Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

6 Barang yang Wajib Dibawa Saat Naik Kapal Pelni Kelas Ekonomi agar Perjalanan Tak Begitu Menyebalkan

Anisah Meidayanti oleh Anisah Meidayanti
30 Juli 2023
A A
6 Barang yang Wajib Dibawa Saat Naik Kapal Pelni Kelas Ekonomi agar Perjalanan Tak Begitu Menyebalkan

6 Barang yang Wajib Dibawa Saat Naik Kapal Pelni Kelas Ekonomi agar Perjalanan Tak Begitu Menyebalkan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Naik kapal, seperti kapal Pelni, selama berhari-hari merupakan pengalaman yang menguji mental dan fisik. Walaupun kita nggak capek fisik kayak mendaki lembah, kondisi alam seperti ombak, angin, dan cuaca yang berpengaruh pada manuver kapal membuat fisik kita teruji. Belum lagi perjalanan berhari-hari terombang-ambing membelah lautan bersama ribuan orang. Ampuh menguji mental setiap penumpang. 

Saya mencoba naik kapal Pelni KM Nggapulu beberapa waktu yang lalu. Walaupun ini pengalaman pertama saya naik kapal besar selama berhari-hari, saya yakin bahwa saya baik-baik saja selama perjalanan. Namun, ternyata saya salah, ada beberapa barang yang luput saya persiapkan hingga membuat saya menyesal tidak membawanya. Beberapa barang ini perlu disiapkan agar mampu mengatasi masalah tak terduga selama perjalanan.

ADVERTISEMENT

Bisa dibilang barang yang perlu dipersiapkan ini receh, tapi percayalah agar tak menyesal bawalah beberapa barang ini.

Stop kontak kabel atau lobang tiga

Di kapal kelas ekonomi, stop kontak alias kabel bisa kita temukan di setiap deck terutama di atas beds penumpang. Adapun yang menempel di dinding-dinding deck biasa digunakan untuk perbaikan. Namun, nggak semua stop kontak berfungsi, ya. 

Saya kebagian baris bed yang colokannya nggak berfungsi, walhasil saya harus numpang ke colokan bed tetangga. Agar mereka juga bisa nge-charge saya mengeluarkan colokan tiga agar keadilan bisa kami rasakan. Ada juga yang sengaja bawa kabel olor/stop kontak kabel untuk dicolok ke stop kontak yang ada di dinding, agar lebih mudah dijangkau di dekat bed. 

Namun perlu diperhatikan jangan terlalu banyak aliran listrik yang harus dicolok, ya. Agar tidak memicu terjadinya percikan api yang berujung jadi kebakaran. Biasanya ada awak kapal yang mengimbau melalui speaker hingga keliling untuk cek urusan arus listrik ini.

Makanan dan minuman instan

Saya senang sekali dengan fasilitas kapal yang menyediakan area untuk mengambil air panas. Walaupun tempatnya kadang kotor, tapi adanya air panas gratis ini cukup membantu dalam urusan konsumsi penumpang. Karena ada air panas gratis, jangan lupa untuk membawa makanan instan yang bisa langsung diseduh.

Sebenernya di kapal banyak juga pedagang makanan keliling. Namun, untuk menghemat budget, alternatifnya ya bawa makanan instan. Kalau kalian nggak mau terus-terusan makan mi instan, kalian bisa bawa oatmeal atau baso aci tuh.

Baca Juga:

Pengalaman Naik Kapal Pelni Menuju Banda Neira: Berkawan dengan Kecoa, dan Berakhir Memahaminya

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Mudik dengan Kapal

Gembok tas atau koper

“Hati-hati dengan barang bawaan anda karena tidak bisa kami pungkiri ada penumpang yang sengaja naik kapal ini untuk mencuri” begitulah pemberitahuan dari speaker dari awak kapal Pelni yang bertugas di bagian informasi. Dengan membawa gembok tas atau koper, setidaknya tingkat keamanan kita meningkat.

Uang pecahan

Kalau kalian ingin beli-beli selama di kapal, terutama di pedagang keliling, pastikan untuk membawa uang pecahan. Ada beberapa pedagang yang tidak jujur yang tidak memberikan uang kembalian saat itu juga. Ini sering terjadi dengan dalih uangnya akan ditukarkan terlebih dahulu, tapi nyatanya nggak balik-balik.

Selimut

Walaupun kita tidur di kasur ala Pelni yang tersedia, kita nggak dapet bantal, guling dan selimut, ya. Kalau kamu nggak bawa bantal atau guling, masih bisa diatasi. Namun kalau selimut, diusahakan bawa, ya. Walaupun udara dalam deck nggak dingin-dingin banget, tapi kita nggak pernah tau bagaimana cuaca atau kondisi angin selama berlayar.

