Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

6 Tips dari Mahasiswa Tingkat Akhir untuk para Maba

Eunike Dewanggasani W. S. oleh Eunike Dewanggasani W. S.
28 Maret 2021
A A
mahasiswa tingkat akhir Kiat Sukses untuk Bikin Hidup Susah Ketika Menjadi Mahasiswa Akhir terminal mojok.co

Kiat Sukses untuk Bikin Hidup Susah Ketika Menjadi Mahasiswa Akhir terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliah memang menyenangkan, tapi hal itu tidak selalu menyenangkan ketika kamu sudah duduk di semester terakhir alias menjadi mahasiswa tingkat akhir. Di masa-masa penghabisan ini, selain berusaha melahirkan skripsi, tekanan mental bisa datang melanda dari mana saja. Salah satu sumber stres yang membebani saya adalah banyaknya hal yang tidak sempat saya lakukan selama tujuh semester sebelumnya, sehingga semua harus dilakukan dengan tergesa-gesa dalam satu semester yang singkat ini. Sungguh tidak efektif karena selain harus mencicil tugas akhir setiap hari, bepergian ke mana-mana juga susah karena masih masa pandemi.

Untuk itu, saya menuliskan hal-hal yang bisa kalian lakukan sedini mungkin ketika berkuliah. Kata pepatah sih, “The faster, the better.” Jadi, jangan tunda-tunda sampai semester akhir untuk melakukan hal-hal berikut ini, ya!

#1 Perbaiki dokumen resmi

Walau bukan hal umum, tapi kejadian ini ada saja terjadi kepada mahasiswa yang sedang berkuliah. Kasus yang paling umum adalah data antardokumen yang berbeda. Dalam kasus saya, nama yang ada di KTP dan akta kelahiran memiliki perbedaan satu huruf. Iya, cuma satu huruf! Namun, nyatanya hal ini bisa berdampak ke banyak hal, salah satunya adalah proses pendaftaran beasiswa. Mungkin ada orang yang bilang, “Halah, kesalahan kecil begitu nggak usah heboh!” Oh tidak bisa begitu, Ferguso. Kalau beasiswa saja tidak menerima kesalahan data seperti ini, tidak memungkinkan hal ini juga bisa mempersulit hal-hal lain di masa depan yang berhubungan dengan data kita. Jadi, cek lagi yuk dokumen-dokumen kalian dan langsung pergi ke kantor kecamatan atau disdukcapil terdekat untuk menyunting data pribadi.

#2 Bangun portofolio sejak dini (tidak harus selalu organisasi!)

Memiliki pengalaman adalah nilai tambah yang nantinya bisa dimasukkan ke dalam CV para fresh graduate. Pendapat mainstream yang selalu bilang kalau hanya mahasiswa aktif di kampus yang selalu memiliki portofolio bagus itu salah. Sebagai mahasiswa yang berteman dengan banyak mahasiswa kupu-kupu (alias kuliah-pulang), justru mereka memiliki banyak kesempatan untuk meraih pengalaman di luar jangkauan kampus. Ada yang tekun menjadi ilustrator di Instagram, ada yang rajin mengikuti workshop, dan ada yang memiliki pekerjaan sampingan. Mau di dalam kampus atau di luar kampus, usahakan kamu selalu memiliki kegiatan yang dapat dijadikan pengalaman untuk portofolio. Percayalah, hal ini tidak bisa dikejar dalam waktu yang singkat!

#3 Buat paspor di tahun ketiga kuliah

Mengapa tahun ketiga? Sebab ketika sudah membuat paspor pada saat itu, setidaknya kamu sudah aman untuk mendaftar beasiswa S2 di luar negeri. Untungnya lagi, kalau sudah punya paspor di tahun ketiga, kamu bisa mengikuti workshop atau lomba-lomba bertaraf internasional selama kuliah.

#4 Menabung jauh hari untuk tes bahasa Inggris

Sudah menjadi ketentuan dan kewajiban untuk memiliki sertifikat bahasa Inggris dalam banyak hal: lulus, mendaftar kerja, mendaftar beasiswa, dll. Bukan rahasia lagi kalau tes-tes bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS memakan biaya jutaan untuk satu kali tes. Maka dari itu, persiapkan tabungan khusus supaya dompetmu tidak meringis ketika sudah waktunya mengambil tes ini.

#5 Rajin simpan file di cloud

Di internet, ada begitu banyak kasus (mahasiswa tingkat akhir atau bukan) gagal sidang karena file skripsi hilang. Cara mudah mencegah hal ini? Selalu aktifkan fungsi penyimpanan cloud untuk dokumen-dokumen penting dalam perkuliahan. Banyak mahasiswa yang malas melakukan hal ini, tapi percayalah, lebih baik mencegah daripada menyesal di kemudian hari.

#6 Belajar mengatur skala prioritas finansial

Menjadi mahasiswa di era digital ini sungguh suatu keberuntungan, karena kita tidak harus menulis tugas kuliah dan skripsi menggunakan mesin tik. Kekurangannya? Kita setiap hari terekspos ke media sosial dan e–commerce. Belum lagi, sekarang sedang berjamuran aplikasi e-commerce yang menawarkan banyak diskon dan gratis biaya pengiriman. Sebagai mahasiswa, belajarlah untuk menyaring mana barang yang butuh untuk dibeli dan mana yang belum terlalu penting untuk dimiliki. Alih-alih ketagihan belanja, uang tersebut bisa kamu gunakan untuk tabungan darurat atau untuk melaksanakan poin nomor 4 di atas.

Baca Juga:

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

3 Alasan Maba Jangan Memasang Ekspektasi Ketinggian ke UIN Palembang, Takutnya Nanti Kecewa

Sekian kuliah singkat dari mahasiswa tingkat akhir ini. Kiranya kehidupan perkuliahan kita semua dalam masa pandemi ini berjalan lancar walaupun masih harus menatap layar setiap hari. Salam mahasiswa!

BACA JUGA Kiat Sukses untuk Bikin Hidup Susah Ketika Menjadi Mahasiswa Akhir

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Maret 2021 oleh

Tags: mahasiswa baruMahasiswa Tingkat Akhir
Eunike Dewanggasani W. S.

Eunike Dewanggasani W. S.

Mahasiswa tingkat akhir yang sedang malas bersosialisasi.

ArtikelTerkait

dosen pembimbing

Balada Grup Chat Kelompok Skripsi dengan Dosen Pembimbing Sebagai Salah Satu Anggotanya

31 Juli 2019
Panduan Mencari Kos di Jatinangor bagi Mahasiswa Baru Unpad yang Sebentar Lagi Mengikuti Kegiatan Prabu

Panduan Mencari Kos di Jatinangor bagi Mahasiswa Baru Unpad yang Sebentar Lagi Mengikuti Kegiatan Prabu

21 Juli 2024
Emang Ngasih Ucapan Happy Semprotulation itu Penting?

Emang Ngasih Ucapan Happy Semprotulation itu Penting?

8 April 2020
perpeloncoan

Apa Alasan Utama Perpeloncoan? Melatih Mental atau Balas Dendam?

3 September 2019
pengumuman sbmptn

Buat yang Sedang Menunggu Pengumuman SBMPTN: Selamat Bergalau Ria

9 Juli 2019
Saking Ndesonya Soal Jogja, Saya Pernah Beli Pecel di Angkringan terminal mojok.co

Saking Ndesonya Soal Jogja, Saya Pernah Beli Pecel di Angkringan

3 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.