Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

5 Tipe Orang di Pemancingan: Dari Gila Juara hingga Sayang Keluarga

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
22 Februari 2022
A A
5 Tipe Orang di Pemancingan: Dari Gila Juara hingga Sayang Keluarga terminal mojok.co

5 Tipe Orang di Pemancingan: Dari Gila Juara hingga Sayang Keluarga (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dua tahun belakangan ini saya rajin ikut mendatangi beberapa pemancingan. Bukan untuk memancing, tapi lebih ke rasa penasaran. Kira-kira, apa hal yang membuat pemancingan itu selalu ramai dan jarang sepi? Akhirnya, tiap ada saudara atau teman yang hendak memancing, saya memutuskan untuk ikut. Walaupun saya hanya kuat beberapa jam dan memutuskan untuk pulang duluan. Pasalnya, saya merasa bosan setengah mati melihat orang fokus menatap kolam dengan penuh harap.

Setelah mengamati di lapangan dan mengobrol dengan para member tukang mancing beserta pemilik pemancingan, saya mengelompokkan orang-orang yang datang ke pemancingan dalam beberapa tipe. Berikut tipenya.

#1 Tipe mancing mania akut

Tipe yang pertama ini merupakan orang yang sudah kecanduan memancing. Hari-harinya hanya dipenuhi dengan memancing, memancing, dan memancing. Jika mereka sedang bekerja, mereka akan selalu resah. Mereka tak sabar menunggu waktunya pulang ataupun libur agar bisa mengeksekusi kegiatan memancingnya. Jika punya uang, mereka tak sabar untuk menghabiskan uang itu untuk memancing ataupun membeli alat pancing baru.

Obrolan yang menarik baginya itu hanya seputaran dunia memancing. Entah itu tentang spot mancing, pemancingan baru, turnamen mancing, racikan umpan, toko pancing lengkap, dan sebagainya. Orang dengan tipe ini tak peduli seberapa panasnya terik matahari, tak peduli hujan badai, dan tak peduli tengah malam dingin serta digigiti nyamuk. Pokoknya, mancing is everything dalam hidupnya.

Meski kedengarannya berlebihan, nyatanya tipe ini paling banyak dijumpai di pemancingan. Tak sedikit dari tipe ini bahkan rela menginap sampai dua hari di kolam. Bagi yang masih sendiri, tentu ini bukan masalah. Namun, bagi yang sudah berkeluarga, ini merupakan masalah besar. Tak sedikit dari curhatan orang-orang tipe pertama ini, mereka sering cekcok dengan pasangan karena obinya dianggap terlalu absurd. Bahkan, tak sedikit yang berujung pada perceraian.

#2 Tipe gila juara

Tipe kedua ini sebenarnya bukan jenis orang yang memaknai kegiatan memancing sebagai sebuah penyalur hobi. Namun, mereka lebih menganggap kegiatan ini sebagai sebuah kompetisi untuk menunjukkan bakat dan kemampuan dalam memancing. Dalam dunia permancingan duniawi, sering kali kita mengenal istilah masteran. Masteran merupakan ajang perlombaan memancing.

Seperti halnya perlombaan pada umumnya, di sini kita juga diwajibkan mendaftar dengan biaya administrasi sesuai level perlombaan. Biaya perlombaan ini mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Nantinya, akan dipilih juara sesuai beberapa kategori, misalnya, pemenang tangkapan ikan terbanyak, pemenang ikan terberat, atau pemenang yang bisa mendapatkan ikan maskotnya. Hadiahnya pun beragam, ada yang dari uang 50 ribu hingga Ninja RR atau mobil.

Selain beradu keberuntungan, di sini skill memancing serta meracik umpan sangat dipertaruhkan. Orang-orang dengan tipe ini biasanya tidak terlalu fokus pada seni memancingnya, tapi lebih pada rasa antusias untuk memenangkan kejuaraan. Hal ini lebih seperti kepuasaan diri untuk menunjukkan jati diri.

Baca Juga:

15 Dosa Pemancing di Kolam Pemancingan yang Meresahkan, Bikin Rusak Suasana

Gagal Paham dengan Orang-orang yang Benci Hobi Mancing

Wajar sih, soalnya para pemenang lomba mancing ini bakalan populer di pemancingan hingga beberapa hari. Selain itu, kemenangannya juga bakal jadi topik obrolan hangat bahkan di luar pemancingan sekali pun. Dari obrolan dengan penjaga pemancingan, ada orang-orang yang sampai rela ke dukun hanya agar bisa juara. Jadi, kuat-kuatan dukun di area pemancingan bukanlah hal baru.

