Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

8 Tipe Mahasiswa yang Selalu Ada di Kelompok KKN

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
30 Juni 2020
A A
kkn kkn keluar jawa mojok.co

kkn mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

KKN merupakan perayaan keilmuan yang kita dapat selama kuliah. Hasilnya kita lihat ketika melebur dalam masyarakat. Sebenarnya, bagi sebagian mahasiswa yang suka ikut kegiatan di desanya, sehari-hari adalah KKN. Bedanya, jika KKN akan bermanifestasi menjadi nilai dari A sampai E, sedangkan kegiatan desa adalah yak e yak e alias berat di tenaga, upahnya ya pol mentok bekonang.

Mau di mana pun tempat KKN, baik dekat kampus atau pun di perbatasan teritori wilayah Indonesia, pasti selalu ada anggota tim yang memiliki ciri-ciri unik. Entah uniknya itu cenderung ke arah menyebalkan atau malah pol mentok pekok dan patut untuk diruwat.

Dalam KKN, para mahasiswa dari jurusan dan fakultas yang berbeda akan dikumpulkan dalam satu kelompok. Namanya juga percampuran individu yang berbeda dari tempat yang berbeda, pasti akan membawa sifat dan kebiasaan yang berbeda. Makanya cerita tentang kegiatan ini nggak jauh-jauh dari cinlok atau berantem sama temen kelompok.

Atau berantem sama pacar karena cinlok sama teman satu kelompok.

Setelah mengumpulkan cerita dari berbagai manusia yang ikut kegiatan tersebut, berikut adalah hasil dari tanya jawab dengan beberapa kawan sekaligus pengalaman pribadi mengenai kegiatan KKN mereka tentang tipe-tipe mahasiswa yang selalu ada dalam tim KKN. Nomer lima bikin tercengang!

Mas/Mbak ambisius

Dalam kegiatan KKN, percaya atau tidak, tipe mahasiswa seperti sangat dinantikan kiprahnya. Saya sama sekali tidak menyebutkan bahwa tipe ini adalah tipe yang menyebalkan, namun keberadaannya terkadang bikin nggak tenang.

Srantal-sruntul tiap pagi, siangnya tidak mengenal istirahat dan malamnya selalu giat mengisi note book. Kekurangan dari mahasiswa tipe ambisius ini adalah kondisi badan karena kurang lebih dua bulan selalu srantal-sruntul itu terlalu ngoyo dan bisa menjadi serangan balik berupa kelelahan dan sakit flu atau batuk. Duh, kesehatan mu itu lho.

Cosplay jadi cakruk

Tipe mahasiswa seperti pasti ada, tak jamin. Pagi-pagi udah sarungan sambil nunggu makan, siang-siang di cakruk, sore-sore di cakruk dan malam-malam ikut warga sekitar main gaple di cakruk. Jangan tanya prokernya, palingan ya nganu.

Baca Juga:

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

Tapi tipe yang seperti ini biasanya yang paling akrab dengan warga. Jiwa ngaso yang mendarah daging, biasanya dilirik oleh pemuda lokal untuk menjadi teman ngobrol dan berbagi kisah. Kekurangannya memang terlihat nggak guna, padahal pemikirannya selalu ditujukan untuk masyarakat. Mbois nggak?

Pemburu feed Instagram

Perlu tak jelasin po? Ya sudah. Tipe mahasiswa seperti ini biasanya jadi beban dalam tim. Tipe ini beda dengan admin instagram tim KKN lho yhaa. Ciri khasnya, tipe ini gaweannya pencitraan. Sedikit-sedikit bilang “eh, bagus juga kalau begini…” atau “eh, fotoin dong…” adalah kata-kata template mereka.

Tapi, jangan salah, tipe mahasiswa ini biasanya membawa keceriaan dalam tim. Dan setidaknya menunjukkan kepada hal layak ramai bahwa kegiatan dalam tim ini berjalan dengan lancar. Coba bayangkan kegiatan tim tanpa publikasi, ya nggak masalah juga sih. Kan yang penting sampai atau tidak niat baik kita untuk masyarakat. Ya, pokoknya tipe ini ada manfaatnya. Anggap saja begitu.

Batman

Tipe yang ini ciri khasnya bangun di atas jam sembilan pagi, matanya selalu merah dan akrab dengan masyarakat sekitar. Bangun siang bukan tanpa alasan, biasanya malam hari mereka diajak oleh pemuda lokal untuk dangdutan atau mencicipi air nikmat khas daerah tersebut.

