Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

6 Kuliner Magelang yang Patut Dicoba Sobat Traveller

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
20 Mei 2023
A A
6 Kuliner Magelang yang Patut Dicoba Sobat Traveller terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai warga asli Magelang, tak afdol kalau saya tak mencoba menelisik kabupaten saya tercinta. Saya punya beberapa rekomendasi kuliner Magelang yang tampaknya harus Anda coba. Kalau ada orang Magelang yang nggak tahu tentang kuliner dari daerahnya sendiri, bolehlah mempertimbangkan rekomendasi singkat dari saya berikut ini.

#1 Warung Enthok Mbok Salbiyah dan Tak Bernama

Di Magelang, warung yang menjual masakan berbahan daging enthok memang ada banyak. Tapi, tak mungkin ditulis semuanya. Jadi akan saya ceritakan perihal dua warung favorit saya saja.

Pertama, adalah warung Mbok Salbiyah yang terletak di Kecamatan Secang, tepatnya di Pasar Desa Pucang. Nah, warung Enthok satu ini punya kuah gurih dan daging yang empuk, tapi masih terasa tekstur khas daging enthok. Ada kemiri yang kuat dan bumbu kuning yang pas, tak terlalu menyengat.

Sambal dan sayur pendampingnya sangat nikmat. Favorit saya adalah sayur tempe dan sambal hijaunya. Harganya murah, tak terlalu mahal. Hanya saja, kita harus siap-siap kecewa. Kalau datang terlambat, dijamin kehabisan saking ramainya. Terutama saat hari pasaran Pahing. Jadi, usahakan datang sebelum jam 12 siang, biar nggak kecewa.

Kedua, adalah warung tak bernama. Terletak di daerah Desa Senden, Kecamatan Grabag. Warungnya tak punya plang nama dan tak ada vibes warung makan sama sekali. Ia hanya terlihat seperti rumah tradisional limasan biasa.

Ia punya olahan daging yang empuk banget dan gampang lepas dari tulang. Kuahnya sendiri agak manis dan sambalnya tak terlalu pedas. Ia dimasak dengan pelan (slow cook) di atas tungku yang menyala semalaman.

Di warung ini Anda harus melayani diri sendiri. Anda harus ngambil sendiri di dapur yang masih tradisional, lalu makan langsung di situ ataupun amben (bale-bale atau dipan) yang ada di depan.

Warung yang tersembunyi di tengah perkampungan ini, terletak agak jauh dari jalan utama, pun jarang ada angkutan umum. Anda harus berhenti dulu di Pasar Senden, barulah tanya ke orang-orang daerah situ. Memang perlu perjuangan, tapi dijamin puas.

Baca Juga:

5 Makanan Khas Magelang yang Paling Direkomendasikan untuk Pendatang, Dijamin Nggak Bikin Kecewa

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

#2 Warung Sop Empal dan Brongkos Bu Haryako

Sop empal dan brongkos warung Bu Haryoko mungkin yang paling terkenal sebagai kuliner Magelang. Ia ada di Muntilan dan sudah sering masuk ke video para food vlogger serta media mainstream lain.

Ia berdiri sejak 1970. Empal yang manis beradu dengan sup yang bening dan gurih banget: sebuah perpaduan yang sempurna.

Ada juga nasi brongkos yang sebenarnya mudah kita temui di mana-mana. Namun, warung ini juga menjualnya. Rasanya enak, murah lagi. Ia lebih nikmat saat dimakan dengan tempe mendoannya yang tipis-tipis itu.

Sebenarnya, saya sempat menemukan brongkos lain yang enak di daerah belakang pasar Muntilan. Sayang, saya tak tahu nama warungnya (tak punya plang nama). Dan saat saya ke sana lagi, warungnya sudah pindah.

#3 Bakmi Pak Kadis

Kuliner Magelang ini ada sejak 1979 hingga kini. Warung bakmi ini terletak di Kepanjen Muntilan dan agak jauh dari jalan utama. Ia menjual bakmi Jawa yang aduhai enaknya. Mungkin, kadar manisnya 40% lebih rendah dari bakmi Jawa khas Jogja.

