Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Mengunjungi Prancis

Bachtiar Mutaqin oleh Bachtiar Mutaqin
9 Februari 2021
A A
3 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Mengunjungi Prancis Terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

“Apa yang tidak kamu sukai dari orang Indonesia di luar negeri?”

Pertanyaan tersebut ditulis oleh oknum warganet, sebut saja si A, untuk memberi konteks gambar yang dia unggah di Twitter. Gambarnya merupakan tangkapan layar sebuah komentar dari dirinya sendiri untuk menjawab pertanyaan pada caption. Tentu saja berdasarkan pengalaman yang pernah dia alami ketika menunggu kereta di Changi, Singapura.

Pada intinya, si A menolak memberikan bantuan kepada orang lain, sebut saja si B, yang sedang bingung dan membutuhkan pertolongan. Hal tersebut dikarenakan si B tidak mengucapkan kata sakti sebelum meminta tolong, yaitu “permisi/mohon maaf”. Seperti biasa, tidak perlu waktu lama bagi para warganet untuk menyerang akun si A dengan berbagai macam komentar kontra.

Saya tidak akan membahas siapa yang salah atau benar. Biarlah itu diurus oleh para warganet yang budiman dengan segala kepakarannya. Namun, apa yang dialami si B mengingatkan saya pada pengalaman beberapa teman ketika mereka berkunjung dan menginap di rumah saya waktu dulu masih tinggal di Prancis.

Prancis dengan segala macam daya tariknya tentu saja membuat banyak orang ingin mengunjunginya. Kalau kalian ada rencana, rezeki, dan kesempatan berkunjung ke Prancis, tentu ndak mau dong kalau mengalami hal yang sama dengan si B? Meskipun ya tidak semua orang juga akan merespons seperti si A.

Nah, supaya dapat pengalaman yang menyenangkan, berikut hal-hal yang saya kira harus diketahui sebelum kalian memutuskan berkunjung ke Prancis. Minimal supaya nggak ada orang Prancis yang nge-tweet, “Apa yang tidak kamu sukai dari orang Indonesia di Prancis?” Hahaha.

#1 Sapaan

Pastikan kalian menyapa dahulu sebelum ngajak ngomong ataupun minta tolong. Bisa bilang Bonjour atau Bonsoir, tergantung waktunya. Pernah suatu waktu, teman saya dari Belanda tidak segera dilayani oleh pramusaji restoran karena yang bersangkutan tidak bilang Bonjour. Tiap kali dia menyebutkan pesanannya, pramusaji membalas dengan kata “Bonjour?”. Untungnya teman saya sadar setelah 4 kali mengulang percakapan yang sama. Hahaha.

Oh iya, jangan lupa kalau sudah selesai urusannya, sampaikan terima kasih dan doa yang tulus. Bukan, bukan doa layaknya doa penutup habis upacara atau tahlilan. Tapi doa supaya harinya menyenangkan, seperti “Merci, bonne journée/soirée!”. Atau bisa juga doa semacam “A demain!” alias sampai jumpa besok, ya! Menurut saya ini salah satu love language, sih. Uwu beud.

Baca Juga:

Banyu Langit Agro Park Magelang, Tempat Liburan yang Tepat untuk Momong Anak

4 Alasan Orang Jakarta Lebih Sering Liburan ke Bogor daripada ke Pulau Seribu

Nah, kalau sudah akrab, bisa lanjut dengan obrolan sederhana seperti yang sering saya lakukan dengan kawan kampus saya, sebut saja si C.

Saya (S): Salut, ça va?

Si C: Salut, ça va. Et toi?

S: Ça va.

Si C: Ça va ça va ou ça va?

S: Ça va ça va.

Si C: OK, ça va alors.

S: Ça va.

Gitu aja terus sampai Napoleon bangkit dari kubur. Jigur…

#2 Jangan duduk kalau penumpang sedang ramai di transportasi publik

Tentu ini tidak berlaku bagi mereka yang menggunakan mobil sewaan atau taksi online, eak. Tapi bagi kalian penganut aliran ngirit, perlu diketahui kalau di dalam métro/kereta, tram, ataupun bus ada semacam kursi lipat gitu. Biasanya ada di tengah, di dekat pintu. Jadi kalau lagi nggak ada yang pakai, nih kursi bakal terlipat sendiri. Ajaib!

