Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

6 Kesalahan Saat Seminar Proposal Skripsi yang Bisa Bikin Mahasiswa Dihabisi Dosen Penguji, Catat supaya Mentalmu Aman!

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
29 September 2024
A A
6 Kesalahan Saat Seminar Proposal Skripsi yang Bisa Bikin Mahasiswa Dihabisi Dosen Penguji, Catat supaya Mentalmu Aman!

6 Kesalahan Saat Seminar Proposal Skripsi yang Bisa Bikin Mahasiswa Dihabisi Dosen Penguji, Catat supaya Mentalmu Aman!

Share on FacebookShare on Twitter

Kebanyakan mahasiswa, sering kali menganggap sidang skripsi adalah satu-satunya momen paling krusial. Ketika ditanya apa yang paling menyeramkan dari kuliah, hampir pasti jawabannya adalah sidang skripsi. Tentu ini tidak sepenuhnya salah. Tapi harap diingat, jangan sekali-sekali meremehkan yang namanya seminar proposal. Sebab, tahap itu bisa lebih tricky daripada sidang skripsi. Kok bisa?

Karena pada momen ini, dosen penguji nggak cuma menilai idemu, tapi juga cara kamu mempertahankan argumen. Kalau cara penyampaianmu nggak jelas, nggak bisa meyakinkan dosen penguji, ya siap-siap saja kena kritik pedas yang bisa bikin mental anjlok. Bahkan tidak menutup kemungkinan judul skripsimu ditolak, dan harus repot-repot lagi menyusun rencana penelitian dari awal.

Bukannya saya menakut-nakuti. Pasalnya, banyak teman-teman saya setelah seminar proposal malah berakhir ganti judul. Mereka dihabisi dosen penguji karena melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak seharusnya terjadi. Oleh sebab itu, supaya kamu tidak sampai bernasib seperti teman saya, bacalah artikel ini baik-baik. Ada 6 kesalahan umum yang harus dihindari saat seminar proposal skripsi.

Menjawab dengan kalimat “berdasarkan pengalaman pribadi”  

Pertanyaan yang pasti dilontarkan dosen penguji saat seminar proposal skripsi biasanya begini: apa dasar penelitian ini? Atau, ada masalah apa sehingga penelitian ini penting dilakukan?

Ketika mendapat pertanyaan semacam itu, kamu jangan sampai menjawab dengan kalimat “berdasar pengalaman pribadi”. Jangan, bahaya. Meski kenyataannya pengalamanmu memang berhubungan sama masalah penelitian, tetap hindari. Sebab, itu nanti terkesan subjektif. Kamu seolah-olah mau mengerjakan karya opini, bukan skripsi.

Untuk menjawabnya, pakailah kalimat “berdasarkan pra-riset yang saya lakukan”. Itu lebih aman, karena terkesan objektif dan akademis. Atau kalau mau lebih mantap, ucapkan sumber fakta dan data yang memperkuat hasil pra-riset kamu di lapangan. Entah itu dari artikel ilmiah, survei, atau berita.

Tidak memakai kata “akan” saat menyampaikan teknis penelitian

Saat melakukan seminar proposal skripsi, kamu pasti akan menyampaikan terkait teknis penelitian. Contohnya begini, “berdasar latar belakang yang telah saya paparkan, maka penelitian ini berfokus pada A, menggunakan teori B, lalu memakai metode C”. Itulah teknis penelitian.

Nah, karena kamu masih seminar proposal, jangan sampai ketika menyampaikan teknis penelitian, tidak memakai kata “akan”. Kenapa? Ya karena masih proposal, belum disetujui sebagai naskah skripsi. Kata “akan” berarti masih rencana, sifatnya tentatif alias belum pasti.

Baca Juga:

Menulis Nama Pacar di Lembar Persembahan Skripsi Adalah Blunder Abadi dan (Pasti) Jadi Bencana di Masa Depan

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

Mungkin ini terkesan sepele. Bisa jadi sebagian dosen juga tidak mempermasalahkannya. Tapi saran saya, tetaplah pakai kata tersebut. Sebab, itu sangat berarti untuk kesan seminar proposalmu, menunjukkan bahwa kamu beretika karena tidak mendahului keputusan dosen penguji.

Membuat slide PPT yang terlalu banyak dalam seminar proposal

Kesalahan ketiga saat seminar proposal skripsi, adalah membuat banyak sekali slide PPT. Harap diingat, PPT itu power point, yang artinya berisi poin-poin kuat, yang bisa menggambarkan keseluruhan isi. Jadi, jangan masukkan semua informasi naskah proposal ke dalam slide. Maksimal, PPT untuk sempro itu jumlahnya 10 slide.

Lalu pertanyaannya, kenapa ini menjadi salah?

Karena banyaknya PPT, membuat kamu terkesan belum siap untuk mempresentasikan proposal skripsi. Kamu sebagai mahasiswa, seolah-olah belum mampu meringkas sesuatu yang kompleks. Nah, karena kamu terkesan belum siap, maka sangat mungkin dosen penguji mencecarmu. Tujuan mereka satu: supaya punya alasan untuk menyetujui proposal skripsimu.

Tidak fokus presentasi saat seminar proposal, malah mengajari cara baca isi PPT

Selain itu, PPT dengan slide yang begitu banyak juga bikin kamu bingung. Kamu nanti bukan fokus mempresentasikan proposal skripsi, tapi malah fokus mengajari dosen penguji cara baca isi PPT. Ini jelas tidak etis sekali, dan bisa-bisa kamu makin dihabisi dosen penguji dengan pertanyaan-pertanyaan kritis.