Obat-obatan 

Ombak yang menerpa kapal Pelni membuat keseimbangan tubuh kita jadi tidak menentu. Apalagi kalau di kelas ekonomi, mabuk akan menular dari satu penumpang ke penumpang lain. Kalau kalian punya track record nggak pernah mabuk di darat, belum tentu nggak mabuk di laut. 

Belum lagi kalau kapal melewati daerah yang terkenal dengan ombak besar dan angin kencang seperti di perairan Masalembo. Kita membutuhkan obat-obatan yang mampu mengatasi mabuk seperti minyak kayu putih, koyo, hingga obat yang mengandung dimenhydrinate seperti Antimo.

Sambel

Saya ingin berkata jujur apa adanya, ya, bisa jadi ini tidak terjadi di kalian. Pikir saya, masalah makan akan aman karena nantinya saya akan mendapat makan tiga kali sehari selama di kapal. Namun, karena masalah rasa hingga mabuk laut beberapa kali saya absen mengambil jatah makan. Untuk mengatasi permasalahan rasa makanan yang hambar atau kurang menggugah selera alternatifnya ya bawa sambal, wkwkwk. 

Sebenarnya di kotak makan dari Pelni, kita udah pasti dapat saos sambel sachet. Namun, apabila dirasa kurang menggugah selera, bawalah sambal terasi dari rumah. Kalau kalian kelupaan kalian bisa beli di pedagang keliling, kok.

Alangkah baiknya sebelum berlayar selama berhari-hari, perlu kita persiapkan secara detail barang bawaan apa saja yang akan kita bawa. Semua ini demi kenyamanan dan keamanan penumpang. Karena dengan harga yang jauh lebih murah dari pesawat, PT Pelni memberikan fasilitas dan pengawasan yang, ya apa adanya saja lah, ya.

Penulis: Anisah Meidayanti
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 27 Jam Membelah Laut Utara Jawa dengan KM Kelimutu, Kapal Pelni Bermutu Tinggi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Juli 2023 oleh

Tags: Kapal Pelniperjalanan lautReview
Anisah Meidayanti

Anisah Meidayanti

Mbak-Mbak Pekerja WFA yang Suka Menulis Pengalaman Perjalanannya. Tapi juga Menaruh Perhatian Pada Isu Lingkungan, Gender dan Kesehatan Mental

ArtikelTerkait

Review Attack on Titan Final Season Episode 1: Bagus, namun Tetap Khawatir

Review Attack on Titan Final Season Episode 1: Bagus, namun Tetap Khawatir

11 Januari 2022
iPhone XS Max, Smartphone Paling Nggak Layak Dibeli

iPhone XS Max, Smartphone Paling Nggak Layak Dibeli

14 Februari 2022
Marlboro Filter Black

Marlboro Filter Black: Rasanya Nikmat, tapi Bikin Dompet Sekarat

7 November 2021
Isi Coklat SilverQueen Bites Beda? Mari Kita Buktikan!

Isi Coklat SilverQueen Bites Beda? Mari Kita Buktikan!

19 Oktober 2022
Review Djarum King: Rokok Ringan Teman Pekerja Kreatif

Review Djarum King: Rokok Ringan Teman Pekerja Kreatif

16 November 2022
Insidious: The Red Door: Ceritanya kok Mirip kayak 2 Film Awal? Ini Film Apa Tugas Kuliah, Bos, kok Copy Paste? insidious

Insidious: The Red Door: Ceritanya kok Mirip kayak 2 Film Awal? Ini Film Apa Tugas Kuliah, Bos, kok Copy Paste?

13 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026
4 Kuliner Khas Tulungagung yang Disukai Warlok, tapi Kurang Cocok di Lidah Pendatang Mojok.co

4 Kuliner Khas Tulungagung yang Disukai Warlok, tapi Kurang Cocok di Lidah Pendatang

28 Juni 2026
Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026
3 Cara Kecamatan Cibiru Membunuh Romantisme Bandung (Unsplash)

Sebagai Pengendara Motor di Bandung, Saya Capek Ikut Menyumbang Macet Setiap Hari

27 Juni 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri Kerap Dianggap Tempat Paling Rapi di Dunia, padahal Justru Sebaliknya, Titik Kumpul Masalah dan Kekacauan!

29 Juni 2026
Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah di Luar Kota Demi Kejar Gengsi Mojok.co

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

27 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.