#3 Tipe para pencari ikan

Tipe ini merupakan seseorang yang masih mendefinisikan memancing sebagai ajang mencari ikan dalam arti sesungguhnya. Fokus utama tipe ini adalah menjadikan memancing sebagai sebuah pekerjaan. Orang dengan tipe ini biasanya sangat perhitungan sekali. Semuanya serba diperhitungkan. Dari mulai biaya masuk pemancingan, umpan, serta waktu yang dihabiskan itu diakumulasi hingga menghasilkan untung.

Hari-harinya dihabiskan di kolam pemancingan dari pagi hingga sore hari layaknya seorang pekerja kantoran. Setelah pulang, dia akan menjual hasil pancingannya itu pada tetangga, pemilik pemancingan, atau para pemancing lain yang kebetulan tidak dapat ikan.

#4 Tipe self healing

Penat dengan pekerjaan ataupun memiliki banyak masalah, tipe keempat ini sering menjadikan memancing sebagai kegiatan self healing. Orang dengan tipe ini terbagi menjadi dua. Ada yang mengambil spot paling pojok, merenung, dan seolah bermeditasi dalam kesendirian tanpa peduli pemancing lain sudah menarik ikan. Namun, ada juga orang yang merasa kesepian di rumah, sehingga dia merasa terhibur ketika ada teman di pemancingan. Orang jenis ini biasanya ketawanya paling kencang dan bicaranya begitu banyak. Namun, siapa sangka masalahnya paling banyak juga.

Pemancingan memang sering sekali menjadi tempat pelarian bagi bapak-bapak yang memiliki banyak masalah. Bagi mereka yang sulit mengungkapkan masalahnya dan sulit berinteraksi dengan orang lain, memancing memang bisa menjadi hiburan bagi para introvert dalam mencari kebahagian.

#5 Tipe sayang keluarga

Tipe ini merupakan gambaran happy family seperti stiker di belakang kaca mobil. Biasanya, kegiatan memancing ini seperti agenda liburan keluarga, ada ayah, ibu, dan anak. Tak sedikit juga yang membawa kakek nenek untuk ikut serta. Yang memancing satu orang, tapi yang heboh satu keluarga. Biasanya mereka membawa paket piknik lengkap, dari mulai tikar, makanan, sampai termos air untuk membuat kopi.

Saat ini, tampilan pemancingan sudah dibuat makin ciamik. Maka wajar, ia dijadikan sebagai pilihan destinasi piknik keluarga yang murah meriah dan menyenangkan. Pasalnya, tak sedikit yang sudah dilengkapi dengan permainan anak-anak dan saung untuk istirahat. Jadi, apakah kamu mulai tertarik untuk memulai hobi ini?

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Februari 2022 oleh

Tags: alat pancinghobimemancing
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Saran Profesi untuk Ariel Noah jika Pensiun Sebagai Vokalis terminal mojok.co

Andai Pensiun, Ini 3 Saran Profesi untuk Ariel Noah

4 Maret 2021
Polemik Istri Kerja vs Suami Nganggur dan Hobi Mancing_ Sebuah Sudut Pandang terminal mojok

Polemik Istri Kerja vs Suami Nganggur dan Hobi Mancing: Sebuah Sudut Pandang

30 Oktober 2021
Memahami Alasan Mengapa Mancing Menjadi Primadona Masyarakat Rural terminal mojok

Memahami Alasan Mengapa Mancing Jadi Primadona Masyarakat Rural

27 Mei 2021
Gunung di Korea Selatan, Dulu Jadi Lahan Istana dan Rumah Ibadah, Sekarang Jadi Tempat Melepas Lelah terminal mojok

Gunung di Korea Selatan, Dulu Jadi Lahan Istana dan Rumah Ibadah, Sekarang Jadi Tempat Melepas Lelah

17 Juli 2021
tren bersepeda di tengah pandemi wabah corona tren olahraga mojok.co

4 Alasan Orang Tiba-tiba Suka Bersepeda Belakangan Ini

11 Juni 2020
7 Aturan Tidak Tertulis Saat Mancing yang Sebaiknya Diketahui Pemancing Pemula Mojok.co

7 Aturan Tidak Tertulis Saat Mancing yang Sebaiknya Diketahui Pemancing Pemula

18 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kasta Sirup Indomaret Paling Segar yang Cocok Disuguhkan Saat Lebaran Mojok.co rekomendasi sirup

Urutan Sirup dengan Gula Tertinggi hingga Terendah, Pahami agar Jangan Sampai Puasamu Banjir Gula!

15 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.