Lagi pula, dosen penguji itu sejatinya nggak butuh penjelasan terkait isi proposal skripsimu. Mereka sudah paham sebelum kamu presentasi. Yang mereka butuhkan adalah, kamu bisa menguasai materi yang ada dalam proposal skripsi. Dan salah satu caranya, ya melihat bagaimana kamu bisa presentasi tanpa banyak membaca isi PPT.

Tidak mencari tahu dahulu tentang karakter dosen penguji

Kesalahan kelima saat seminar proposal skripsi, adalah tidak mencari tahu tentang karakter dosen penguji. Ini amat sangat penting, tapi masih banyak mahasiswa yang (merasa pintar) tidak melakukannya. Saya sebut “merasa pintar” karena mereka sering kali kelewat pede menghadapi pertanyaan-pertanyaan, bahkan berdebat sama dosen penguji.

Tentu saja mahasiswa semacam itu amat baik. Sudah seharusnya memang mahasiswa sebelum sempro merasa pede. Tapi, kalau kebetulan dosen pengujinya konservatif, feodal, ya jelas bahaya. Bukannya mendapat pujian atau nilai bagus, malah dicap kurang beretika dan terancam disuruh ganti judul.

Memangnya ada dosen seperti itu?

Lho ya banyak. Coba tanya kakak tingkatmu kalau nggak percaya. Cari tahu bagaimana karakter dosen pengujimu. Kalau karakternya demokratis, nggak gila hormat, silakan kamu pede dan berdebat saat sempro. Tapi kalau ternyata tidak, ya sudah, manut aja. Percuma juga kamu melawan dosen-dosen penguji seperti itu.

Berlindung di balik pendapat dosen pembimbing

Kesalahan terakhir, berlindung di balik pendapat dosen pembimbing. Begini maksud saya. Dalam pengerjaan proposal skripsi, kamu sedikit-banyak pasti dikasih pendapat dari dosen pembimbing. Entah itu bagian latar belakang, teori, atau metode.

Nah, ketika seminar proposal skripsi, dosen penguji mengkritik bagian yang berasal dari pendapat dosbing, kamu jangan sekali-sekali bilang, “Tapi kata ibu/bapak dosen pembimbing, ini sudah tepat”. Jangan, jangan kek gitu. Sebab, yang sempro itu kamu, bukan dosen pembimbing.

Saran saya, saat mengerjakan proposal skripsi, dan kamu diberi pendapat dosen pembimbing, jangan mengiyakan begitu saja. Tanya dan pertimbangkan apakah pendapatnya memang benar-benar tepat. Supaya ketika dikritik dosen penguji, kamu punya orisinalitas pemikiran untuk membantah atau mempertahankannya secara akademis.

Begitulah setidaknya 6 kesalahan umum yang terjadi saat seminar proposal skripsi. Tenang, nggak usah parno. Selagi kamu mengerjakan sendiri, menguasai betul materinya, dan menghindari kesalahan-kesalahan tadi, kamu selangkah lebih siap untuk menghadapi seramnya seminar proposal skripsi. Good luck!

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Seminar Proposal Adalah Forum Ilmiah, Bukan Pesta Ulang Tahun

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 September 2024 oleh

Tags: dosen pengujiseminar proposal skripsisidang proposalSkripsiteknis penelitian
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Nggak Bisa Ngerjain Skripsi karena Nggak Punya Laptop? Itu Cuma Pembenaran untuk Malasmu! Buktinya Saya Bisa Ngerjain Skripsi dan Lulus Kuliah Modal HP doang

Nggak Bisa Ngerjain Skripsi karena Nggak Punya Laptop? Itu Cuma Pembenaran untuk Malasmu! Saya Bisa Lulus Kuliah Modal HP doang

14 September 2023
Mahasiswa Tingkat Akhir yang Masih Bikin PPT Full Teks Mending ke Laut Aja, Ngambang Bareng Sampah!

Mahasiswa Tingkat Akhir yang Masih Bikin PPT Full Teks Mending ke Laut Aja, Ngambang Bareng Sampah!

3 Februari 2024
mahasiswa tua grup whatsapp MOJOK.CO

Mahasiswa Tua: DO Enggan, Skripsian Tak Mau

6 September 2022
4 Hal yang Mahasiswa Baru Harus Tahu supaya Tidak Repot di Perkuliahan Mojok.co

4 Hal yang Mahasiswa Baru Harus Tahu supaya Tidak Repot di Perkuliahan

27 April 2025
mengerjakan skripsi kuliah sidang skripsi Kiat Merampungkan Skripsi dari Kisah Pewayangan Bambang Ekalaya MOJOK.CO

4 Trik yang Bisa Bikin Kalian Makin Cepat Menyelesaikan Skripsi

29 Oktober 2021
Dosen Pembimbing yang Nggak Becus Tak Bisa Jadi Pembenaran Jasa Joki Skripsi. Mahasiswa kok Mentalnya Pengecut? Aneh! joki tugas

Joki Skripsi Lebih Memahami Mahasiswa Adalah Sesat Pikir Paling Percaya Diri yang Tak Seharusnya Dimiliki Manusia Normal

24 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bahaya di Gamping Sleman- Ketika Anak Muda Pesimis Hidup (Unsplash)

Bahaya yang Saya Lihat di Gamping Sleman: Ketika Anak Muda Pesimis dengan Kondisi Ekonomi dan Lari ke Judol Sebagai Pelampiasan

1 Juni 2026
5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total Mojok.co

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total

3 Juni 2026
Bersyukur Tidak Lolos Tes CPNS Setelah Difitnah Pakai Ordal (Unsplash)

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

28 Mei 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir Mojok.co

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir

30 Mei 2026
Korupsi Mandala Krida Bunuh Marwah Jogja Kota Budaya (Wikimedia Commons)

Kasus Korupsi Mandala Krida Membuat Jogja Kehilangan Marwahnya Sebagai Kota Beradab

29 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.