Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Perjalanan Mencari Sosok Mas Aldebaran di Dunia Nyata

Windy Fransisca oleh Windy Fransisca
23 Januari 2021
A A
Perjalanan Mencari Sosok Mas Aldebaran di Dunia Nyata terminal mojok.co

Perjalanan Mencari Sosok Mas Aldebaran di Dunia Nyata terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sinetron Ikatan Cinta yang tayang di salah satu televisi swasta terbesar di Indonesia ini memang masih dikategorikan sebagai sinetron baru, namun sinetron besutan sutradara Doddy Djanas ini telah laris di pasaran. Terbukti dengan jumlah penontonnya yang banyak serta rating nya yang selalu menduduki peringkat atas. Tentu ini tidak lepas dari pesona aktornya, Arya Saloka yang berperan jadi Mas Aldebaran.

Sinetron yang dibintangi oleh para artis muda berbakat seperti Arya Saloka, Amanda Manopo, dan Evan Sanders ini memang memiliki jalan cerita yang lumayan unik dan susah ditebak. Kisah percintaan yang dibalut dengan dendam membuat daya tarik tersendiri bagi penontonnya.

Sedikit bercerita, jujur pada saat penayangan perdana sinetron ini saya tidak terlalu tertarik untuk menontonnya karena saya pikir alur ceritanya pasti akan sama seperti sinetron-sinetron lain yang mudah di tebak dan cenderung mbulet. Namun, setelah hampir sepekan saya mengikuti sinetron ini, saya mulai tertarik untuk menontonnya.

Apalagi semenjak kehadiran Arya Saloka yang memerankan karakter Mas Aldebaran Alfahri, seorang pengusaha muda tampan serta misterius, namun juga romantis itu cukup mampu mencuri hati saya untuk menjadi salah satu bagian dari penonton setia Ikatan Cinta.

Namun, pernah suatu malam ketika saya sedang menonton sinetron tersebut pikiran saya berkelana memunculkan sebuah pertanyaan, “Apakah ada sosok Mas Aldebaran di dunia nyata?”

Bukan apa-apa saya berpikir seperti itu karena penggambaran karakter Mas Aldebaran ini terbilang nyaris sempurna. Mulai dari penggambaran fisik, pekerjaan, serta sifatnya yang baik hati dan penyayang minus sifat cueknya. Lagi pula meskipun cuek tapi Mas Al ini perhatian, jadi saya bisa menyimpulkan bahwa ini merupakan karakter yang sempurna.

Saya mulai membayangkan jika sosok Mas Aldebaran ini ada di dunia nyata, pasti saya akan beruntung jika bisa menjadi ratu di hatinya. Namun, ada beberapa pertanyaan yang membuat saya menjadi ragu jika sosok paripurna ini ada di dunia nyata.

Pertama, hanya dengan alasan dendam, Mas Al mau menikahi Mbak Andin yang notabene seorang narapidana. Memang tidak salah menikahi seorang narapidana terlebih narapidana cantik seperti Mbak Andin. Namun, hidup di dalam masyarakat yang memiliki pola pikir yang belum sepenuhnya terbuka itu pasti akan sulit untuk menerima hal tersebut apalagi Mas Al ini kan seorang pengusaha sukses, apakah tidak apa jika memiliki istri seorang narapidana? Bukankah hal tersebut justru akan menimbulkan gunjingan dari masyarakat dan berpengaruh pada bisnisnya?

Baca Juga:

Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi 

5 Alasan yang Membuat Sinetron Indonesia Semakin Membosankan. Produser dan Sutradara Perlu Lebih Kreatif!

Kedua, dendam biasanya identik dengan kata menyiksa entah itu berupa siksaan fisik atau mental. Yah memang Mas Aldebaran sudah melakukan penyiksaan mental terhadap Mbak Andin dengan cara tidak mencintainya dan tidak memberinya nafkah batin. Namun, bukankah biasanya mata dibalas mata, nyawa dibalas nyawa? Apakah cukup dengan menyakiti hati Mbak Andin saja mampu membayarkan dendam atas kematian adiknya?

Dan yang ketiga, perihal cinta yang mampu melunturkan dendam. Saya sadar bahwa cinta itu memang buta, seperti kata pepatah tai kucing rasa coklat. Tapi, saya yakin cinta pun tidak sebuta itu. Saya sedikit ragu jika ada seseorang yang mau menghapus dendamnya hanya karena sebuah rasa cinta. Sekarang kita pikirkan jika itu benar terjadi bukankah batinnya akan tersiksa karena tidak bisa membalaskan dendam adiknya sedang dia justru berbahagia dia atas penderitaan adiknya dengan mencintai musuhnya? Aneh sekali.

Pikiran-pikiran yang demikian itu membuat saya sanksi mengenai keberadaan Mas Aldebaran di dunia nyata, yah, meskipun kita tidak pernah bisa memprediksi rencana Tuhan akan seperti apa. Namun, jika memang benar sosok paripurna ini ada di muka bumi ini, saya rasa keberadaannya 1: 1000.

Terlepas dari itu saya rasa sinetron ini cukup mendidik karena ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil. Mulai dari jangan menumbuhkan dendam di hati karena balas dendam bukanlah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah, namun justru memperkeruh masalah. Yang kedua, serapat apa pun bangkai yang disembunyikan pasti akan tercium juga, sepintar apa pun kita menyembunyikan kebohongan pasti kebenarannya akan terungkap. Dan yang terakhir, tentang keihklasan dalam mencintai seperti yang dilakukan Mbak Andin yang mencintai Mas Aldebaran.

BACA JUGA katan Cinta Adalah Fifty Shades of Grey Versi Indonesia dan tulisan Windy Fransisca lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2021 oleh

Tags: ikatan cintaSinetron
Windy Fransisca

Windy Fransisca

Bukan anak sastra, sekadar pengagum aksara.

ArtikelTerkait

Membayangkan Proses Brainstorming 'Kisah Nyata' Indosiar Episode Tiktok terminal mojok.co

Membayangkan Proses Brainstorming ‘Kisah Nyata’ Indosiar Episode Tiktok

29 Januari 2021
Klarifikasi dari Fizi Perihal Khilaf dan Sengketa dengan Upin Ipin Manusia Paling Kreatif itu ya Penulis Skenario Sinetron, lah

Manusia Paling Kreatif itu ya Penulis Skenario Sinetron, lah

25 April 2020
Belajar dari Kang Bahar di Preman Pensiun: Preman yang Juga Punya Sisi Humanis Kenapa Sih Orang Suka Berkomentar dan Terbawa Suasana Pas Nonton Sinetron?

Kenapa Sih Orang Suka Berkomentar dan Terbawa Suasana Pas Nonton Sinetron?

4 November 2019
cinta ftv

Perihal Cinta Kita Nggak Ke Mana-mana, Masih di FTV Aja

22 Juni 2019

Alasan Lelaki Harus Nonton Sinetron Dunia Terbalik dan Belajar dari Bapak-bapak Ciraos

6 April 2020
Menaksir Penghasilan Rendy, Asisten Aldebaran di Sinetron 'Ikatan Cinta' terminal mojok.co

Menaksir Penghasilan Rendy, Asisten Aldebaran di Sinetron ‘Ikatan Cinta’

1 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

11 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.