Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

6 Ide Bisnis Sepele yang Pasti Laku Keras di Desa

Siti Halwah oleh Siti Halwah
13 September 2025
A A
6 Ide Bisnis Sepele yang Pasti Laku Keras di Desa

6 Ide Bisnis Sepele yang Pasti Laku Keras di Desa

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang yang tinggal di desa dengan lapangan pekerjaan minim, untuk mendapatkan uang tambahan tentunya memerlukan kecerdikan dalam melihat berbagai peluang bisnis. Ya, meskipun biaya hidup di desa itu murah, tentunya juga tetap butuh tambahan uang agar menjamin kebutuhan di masa mendatang.

Nah, jika ada di antara kalian orang-orang yang tinggal di desa dan ingin memulai bisnis kecil-kecilan, saya mau memberikan beberapa rekomendasi bisnis yang bisa dicoba. Kelihatannya sih, sepele ya, tapi kalau ditekuni secara serius, uang yang masuk ke kantong lumayan juga, lho.

#1 Jasa transfer dan tarik tunai, bisnis potensi laku besar

Salah satu bisnis yang bakalan selalu laku keras di desa adalah bisnis jasa transfer dan tarik tunai. Sudah bukan rahasia umum lagi, di desa itu rata-rata adalah tempat yang agak lambat tersentuh perkembangan teknologi. Jadi banyak yang belum tahu, juga nggak mau tahu dengan sistem pembayaran pakai mobile banking.

Belum lagi lokasi bank yang rata-rata berada di pusat kabupaten, aksesnya jauh dan tentunya ribet kalau harus bolak-balik dari desa ke pusat kabupaten. Jadi, orang-orang banyak yang memilih pakai cara singkat dengan memakai jasa tarik tunai dan transfer.

Selain itu, banyak orang desa yang menjadi pekerja migran di luar negeri dan membutuhkan perantara untuk mengirimkan uang. Makanya, keberadaan jasa transfer dan tarik tunai ini sangat dibutuhkan di desa.

Menurut saya, untuk membuka jasa ini, minimal hanya memerlukan saldo dan uang tunai sebesar dua puluh juta saja. Keuntungannya bisa didapatkan dengan cara beragam, bergantung jumlah nominal uang yang akan ditransfer dan diambil.

Di desa saya, uang yang ditransfer atau ditarik di bawah Rp500.000, biaya administrasinya Rp5000. Sedangkan yang di atas Rp1.000.000, biaya administrasinya sekitar Rp10.000. Begitu seterusnya dengan kelipatan lima.

#2 Jasa checkout di online shop, bisnis “aneh” tapi cuan

Mungkin ini terdengar aneh, tapi membuka bisnis jasa checkout online shop di desa itu cukup masuk akal. Apalagi kalau banyak para tetangga yang masih gaptek tapi punya hobi belanja banyak perintilan.

Baca Juga:

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

4 Peluang Usaha yang Menjanjikan untuk Sambut Natal dan Tahun Baru: Modal Minimal, Cuan Maksimal

Keuntungan yang didapatkan dari bisnis ini bisa berasal dari selisih harga setelah dipotong voucher diskon. Kalau di marketplace Shopee, bisa juga pakai koin yang sudah dikumpulkan. Jadi, harga jual tetap sesuai harga asli di marketplace sebelum dapat potongan dari voucher diskon dan koin tadi.

Apalagi kalau checkoutnya di tanggal-tanggal kembar, cuannya pasti bakalan lebih banyak!

#3 Jastiper makanan viral

Orang desa itu banyak juga yang fomo, tapi hanya terkendala aksesnya saja. Jadi, kalau ada berbagai makanan viral atau ada tempat makan baru yang buka, pasti banyak yang nyari jasa jastiper. Salah satunya Mie Gacoan.

Mie Gacoan yang sudah viral dan terkenal di mana-mana itu tentu banyak yang ingin mencicipinya. Di desa saya, bisnis jastiper Mie Gacoan menarik harga dengan melebihkan sekitar dua ribu rupiah per porsi per produk. Sekali jalan, dia bisa membawa pesanan dua puluh hingga empat puluh produk.

Kalau dihitung, keuntungannya dalam sekali jalan sudah hampir seratus ribu. Apalagi kalau punya armada kendaraan lebih besar, keuntungannya tentu juga bakalan lebih banyak.

#4 Jasa cap piring dan sendok

Sudah bukan rahasia umum lagi kalau orang desa itu suka banget melakukan hajatan. Mau sunatin anak, hajatan. Masuk bulan maulid, hajatan. Anak cucu turun tanah, hajatan lagi. Begitu seterusnya.

Nah, di desa ini kalau ada hajatan tentunya butuh banyak peralatan makan karena nggak kaprah pakai alat makan sekali pakai seperti styrofoam, dll. Maka dari itu mereka seringnya punya banyak alat makan seperti gelas, piring, sendok, dll. Nah, alat makan yang banyak tadi biar nggak ketukar dan kebawa tetangga tentunya harus diberi tanda. Ini celah bisnisnya.

