Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Provinsi dengan Curah Hujan Tertinggi di Indonesia

Andri Saleh oleh Andri Saleh
29 Desember 2022
A A
Urug-Urug Udan Gedhe, Sinyal Hujan Datang Orang Pantura curah hujan

Urug-Urug Udan Gedhe, Sinyal Hujan Datang Orang Pantura (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Perbedaan prediksi antara BRIN dan BMKG terkait cuaca ekstrem menjelang akhir tahun memang menarik untuk disimak. Menurut prediksi BRIN, akan ada potensi badai dahsyat yang melanda Jabodetabek pada 28 Desember 2022. Sedangkan versi BMKG memprediksi hal yang berbeda, yang akan terjadi itu hanya hujan dengan intensitas lebat, bukan badai. Terlepas prediksi siapa yang benar, sebetulnya ada satu pesan yang disampaikan oleh kedua lembaga pemerintah tersebut: masyarakat diimbau untuk waspada adanya cuaca ekstrem–dalam hal ini hujan lebat–yang terjadi hingga akhir tahun 2022 ini.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat ada lima provinsi di Indonesia yang memiliki tingkat curah hujan tertinggi di sepanjang tahun 2021. Fyi, tingkat curah hujan adalah banyaknya air hujan yang turun dalam suatu wilayah dalam rentang waktu tertentu. Tingkat curah hujan ini diukur menggunakan sebuah alat penampung berukuran 1 meter persegi yang tempatnya datar dan air yang ditampung nggak bakalan menyerap, meresap, apalagi mengalir. Tinggi air hujan yang tertampung itulah yang kemudian diukur dan dijadikan ukuran tingkat curah hujan. Biasanya, tingkat curah hujan dinyatakan dalam satuan milimeter (mm).

Balik lagi ke pokok persoalan. Jadi, provinsi mana saja sih yang memiliki tingkat curah hujan tertinggi di Indonesia? Ini saya urutkan dari yang terakhir dulu, ya. Yuk, kita simak.

#5 Provinsi Papua Barat

Provinsi yang terletak di ujung barat Pulau Papua ini memiliki tingkat curah hujan sebesar 3.811 mm per tahun dengan jumlah hari hujan sebanyak 286 hari per tahun. Dari jumlah hari hujan ini, Provinsi Papua Barat dinobatkan sebagai provinsi yang paling sering hujan di Indonesia.

#4 Provinsi Sulawesi Selatan

Provinsi ini memiliki tingkat curah hujan yang lebih tinggi daripada Provinsi Papua Barat, yaitu sebesar 4.234 mm per tahun dengan jumlah hari hujan sebanyak 230 hari per tahun. Ini artinya, di Provinsi Sulawesi Selatan lebih jarang hujannya dibandingkan Provinsi Papua Barat, tetapi intensitasnya lebih lebat.

#3 Provinsi Sulawesi Utara

Tingkat curah hujan di provinsi ini mencapai 4.596 mm per tahun dengan jumlah hari hujan sebanyak 269 hari per tahun. Kalau dibandingkan dengan Provinsi Sulawesi Selatan, provinsi ini lebih sering hujan dan intensitasnya juga lebih lebat.

#2 Provinsi Maluku

Provinsi yang terkenal dengan hasil rempah-rempahnya ini memiliki tingkat curah hujan sebesar 5.307 mm per tahun dengan jumlah hari hujan sebanyak 274 hari per tahun. Selain tingkat curah hujannya yang tinggi, provinsi ini berada di urutan kedua setelah Provinsi Papua Barat sebagai provinsi yang paling sering hujan di Indonesia.

#1 Provinsi Sumatra Barat

Nah, ini dia provinsi yang memiliki tingkat curah hujan tertinggi di Indonesia di sepanjang tahun 2021, yaitu Provinsi Sumatra Barat. Tingkat curah hujan di provinsi ini mencapai 5.332 mm per tahun dengan jumlah hari hujan sebanyak 257 hari per tahun. Kalau dibandingkan dengan Provinsi Papua Barat, Sulawesi Utara, dan Maluku, provinsi ini lebih jarang turun hujan namun intensitasnya sangat lebat.

Baca Juga:

Lolos Seleksi Mitra BPS Belum Tentu Dapat Kerja dan Digaji, Jangan Senang Dahulu!

Gudang Garam Surya Akan Selalu Jadi Rokok Nomor 1 di Jawa Timur

Meski data yang disajikan adalah tahun 2021,  seenggaknya bisa menjadi acuan buat kamu-kamu yang tinggal di provinsi tadi untuk lebih waspada dengan adanya cuaca ekstrem di tahun 2022 ini, atau pegangan untuk tahun depan. Tapi nggak berarti provinsi lain yang nggak disebut namanya bisa aman dari dampak cuaca ekstrem ini, ya. Provinsi DKI Jakarta, misalnya. Meski tingkat curah hujannya tergolong rendah (ada di angka 2.394 mm per tahun dengan jumlah hari hujan 182 hari per tahun), tetap saja harus waspada. Lha wong musim hujan biasa saja sudah sering banjir, apalagi kalau masuk cuaca ekstrem. Betul, nggak?

Penulis: Andri Saleh
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Demi Hidup yang Aman dari Bencana, Baiknya Kita Tidak Antisains

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2022 oleh

Tags: BPScuaca ekstremcurah hujandaerah
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Kamus dialek Tuban mojok

Kamus Dialek Tuban: Mengenal Imbuhan Nem, Seruan Leh, dan Kosakata Khas Tuban

5 Oktober 2021
Lolos Seleksi Mitra BPS Belum Tentu Dapar Kerja dan Digaji, Jangan Senang Dahulu! Mojok.co

Lolos Seleksi Mitra BPS Belum Tentu Dapat Kerja dan Digaji, Jangan Senang Dahulu!

23 Desember 2023
Hanya Karena Rumah Saya Dekat Pabrik Gudang Garam, Bukan Berarti Harga Gudang Garam Surya Jadi Lebih Murah, Lur! jawa timur

Gudang Garam Surya Akan Selalu Jadi Rokok Nomor 1 di Jawa Timur

12 Oktober 2023
5 Provinsi di Indonesia dengan Kasus KDRT Tertinggi Terminal Mojok

5 Provinsi di Indonesia dengan Kasus KDRT Tertinggi

11 Januari 2023
statistik indonesia

Statistik Indonesia, Buku Terbitan Pemerintah yang Wajib Dimiliki Peneliti dan Penulis

22 Desember 2021

Indonesia Lepas dari Resesi, Emang Bener Gitu, ya?

7 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026
Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

20 April 2026
7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung kerja di jakarta

Jangan Mencari Peruntungan dengan Kerja di Jakarta, Saya Cari Magang di Sini Saja Susah, Sekalinya Dapat Tidak Digaji dan Dijadikan Tenaga Gratisan

20 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026
Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku Mojok.co

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.