Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

7 Merek Rokok Ilegal Ternama yang Jangan Pernah Kamu Beli  

Iqbal AR oleh Iqbal AR
15 September 2023
A A
Rokok Luffman: Rokok Ilegal yang Katanya Mirip Marlboro Merah, Aslinya Bikin Muntah merek rokok ilegal

Rokok Luffman: Rokok Ilegal yang Katanya Mirip Marlboro Merah, Aslinya Bikin Muntah (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa akibat paling nyata dari semakin mahalnya harga rokok? Jumlah perokok akan turun? Tidak. Pendapatan pajak dari rokok juga akan turun drastis? Tidak juga. Akibat paling nyata dari semakin mahalnya harga rokok adalah munculnya banyak rokok ilegal alias rokok tanpa cukai.

Harga rokok yang semakin mahal memang kerap membuat para perokok pusing. Bayangkan saja, kenaikan harga rokok kadang terlalu mencekik, dan bisa terjadi dalam dua sampai tiga kali setahun. Menyikapi situasi ini, cukup banyak perokok yang akhirnya beralih ke rokok yang lebih murah. Misalnya perokok Gudang Garam Surya yang beralih ke rokok Gajah Baru yang lebih murah. Tapi, banyak juga yang akhirnya beralih ke rokok ilegal.

Bagaimanapun juga, rokok ilegal tidak bisa dibenarkan. Tidak ada yang sepakat dengan rokok ilegal. Saya, kamu, kalian, dan para perokok lainnya juga berada di barisan yang sama, barisan yang menolak beredarnya rokok ilegal. Tapi, kita semua juga paham bahwa banyak masyarakat yang tidak punya pilihan lain menyikapi naiknya harga rokok ini. Keputusan mereka memilih rokok ilegal juga tidak bisa sepenuhnya disalahkan.

Maka dari itu, saya akan coba berikan daftar merek rokok ilegal yang mungkin namanya sudah kondang, yang sebaiknya jangan dibeli. Tentunya dengan berbagai macam alasan. Selain karena agar keberadaan rokok ilegal tidak semakin merajalela, rokok-rokok ilegal ini juga rasanya tidak seenak rokok-rokok legal. Apa saja merek rokok-rokok ilegal yang sebaiknya tidak kamu beli, simak di bawah ini.

Merek rokok ilegal pertama, G.A (Menthol dan Bold)

Mirip rokok LA Menthol dan LA Bold. Itulah yang bisa disimpulkan dari rokok ilegal merek G.A ini. Semuanya mirip. Bentuknya mirip, panjangnya mirip, gaya desain font-nya juga mirip. Yang berbeda tentunya nama merek (dari LA ke G.A).

Rasanya pun berbeda. Kalau rokok LA, baik yang menthol atau yang Bold itu punya rasa yang mild, agak halus, rokok G.A juga masih di level iu. Bedanya, G.A ini bikin tenggorokan gatal. Kalau kata orang Jawa, rokok G.A ini bikin serik di tenggorokan. Satu batang masih oke lah, Tapi kalau lebih, jangan harap tenggorokanmu selamat. Mending jangan dibeli, walau harga per bungkusnya (isi 16 batang) hanya sekitar 10 ribuan.

Mango Top

Dari bungkusnya, rokok Mango Top ini mirip dengan rokok Esse Punch Pop. Tapi, aroma manga di Mango Top ini lebih kuat, meskipun ketika diisap, rasa mangganya sangat tipis. Selain itu, Mango Pop ini juga tidak ada flavor ball-nya. Jadi, aroma mangganya hanya ada di saus tembakaunya.

Kemarin, teman saya bawa rokok ini. Karena penasaran, saya coba. Dan seperti rokok ilegal lainnya, rokok Mango Top ini lagi-lagi bikin serik di tenggorokan. Kayak nggak halus gitu. Murah, sih, hanya 10 ribu per bungkus (isi 20 batang). Tapi sebaiknya jangan dibeli, lah

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Smith

Ini merek rokok ilegal yang sedang tren di masyarakat. Banyak anak-anak muda, termasuk beberapa teman saya yang beralih ke rokok ini. Smith ini rokok putih, dengan desain yang boleh dibilang sangat bagus. Ada yang warna merah, hijau, dan abu-abu. Harganya pun murah banget untuk ukuran rokok putih. kisaran 15-20 ribuan saja per bungkusnya (isi 20 batang).

Tapi yang namanya rokok ilegal, ya rasanya gitu-gitu aja. Jauh banget dari rokok putih lain yang legal. Buat saya, rokok Smith ini masih terlalu pahit. Sebatang dua batang masih oke lah. Saya tidak menyarankan lebih dari itu.

