar itu, mereka bakal langsung jadi primadona saat melantai di bursa saham (katanya akan IPO dalam waktu dekat). Menurut riset yang dipublikasikan CLSA Sekuritas, valuasi perusahaan gabungan Tokopedia-Gojek berada di urutan ketiga di Indonesia setelah BCA dan BRI. Wow. (Brb nabung biar bisa beli sahamnya.)

Ketika saham perusahaan raksasa internet bisa masuk top 3 di Indonesia, saat itulah kita sadar besarnya kekuatan teknologi dan digitalisasi. Kalau dulu industri minyak dan gas jadi primadona, menurut saya sekarang zamannya industri teknologi berjaya.  

Tokopedia x Gojek juga dikabarkan bakal debut dual listing di bursa Indonesia dan Amerika Serikat. Itu artinya turut membawa nama perusahaan teknologi Indonesia ke tingkat global. Dengan kata lain, pegawainya langsung jadi top global talent. 

Yang jelas, ketika Tokopedia dan Gojek yang sama-sama warna hijau jadi satu aplikasi, kita tidak akan tertukar lagi pas buka aplikasinya di hape. 

BACA JUGA Dilema Kpopers Antara Tokopedia atau Shopee dan tulisan Haris Firmansyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: ecommercegojekmergerstartuptokopedia
Haris Firmansyah

Haris Firmansyah

Pegawai bank Ibu Kota. Selain suka ngitung uang juga suka ngitung kata.

ArtikelTerkait

Gen Z Kerja di Perusahaan Startup Bukan karena Malas dan Menghindari Pekerjaan Berat. Nyatanya Startup Memang Lebih Nyaman dari Perusahaan Konvensional

Gen Z Kerja di Perusahaan Startup Bukan karena Malas dan Menghindari Pekerjaan Berat. Nyatanya Startup Memang Lebih Nyaman dari Perusahaan Konvensional

14 Juni 2024
Sempat Tersusul, Tokopedia Kembali Jadi Marketplace No. 1, Kok Bisa_ terminal mojok

Sempat Tersusul, Tokopedia Kembali Jadi Marketplace No. 1, Kok Bisa?

12 September 2021
Belajar Sabar Layaknya Nadiem Makarim POP muhammadiyah NU setuju sampoerna terminal mojok.co

Nadiem Makarim, Milenial di Pemerintahan yang Membuat Hidup Orang Miskin Terasa Menjadi Makin Sial

26 Juli 2020
Belajar dari Kasus Beli Genteng di Tokopedia, Pentingnya Jadi Smart Buyer Terminal Mojok.co

Belajar dari Kasus Beli Genteng di Tokopedia, Pentingnya Jadi Smart Buyer

2 Maret 2023
Driver Ojol dan Taksol di Bali Amat Pantas Diberi Bintang 5, Pelayanannya Top Banget, Wajib Ditiru Driver Kota Lain

Driver Ojol dan Taksol di Bali Amat Pantas Diberi Bintang 5, Pelayanannya Top Banget, Wajib Ditiru Driver Kota Lain

10 September 2024
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Sisi Gelap Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing (Unsplash)

Sisi Gelap dari Kemiripan Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing

19 Januari 2026
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.