Warung ini menjual tongseng ayam, bebek goreng, nasi goreng, dan masih banyak lagi. Namun, kebanyakan orang datang karena bakminya, termasuk saya. Sekali nyobain, dijamin langsung ketagihan.

#4 Trasan

Jika Anda pernah bertamu di daerah gunung Merbabu, minuman satu ini pasti sudah tak asing lagi. Untuk beberapa orang, minuman ini menjadi pengalaman pertama dan terakhir. Jarang yang bisa langsung suka dengannya.

Selain namanya yang unik karena mirip pelawak dan mirip tokoh manusia hutan, rasanya tak kalah unik. Teh hijau asli warga Merbabu ini, punya rasa asin yang lumayan mendominasi.

Minuman ini memang dicampur garam, bukan gula. Sensasinya unik: sepet, tapi asin. Biasanya ada gula Jawa yang akan jadi teman menikmati trasan. Gula itu diemut sebagai pemanis layaknya permen.

Kalau ingin mencicipi minuman unik ini, datanglah saat ada acara saparan atau selamatan desa. Di saat itulah semua orang jadi saudara dan semua tamu diterima. Baik mengenal ataupun tidak, pasti disuruh mampir. Dan trasan yang asin akan jadi teman ngobrol bersama.

#5 Ketan Gule

Ia adalah makanan yang kini sulit dicari. Padahal, makanan ini sempat menjadi ciri khas dari pasar di daerah pegunungan sejak dahulu. Saya sempat menemukan makanan ini di sebuah pasar, tepatnya di Kecamatan Pakis. Sayangnya, warung itu kini lenyap entah ke mana.

Makanan ini lumayan sederhana. Hanya nasi ketan yang diberi kuah gule atau biasa disebut gulai menurut KBBI. Tak ada daging ataupun sayur, hanya kuah ketal. Sederhana, tapi kaya rasa.

Harganya murah, nikmat, mengenyangkan, ditambah suasana pasar yang ramai, dijamin tambah sedap. Saya khawatir makanan ini akan benar-benar punah. Pasalnya, sampai hari ini, saya belum bertemu lagi dengan ketan gule saat main ke beberapa pasar. Siapa tahu saat Anda yang main ke pasar, Anda beruntung dan menemukan makanan langka ini. Jangan lupa kabarin saya, ya!

#6 Nasi goreng

Yah, tak afdol membicarakan kuliner Magelang tanpa nasi goreng. Anda mungkin sudah tahu perihal nasi goreng khas Magelang ini. Nasi goreng dengan campuran mi dan guyuran sedikit kaldu ini, sudah tenar sampai ke mana-mana.

Kalau kalian menyebutnya nasi goreng Magelangan, di sini cukup disebut nasi goreng saja. Kalau Anda ke Magelang, usahakan untuk mencobanya.

Sumber Gambar: Unsplash.com

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2023 oleh

Tags: BrongkosKuliner Magelangnasi goreng
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

Nontonin Penjual Nasi Goreng Lebih Nikmat ketimbang Makannya (Unsplash.com)

Kenapa ya Nontonin Penjual Nasi Goreng Lagi Masak Lebih Nikmat ketimbang Makan Nasgornya

12 Oktober 2022
Sop Senerek, Kuliner Legendaris Khas Kota Magelang yang Nggak Banyak Wisatawan Tahu

Sop Senerek, Kuliner Legendaris Khas Kota Magelang yang Nggak Banyak Wisatawan Tahu

22 September 2025
5 Jajanan di Toko Oleh-oleh Legendaris Nyonya Pang Muntilan Magelang yang Wajib Kalian Bawa Pulang

5 Jajanan di Toko Nyonya Pang Muntilan Magelang yang Wajib Kalian Bawa Pulang

13 Februari 2025
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026
Nasi Goreng di Surabaya Salah Konsep Sejak Awal karena Pakai Topping Irisan Telur Rebus

Nasi Goreng di Surabaya Salah Konsep Sejak Awal karena Pakai Topping Irisan Telur Rebus

11 September 2025
Di Magelang, Ada Ojek yang Bisa Dimakan. Rasanya Enak, Teksturnya Kenyal, Harganya Murah Meriah

Di Magelang, Ada Ojek yang Bisa Dimakan. Rasanya Enak, Teksturnya Kenyal, Harganya Murah Meriah

23 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.