GOA

GOA ini sama seperti Smith. GOA muncul ketika harga rokok putih semakin naik. GOA muncul dengan desain yang juga bagus. Desain bungkusnya didominasi warna putih dengan sedikit aksen kuning. Sebelum Smith, GOA ini juga sudah marak terlebih dahulu, terutama di kalangan teman-teman saya di Malang. Harganya juga murah. Hanya 13-15 ribuan saja per bungkusnya (isi 20 batang).

Soal rasa, harus diakui saya lebih suka GOA daripada Smith. Tarikannya lebih halus, dan tidak sepahit Smith. Tapi sekali lagi, ini rokok ilegal. Tidak ada jaminan rasa yang enak dan konsisten. Silakan beli kalau hanya ingin sekadar coba-coba. Tapi untuk harian, sebaiknya jangan beli.

Sendang Biru, rokok ilegal yang (kayaknya) hanya ada di Malang Raya

Mungkin hanya orang Malang Raya yang tahu rokok ini. Saya pertama kali tahu rokok ini dari teman saya sekitar empat tahun lalu. Sendang Biru, mirip nama pantai di Malang Selatan. Harganya murah, memang. Sekitar 10 ribuan per bungkus (isi 20 batang). Tapi rasanya nggak enak sama sekali. Pahit, serik di tenggorokan, dan aroma sebelum pembakaran terlalu wangi. Bikin pusing. Mending nggak usah dibeli atau dicoba. Skip saja.

Azza

Azza ini sama nyaris dalam segala hal dengan Sendang Biru. Rasanya sama tidak enaknya dengan Sendang Biru. Pahit, serik, dan terlalu wangi aroma sebelum pembakarannya. Harganya juga sama murahnya, kisaran 10 ribuan per bungkus (isi 20 batang). Bedanya hanya desain saja, yang sebenarnya juga sama-sama jelek, sih. Skip saja rokok ini. Udah ilegal, nggak enak lagi.

Merek rokok ilegal terakhir dan paling terkenal, Luffman

Rokok Luffman ini sempat dikira sebagai “alternatif pengganti rokok Marlboro”. Gembar-gembor ini sempat membuat saya penasaran. Ternyata saya kecewa. Rasanya jauh banget dari Marlboro. Pahit, serik, tarikannya nggak enak. Satu poin plus dari rokok Luffman ini mungkin hanya ada di desainnya yang agak elegan dan minimalis. Selain itu, ya nggak ada yang bagus dari rokok Luffman ini. Ya sekarang apa yang kita harapkan dari rokok ilegal yang harganya nggak sampe 15 ribu ini?

Itulah setidaknya 7 rokok ilegal yang sebaiknya jangan dibeli. Saya paham rokok ilegal ini dibeli karena rokok yang legal sudah mahal. Tapi, itu bukan solusi. Saran saya, daripada kalian beli rokok ilegal murah meriah yang rasa dan kualitasnya tidak jelas, mending beralih ke tingwe aja. Selain aman, pilihan rasa dan kualitasnya bisa kita kontrol sendiri. 

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jauhi Rokok Ilegal, Dekati Tingwe

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 September 2023 oleh

Tags: luffmanmerek rokok ilegalpilihan redaksisendang birutingwe
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Kelok 44, Manifestasi Keindahan Sekaligus Ketakutan yang Menghubungkan Kabupaten Agam dan Bukittinggi

Kelok 44, Manifestasi Keindahan Sekaligus Ketakutan yang Menghubungkan Kabupaten Agam dan Bukittinggi

6 Januari 2024
Buku ‘Bahagia Bersama’ Bocorkan Rahasia Sukses 30 Tahun JNE mojok.co

Buku ‘Bahagia Bersama’ Bocorkan Rahasia Sukses 30 Tahun JNE

23 Oktober 2021
4 Dosa Pedagang Bakso dan Mie Ayam yang Mengecewakan Pelanggan Mojok.co

4 Dosa Pedagang Bakso dan Mie Ayam yang Mengecewakan Pelanggan

7 Januari 2024
8 Merek Mobil yang Biasa Jadi Kendaraan Dinas Pelat Merah terminal mojok.co

8 Merek Mobil yang Biasa Jadi Kendaraan Dinas Pelat Merah

10 Januari 2022
Nasi Rames, Menu Makanan Paling Populer di Jawa Tengah jogja

5 Rekomendasi Warung Nasi Rames Legendaris di Jogja yang Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup

2 September 2023
Mengganti Elpiji dengan Kompor Induksi ketika Aliran Listrik Belum Merata, Pemerintah Sehat?

Mengganti Elpiji dengan Kompor Induksi ketika Aliran Listrik Belum Merata, Pemerintah Sehat?

17 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.