Di sinilah peran penting bisnis jasa cap piring. Jasa piring dan sendok ini sering banget dibutuhkan karena seiring berjalannya waktu, peralatan makan orang desa ini bukannya berkurang, malah sering nambah semakin banyak.

#5 Jualan es batu

Orang desa itu sering kali merasa nggak butuh kulkas. Selain karena bahan makanan yang bisa diperoleh di dekat rumah seperti sawah dan kebun, mereka juga merasa kulkas adalah benda yang bakalan menyedot banyak arus listrik. Jadinya bikin mahal tagihan.

Namun, ada waktu-waktu tertentu yang bikin orang-orang desa merasa butuh air dingin. Misalnya, di musim kemarau atau saat ada tamu dari luar. Maka di situasi tersebut, membeli es batu adalah solusinya.

Saya pernah berjualan es batu di desa dan merasa kalau bisnis ini bisa jadi sumber pendapatan pasif. Apalagi modalnya dikit banget, hanya butuh plastik dan air saja. Letakkan di freezer, dan biarkan mengeras dengan sendirinya.

Harga satu es batu bisa beragam, sekitar Rp500 hingga Rp1000. Uang yang dihasilkan lumayan buat beli kuota tiap bulan.

#6 Wifi

Banyak anak-anak hingga orang dewasa di desa yang pegang HP, tapi terlalu berat buat beli kuota. Maka, wifi adalah solusinya. Di desa saya, tarif wifi sekali sambung sekitar Rp2000. Ada yang berlakunya selama seharian penuh, ada juga yang secara berkala.

Bisnis ini seringnya sejalan dengan jasa tarik tunai dan transfer, juga toko-toko yang sering jadi tempat nongkrong anak-anak. Cuannya besar, modalnya dikit, kerjanya leha-leha.

Nah, itu tadi beberapa ide bisnis yang bisa dicoba kalau kalian kebetulan tinggal di desa dan sedang bosan menganggur.

Penulis: Siti Halwah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Ditolak Kampus PTN, Kini Malah Menciptakan Ide Bisnis Menjanjikan: Modal Iseng, Bisa Kantongi Rp50 Juta Pertama di Usia 20

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 September 2025 oleh

Tags: bisnis di desaide bisnisjasa tarik tunaijasa transfer uangjastip mie gacoan
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

5 Ide Bisnis yang Sangat Cocok Dikembangkan di Temanggung

5 Ide Bisnis yang Sangat Cocok Dikembangkan di Temanggung

11 Agustus 2023
5 Ide Usaha yang Cocok untuk Mahasiswa: Modal Minim, Nggak Ganggu Jadwal Kuliah, dan Cuan Lumayan Mojok.co

5 Ide Usaha yang Cocok untuk Mahasiswa: Modal Minim, Nggak Ganggu Jadwal Kuliah, Cuan Lumayan

8 Juni 2024
Bisnis Fotokopi di Desa Cocok untuk Penyamaran Intel, Dapat Cuan dan Rahasia Desa Mojok.co

Bisnis Fotokopi di Desa Cocok untuk Penyamaran Intel, Dapat Cuan dan Rahasia Desa

15 Januari 2024
7 Ide Jualan Takjil yang Diprediksi Bakal Laris di Bulan Puasa Tahun Ini

7 Ide Jualan Takjil yang Diprediksi Bakal Laris di Bulan Puasa Tahun Ini

22 Februari 2025
Orang yang Sarankan Ide Bisnis di YouTube Itu Bukan Pengusaha, Mereka Hanya Konten Kreator! terminal mojok.co

Orang yang Sarankan Ide Bisnis di YouTube Itu Bukan Pengusaha, Mereka Hanya Konten Kreator!

30 Juni 2021
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

16 Februari 2026
Lumpia Semarang Cerita Cinta yang Dibungkus Kulit Tipis (Wikimedia Commons)

Lumpia Semarang: Cerita Cinta Lelaki Tionghoa dan Perempuan Jawa yang Dibungkus Kulit Tipis

14 Februari 2026
Wisata Wonosobo Enak Dinikmati, tapi Tidak untuk Ditinggali (Unsplashj)

5 Wisata Wonosobo Selain Dieng yang Tak Kalah Indah untuk Dinikmati, meski Nggak Enak untuk Ditinggali

14 Februari 2026
7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit Mojok.co

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit

14 Februari 2026
5 Kasta Sirup Indomaret Paling Segar yang Cocok Disuguhkan Saat Lebaran Mojok.co rekomendasi sirup

Urutan Sirup dengan Gula Tertinggi hingga Terendah, Pahami agar Jangan Sampai Puasamu Banjir Gula!

15 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.