Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

5 Sad Boy Drakor Paling Tragis Tahun 2021

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
31 Desember 2021
A A
5 Sad Boy Drakor Paling Tragis Tahun 2021 Terminal Mojok.co

5 Sad Boy Drakor Paling Tragis Tahun 2021 (Instagram Netflix Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Tahun 2021 sudah hampir berakhir. Selama satu tahun ini, para penikmat drama Korea dimanjakan oleh banyaknya drama lintas genre yang menarik, edukatif, sekaligus adiktif. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa drama Korea di tahun 2021 ini sama bagusnya dengan drakor-drakor di tahun 2016 yang mana menjadi gudang drakor terbaik sepanjang masa.

Di tahun ini pulalah terbentuk barisan para sad boy yang mengalami nasib mengenaskan di semesta drakor mereka masing-masing. Sad boy ini merupakan istilah yang merujuk pada karakter pria, entah dalam drama, film, atau anime, yang mengalami kisah cinta tragis, menyedihkan, dan cenderung bertepuk sebelah tangan. Siapa saja ya para sad boy yang perlu diberi penghargaan sebagai “Yang Paling Tersakiti” tahun ini?

#1 Kim Byeong In (Mr. Queen)

Di awal tahun, kita kedatangan drakor sageuk fantasi yang begitu populer, Mr. Queen. Dalam drakor ini, ada sosok paling menyedihkan yang nggak pernah ter-notice oleh sang pujaan hati dari awal hingga akhir. Kim Byeong In, putra menteri Kim Jwa Geun ini sudah menyukai Kim So Yong sejak sang perempuan belum terpilih menjadi ratu. Byeong In selalu melindungi dan menyayangi sepupunya itu. Tapi cinta So Yong hanya diperuntukkan bagi Raja Cheoljong sejak awal hingga raganya dirasuki oleh roh manusia abad ke-21.

Byeong In pun wafat setelah berupaya melindungi So Yong dari pasukan yang hendak menangkapnya. Yahhh, selalu berjuang tapi pada akhirnya meninggal tanpa sempat mendapatkan cinta gebetan ya, Mas.

#2 Ji Sung Hyun (Hometown Cha-cha-cha)

Ji Sung Hyun atau yang lebih sering dipanggil sebagai Ji PD ini hadir dalam drakor Hometown Cha-cha-cha. Dia adalah sosok senior yang perhatian dan nggak pernah marah. Berawal dari tugas kelompok dan mengenal orang yang sama, Ji PD bertemu dengan Yoon Hye Jin dan mulai menyukainya sejak mereka masih kuliah. Ia kembali bertemu Hye Jin setelah menjadi produser acara TV yang syuting di desa yang sama dengan domisili Hye Jin saat ini. Sayangnya, karena keseringan merasa ragu dan nggak berani confess, Ji PD keduluan sama Hong Du Shik.

Tapi, Ji PD ini agak beruntung karena punya rekan kerja yang ternyata selama ini suka pada dirinya. Seenggaknya persentase kemalangannya berkurang sedikit.

#3 Kim Ji Ung (Our Beloved Summer)

Kim Ji Ung ini bagaikan kembaran Ji PD. Sudah karakteristiknya sama, nasibnya juga sama persis pula. Ji Ung selalu menjadi pengamat yang hanya bisa memperhatikan Choi Ung dan Kook Yeon Su. Ji Ung ini suka pada Yeon Su, tapi dia nggak pengin merusak persahabatannya dengan Ung karena masalah romansa. Selain itu, Ji Ung ini persis banget dengan Ji PD lantaran mereka sama-sama produser acara TV dan keduanya menyimpan rasa suka bertahun-tahun tapi disalip oleh teman baiknya sendiri.

Oh ya, karena terlalu fokus sama cinta yang bertepuk sebelah tangan, mereka nggak sadar kalau orang terdekatnya, yang kebetulan sama-sama rekan seprofesi, menaruh hati pada mereka. Keren juga kalau misalnya ada Hometown Cha-cha-cha X Our Beloved Summer crossover. Biar Ji PD dan Ji Ung bisa saling sharing dan supporting.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

#4 Hwang Sun Oh (Love Alarm)

Sad boy yang membaduti kita semua! Di Love Alarm musim pertama, sebagian besar penonton tahunya Hwang Sun Oh adalah sosok yang akan bahagia bersama Kim Jo Jo. Tapi setelah menunggu dua tahun lamanya, rupanya selama ini Sun Oh lah yang tersakiti. Semua momen kebersamaannya dengan Jo Jo nggak berguna, sebab di musim kedua, Jo Jo akhirnya berakhir bersama Lee Hye Gyeong yang kebetulan sahabat Sun Oh. Sedih sih, mana saya tim Sun Oh lagi. Huhuhu.

#5 Jung Gu Yeong (Jirisan)

Kalau yang satu ini penyebabnya menjadi sad boy bukan dikarenakan oleh kekalahannya dalam memperebutkan hati sang pujaan. Gu Yeong ini punya kisah cinta yang uwu dengan Yang Sun, juniornya di Pos Jagawana Haedong di Gunung Jiri.

Gu Yeong mengajari Yang Sun dasar-dasar penyelamatan, belajar agar dipromosikan demi Yang Sun, dan sudah bertemu dengan ibu Yang Sun pula. Tapi takdir berkata lain. Yang Sun gugur saat bertugas dalam misi penyelamatan pendaki yang terjebak dalam banjir besar di musim panas 2019.

Sejak saat itu, Gu Yeong belum bisa melupakan Yang Sun. Sedihnya lagi, Gu Yeong ternyata lolos ujian promosi dan menjadi ketua tim. Sebuah target yang dia capai atas nama Yang Sun.

Kisah kelima karakter di atas memang berakhir tragis dan pilu. Tapi jangan salah, mereka punya penggemar yang berempati bahkan mendoakan mereka agar punya takdir yang lebih baik. Menurut kalian, dari kelimanya, siapa yang paling mengenaskan di tahun ini?

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2021 oleh

Tags: drama koreasad boy
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Mau Dibawa ke Mana Hubungan Yeom Mi Jeong dan Mr. Gu dalam My Liberation Notes Terminal Mojok

Mau Dibawa ke Mana Hubungan Yeom Mi Jeong dan Mr. Gu dalam My Liberation Notes?

28 April 2022
siwon bahasa indoneisa, kabinet kasih sayang

Kabinet Kasih Sayang untuk Indonesia yang Lebih Halu

27 Oktober 2019
Suka Drakor Era Joseon_ Simak Rekomendasi 7 Drakor Sageuk Berikut terminal mojok

Rekomendasi 7 Drama Sageuk yang Bisa Ditonton Para Pencinta Drakor Era Joseon

21 Juli 2021
7 Drama Korea Terkenal yang Sebenarnya Adaptasi Dorama dan Manga Jepang

5 Drama Korea yang Problematik di Paruh Pertama 2022

19 Mei 2022
Urutan Karakter Utama yang Punya Sifat Paling Realistis dalam Drama Korea Start-Up terminal mojok.co

Urutan Karakter Utama yang Punya Sifat Paling Realistis dalam Drama Korea Start-Up

5 November 2020
5 Aktor dan Aktris Korea yang Sudah Lama Hiatus dan Dirindukan para Penggemar

5 Aktor dan Aktris Korea yang Sudah Lama Hiatus dan Dirindukan para Penggemar

24 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.