Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

7 Ciri Toko Pakaian yang Sebaiknya Dihindari

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
7 Desember 2022
A A
7 Ciri Toko Pakaian yang Sebaiknya Dihindari Terminal Mojok

7 Ciri Toko Pakaian yang Sebaiknya Dihindari (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#4 Jual barang KW

Mau pakai baju apa pun itu memang hak setiap orang. Namun, jika boleh memberikan saran, sebaiknya hindari toko pakaian yang menjual barang tiruan alias KW. Sudah bukan rahasia lagi kalau banyak outlet yang menjual berbagai barang fesyen dengan embel-embel reject pabrik. Padahal barang-barang tersebut tak ubahnya adalah barang palsu yang diberi label serupa dengan merek terkenal.

Trik ini menyebabkan toko bisa memperoleh keuntungan lebih karena mendompleng nama brand yang tersohor tersebut tetapi dijual hanya berselisih sedikit dibandingkan merek aslinya. Sayangnya, kualitas yang diberikan tentu saja nggak sebanding. Kalau sudah begini, konsumen hanya akan menghamburkan uang saja tanpa mendapat manfaat. Lebih baik membeli produk lokal dengan kualitas yang telah teruji.

#5 Pramuniaganya menyebalkan

Walaupun toko pakaian menjual barang, ada jasa yang menyertainya. Apalagi kalau bukan pelayanan asisten toko terkait. Sudah sering orang mendengar kalau nggak sedikit pramuniaga yang menilai calon pembeli sekilas saja dari cara mereka berpakaian. Calon pembeli yang dianggap mengenakan pakaian seadanya, biasanya akan mendapatkan pelayanan ketus.

Wah, kalau sudah begini artinya toko pakaian tersebut sudah red flag! Memang benar beberapa strategi marketing menerapkan pelayanan jutek untuk menggelitik ego konsumennya. Konsumen yang merasa direndahkan, kemudian akan bersedia mengeluarkan uang yang nggak sedikit jumlahnya demi “membungkam” mulut pedas penjaga toko. Ego terpenuhi, tapi sesungguhnya konsumenlah yang terjebak. Ketimbang buang-buang uang demi memenuhi kepuasan sesaat, lebih baik berbelanjalah di tempat yang nyaman dan memberikan pelayanan ramah.

#6 Tidak ada kebijakan pengembalian

Sejumlah brand terkenal sudah banyak yang menerapkan kebijakan pengembalian barang oleh konsumen bila produk yang dibeli nggak sesuai. Tentu saja keunggulan ini disertai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Misalnya, baju nggak boleh dicuci, label harga masih tergantung dengan sempurna, penyertaan struk berbelanja, serta toleransi jangka waktu pengembalian.

Kelebihan ini lama kelamaan menjadi standar umum bagi setiap toko pakaian. Konsumen akan merasa perlakuan tersebut adil bagi kedua belah pihak karena human error nggak cuma bisa terjadi saat proses seleksi sebelum dijual, tetapi bisa juga terjadi pada saat pelanggan memeriksa baju yang hendak dibelinya tersebut. Misalnya saja ada cacat minor atau salah ambil ukuran. Nah, kalau toko pakaian yang didatangi nggak memberikan kelonggaran tersebut, ada baiknya kita mengurungkan niat bertandang ke sana daripada kecewa nantinya.

#7 Tidak menerima pembayaran cashless

Pembayaran secara digital sudah menjadi sesuatu yang umum dilakukan dalam bertransaksi. Selain meminimalisir kecurangan yang mungkin terjadi dalam proses jual beli, pembayaran cashless juga lebih memudahkan konsumen ketimbang harus membawa segepok uang manakala hendak berbelanja.

Oleh sebab itu, pilihlah toko pakaian yang menyediakan pembayaran non-tunai. Baik menggunakan QRIS ataupun kartu debit. Di samping kepraktisannya, pembayaran cashless ini akan tercatat dalam mutasi rekening pemberi dan penerima dana. Jika suatu saat terjadi suatu hal yang memerlukan bukti pembayaran—misalnya proses refund atau retur—dengan mudah kedua pihak dapat melacaknya dari status transaksi tersebut.

Baca Juga:

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

Alfamidi Solo Baru Pantas Dinobatkan sebagai Alfamidi Terbaik di Kabupaten Sukoharjo, Inilah Alasannya!

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Toko Baju Andalan Para Mahasiswi di Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Desember 2022 oleh

Tags: barang kwcashlesspramuniagatokotoko bajutoko pakaian
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Menerka Alasan Toko Legendaris seperti Toko Oen Malang Nggak Menerima Pembayaran Digital

Menerka Alasan Toko Legendaris seperti Toko Oen Malang Nggak Menerima Pembayaran Digital

5 September 2024
Penipuan Pembayaran Melalui QRIS Semakin Banyak, Kenali Modus dan Pencegahannya

Penipuan Pembayaran Melalui QRIS Semakin Banyak, Kenali Modus dan Pencegahannya

23 April 2024
Kebijakan Pembayaran Kantin UM Wajib Cashless Tidak Ramah Mahasiswa Kabupaten dan Penyandang Cashless Literal

Kebijakan Pembayaran Kantin UM Wajib Cashless Tidak Ramah Mahasiswa Kabupaten dan Penyandang Cashless Literal

1 Februari 2024
5 Hal yang Banyak Dikhawatirkan di Era Pembayaran QRIS Mojok.co

5 Hal yang Banyak Dikhawatirkan di Era Pembayaran QRIS

6 Januari 2025
barang kw mojok

Penjual dan Pembeli Barang KW Itu Baiknya Diberi Edukasi, Bukan Dicaci Maki

3 Agustus 2020
Alfamidi Solo Baru Pantas Dinobatkan sebagai Alfamidi Terbaik di Kabupaten Sukoharjo, Inilah Alasannya!

Alfamidi Solo Baru Pantas Dinobatkan sebagai Alfamidi Terbaik di Kabupaten Sukoharjo, Inilah Alasannya!

17 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.