Pas jam berangkat dan bubaran kantor, biasanya bakal penuh banget. Kalau kalian pas lagi duduk di situ, mending langsung berdiri deh supaya bisa muat lebih banyak orang. Ya sebenarnya bisa saja sih tetap keukeuh duduk, misalnya kalau sedang sakit atau hamil. Pernah waktu itu istri saya sedang hamil, tapi perutnya nggak gede-gede amat dan nggak kelihatan kalau lagi hamil. Doi jadi serba salah kalau pas kebagian duduk di kursi lipat tersebut. Kalau orang sehat sih paling juga cuma diliatin njuk dibatin sama orang-orang, “Sungguh manusia akhlakless.” Nggak kok kalau sampai dibuat utas di Twitter.

#3 Jalur kiri untuk pejalan kaki yang buru-buru

Ini bukan karena orang Prancis kidal atau tidak sopan eak, tapi semacam kearifan lokal gitu. Jadi, pembagian jalan dan ekskalator bagi pejalan kaki di Prancis itu ada 2, lajur kiri dan kanan. Jalur cepat dan jalur lambat. Kalau kalian lagi nggak buru-buru amat, mending diam di sebelah kanan deh daripada digrundengi dan dimaki-maki orang kan, ye?

Oh iya, meskipun lagi buru-buru, jangan lupa untuk menahan pintu bagi orang di belakang kalian. Baik di pusat perbelanjaan maupun stasiun kereta. Pokoknya yang pintunya masih manual ada tulisannya ”tarik” dan “dorong”. Ya kali iseng banget ada pintu otomatis trus kalian berdiri di tengah-tengah biar pintunya kebuka terus. Paling langsung didatengin satpam trus ditanya, “Anda sehat? Wes ngopi durung?”

Tips ini saya bagikan bukan karena saya merasa paling terintegrasi ataupun punya superioritas moral dibandingkan para pendatang yang lain, eak. Yah, mudah-mudahan sih bisa sedikit membantu supaya kalian bisa dapat pengalaman yang berkesan ketika berkunjung ke Prancis. Jangan sampai sudah kadung marah-marah ngata-ngatain orang lain, eh ternyata semua karena ketidaktahuan diri kita sendiri. Kan nyebahi…

BACA JUGA 4 Hikmah dari Aksi Arie Untung ‘Buang’ Tas Prancis Mahal dan tulisan Bachtiar Mutaqin lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2021 oleh

Tags: LiburanPrancis
Bachtiar Mutaqin

Bachtiar Mutaqin

Bapak-bapak yang malas mandi.

ArtikelTerkait

macron jokowi komentar motif mojok

Menebak Alasan Jokowi Merasa Perlu Berkomentar Soal Pernyataan Macron

4 November 2020
4 Alasan Orang Jakarta Lebih Sering Liburan ke Bogor daripada ke Pulau Seribu

4 Alasan Orang Jakarta Lebih Sering Liburan ke Bogor daripada ke Pulau Seribu

25 Desember 2025
5 Kesalahan yang Sering Tidak Disadari Turis Asing ketika Liburan ke Jepang Mojok.co

5 Kesalahan yang Sering Tidak Disadari Turis Asing ketika Liburan ke Jepang

19 Februari 2025
Alasan Klasik yang Seharusnya Nggak Dipakai Lagi Saat Malas Mandi terminal mojok.co

Untuk Apa Mandi Pagi di Hari Libur?

21 Juni 2019
Sama-sama Aksi Solidaritas, Produk Prancis Diboikot kok Produk China Nggak? terminal mojok.co

Sama-sama Aksi Solidaritas, Produk Prancis Diboikot kok Produk China Nggak?

3 November 2020
Emmanuel Macron, Presiden Paling Nggak Ada Kerjaan di Dunia

Emmanuel Macron, Presiden Paling Nggak Ada Kerjaan di Dunia

15 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026
Imlek 2026 Kenangan Simbah Mensyukuri Dodol sebagai Rezeki (Wikimedia Commons)

Imlek 2026 Menjadi Kenangan Manis akan Usaha Simbah Menurunkan Kasta Dodol sebagai Upaya Berterima Kasih kepada Rezeki

17 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.