Sebenarnya bukan air nikmatnya saja, biasanya mahasiswa tipe ini sering diajak oleh pemuda lokal untuk bercerita. Hampir sama dengan tipe cosplay jadi cakruk, namun jangkauan tipe ini lebih luas. Tidak hanya di cakruk atau posko saja, namun merambah sampai ke desa-desa sebelah.

Pelor (nempel molor)

Jika tipe cosplay jadi cakruk kerjaannya mager di cakruk bersama pemuda setempat, nah tipe yang satu ini memilih untuk goleran di posko selama mungkin. Kalau ada simboknya, mungkin bakal bilang begini, “hasssh, goleran terossss!” Hanya ada dua kemungkinan ia keluar posko, ketika lapar dan ketika ada dosen pemantau lapangan.

Nah, tipe ini, saat ada dosen pemantau lapangan, biasanya bakal macak paling sregep. Tiba-tiba saja melakukan kegiatan ini itu, padahal biasanya golar-goler di dalam posko. Percayalah, tipe seperti ini hampir memiliki kloning di setiap tim KKN.

Mas-mas bertenaga

Tipe ini seakan bisa mempelajari jurus seribu bayangan. Di mana-mana ada dia, kegiatan apa saja ia membantu dengan ikhlas dan selalu memiliki energi untuk program bantu. Berbeda dengan tipe ambis yang condong ke sifat pribadi, tipe mas-mas bertenaga lebih suka berkelompok. Ciri khas lainnya, tipe mas potok lebih sering berkeringat dan mambu.

Pemburu hantu

Tipe yang ini sukanya halu dan menampung semua cerita horor warga sekitar. Setelah ditampung, biasanya sebelum tidur malam, tipe yang ini akan bercerita kepada seluruh rekan tim. Biasanya, kalimat pembukanya seperti ini, “eh, denger-denger ya, bukan dari aku loh ya, tapi dari Pak Kadus, kalau malam biasanya….” Ya, benar, dengan dalih kata orang lain, biasanya cerita horor menjadi valid. Dan anehnya, semua bakalan percaya dan parno berlebih.

Humoris

Kita harus berterimakasih dengan tipe yang satu ini. Karena tanpa mereka, KKN kita hanyalah seputar mencari nilai dalam selembar kertas, bukan nilai dalam lembaran kehidupan.

Barangkali hanya itu saja tipe mahasiswa endemik saat KKN yang bisa saya tuliskan. Bagaimana menurut kalian? Sudah mencakup semua atau ada tipe lain yang nggak kalah bikin kemekelen dan mangkel? Kolom komentar tersedia untuk kalian tumpahkan seutuhnya tanpa perantara dan biaya.

BACA JUGA No Debat! One Piece Lebih Baik daripada Naruto dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2020 oleh

Tags: KKNMahasiswa
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Rindu Bus Kuning alias Bikun UI yang Sering Dianggap Bus Paling Nyaman

Rindu Bus Kuning alias Bikun UI yang Sering Dianggap Bus Paling Nyaman

1 September 2020
Wisuda Terasa Biasa Aja bagi Mahasiswa Jurusan Farmasi karena Setelahnya Masih Harus Sekolah Lagi Mojok.co

Wisuda Terasa Biasa Aja bagi Mahasiswa Jurusan Farmasi karena Setelahnya Masih Harus Sekolah Lagi 

2 Oktober 2025
Kampus Ruko Dipandang Aneh dan Disepelekan, tapi Saya Nggak Menyesal Kuliah di Sana Mojok.co

Kampus Ruko Dipandang Aneh dan Disepelekan, tapi Saya Nggak Menyesal Kuliah di Sana

1 Agustus 2025
Angkot Malang yang Bikin Perantau Bingung Mojok.co

Angkot Malang yang Bikin Perantau Newbie Bingung

14 Januari 2024
Mahasiswa Semarang KKL ke Jogja Buat Apa? Banyak Tempat yang Lebih Baik dari Jogja

Mahasiswa Semarang KKL ke Jogja Buat Apa? Banyak Tempat yang Lebih Baik dari Jogja

15 Februari 2024
jumatan

Jumatan Tidak Membuatmu Menjadi Lebih Tampan

31 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

17 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.